Resmi Dilantik, Pimpinan DPRD Jateng Siap Aplikasikan Parlemen Modern
Kelima pimpinan DPRD Jateng melakukan salam kompak seusai menjalani pengambilan sumpah jabatan di Gedung DPRD Jateng, Senin (30/9/2019). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Solopos.com, SEMARANG – Kelima pimpinan DPRD Jawa Tengah periode 2019-2024 resmi dilantik dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jateng, Kota Semarang, Senin (30/9/2019).

Kelima pimpinan itu, yakni Bambang Kusriyanto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang didapuk sebagai Ketua DPRD Jateng secara definitif, dan empat wakilnya, yakni Sukirman dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Heri Pudyatmoko dari Gerindra, Ferry Wawan Cahyono dari Partai Golkar, dan Quatly Abdulkadir Al Katir dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Kelima legislator itu pun diambil sumpah dan janjinya dalam sidang paripurna di Gedung Berlian, sebutan Gedung DPRD Jateng. Pengambilan sumpah dan janji dipandu Kepala Pengadilan Tinggi Jateng, Dr Sri Sutatiek SH, M.Hum.

Seusai dilantik, Bambang mengaku banyak tugas yang telah menanti anggota DPRD yang baru saja dilantik. Namun, tugas yang paling mendesak adalah mengesahkan tiga peraturan daerah (perda), yakni Perda APBD Jateng 2020, Perda Perhubungan, dan Perda tentang Pembentukan PT Sarana Migas.

“Nah, 2019 ini kan tinggal tiga bulan lagi. Kalau yang mendesak ya kita selesaikan APBD dan dua perda lainnya. Memang KUAPPAS-nya sudah ada, tapi pengesahannya [APBD] kan tanggung jawab anggota yang baru,” ujar Bambang.

DPRD Jateng
Logo DPRD Jateng. (Semarangpos.com-Humas DPRD Jateng)

Pria yang akrab disapa Bambang Kribo itu juga meminta anggota DPRD Jateng yang baru bekerja dengan gaya baru untuk mewujudkan konsep parlemen modern. Menurut pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD PDIP Jateng itu parlemen modern bisa diwujudkan asal anggotanya bekerja secara responsif, reaksional, dan disiplin.

“Parlemen modern itu intinya bergerak cepat, profesional, dan mengubah perilaku. Selama ini DPR itu kan selalu dikritik, datang, duduk, diam, dan duit. Itu sekarang enggak boleh. Sekarang harus datang, duduk, dan bicara karena di parlemen itu harus bicara. Membicarakan aspirasi rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, meminta seluruh legislator DPRD Jateng untuk mencermati situasi politik nasional saat ini. Demonstrasi mahasiswa di berbagai daerah yang kian masif, tak terkecuali di Jateng, membutuhkan perhatian dari para legislator.

Anggota DPRD, menurut Ganjar, harus membuka komunikasi seluas-luasnya dengan masyarakat, baik dengan bertatap muka maupun melalui media sosial (medsos).

“Agak melelahkan sih, tapi sepertinya kita harus masuk pada dunia ini, pada era digital. Mari kita ciptakan Jateng sebagai provinsi yang pemerintahannya dekat dengan rakyat dan selalu bersama sama mencari solusi untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Ganjar dalam sambutannya pada sidang paripurna itu. (ADV)

DPRD Jateng
Kelima pimpinan DPRD Jateng saat diambil sumpahnya pada rapat paripurna di Gedung DPRD Jateng, Senin (30/9/2019).(Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho