Tutup Iklan

Resmi Dibuka, Candi Elektronik Jadi One Stop Shopping di Sragen

Candi Elektronik Sragen menyasar konsumen dari semua segmen. Barang elektronik yang ditawarkan variatif dari kelas premium hingga menengah ke bawah.

 CEO Candi Elektronik, Ardian Ayat Santiko, bersama istri memotong pita sebagai simbol pembukaan Candi Elektronik yang terletak di Jl. Raya Sukowati No. 550, Nglorog, Sragen, Kamis (25/11/2021). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - CEO Candi Elektronik, Ardian Ayat Santiko, bersama istri memotong pita sebagai simbol pembukaan Candi Elektronik yang terletak di Jl. Raya Sukowati No. 550, Nglorog, Sragen, Kamis (25/11/2021). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Setelah lima tahun melayani masyarakat, Candi Elektronik Sragen yang sebelumnya bernama Diva Elektronik Sragen melakukan reopening dengan komitmen melayani konsumen dengan lebih baik.

Candi Elektronik Sragen yang baru di Jl. Raya Sukowati No. 550, Nglorog, Sragen, secara resmi dibuka dengan mengusung konsep one stop shopping, Kamis (25/11/2021).

Sejak berdiri pada 2016 lalu, Candi Elektronik Sragen menjadi one stop shopping-nya elektronik di Bumi Sukowati. Display produk-produk elektronik ditata sedemikian rupa sesuai kategori. Ada penambahan varian produk yang lebih lengkap serta ruang pelayanan yang luas dan nyaman. Toko ini menyasar semua segmen, mulai premium hingga menengah ke bawah.

“Candi Elektronik Sragen paling besar dengan menepati gedung seluas 2.000 meter persegi. Produk yang pamerkan mulai small sampai premium yang lengkap. Kami menyediakan ekstra garansi atau garansi tambahan yang dinamakan extended warranty. Artinya, kosumen mendapat banyak keuntungan. Seperti ada tambahan garansi servis selama setahun di luar garansi resmi pabrik dan peminjaman unit pengganti selama servis. Promo yang diperbarui secara harian dan bulanan serta memberikan suvenir,” ujar CEO Candi Elektronik Sragen, Ardian Ayat Santiko, saat berbincang dengan Solopos.com, Kamis siang.

Baca Juga: Candi Elektronik Segera Buka di Sragen, Belanja Bakal Makin Mudah

Candi Elektronik Sragen merupakan toko keempat setelah dua toko di Solo dan satu toko di Kabupaten Sukoharjo. Empat Toko Candi itu berdiri dengan dua badan hukum, yakni PT Candi Elektronik dan CV Diva Elektronik.

“Segmen pasar di Sragen ini campur. Berbeda dengan Candi Ngarsopuro yang khusus kelas premium dan Candi di depan Grand Mall Solo untuk segmen menengah ke bawah. Candi di Sragen dengan luasan 2.000 meter persegi ini mengakomodasi semua segmen karena konsumen menengah ke atas mulai masuk. Televisi 70 inci dan kulkas empat pintu pun bisa dibeli di Sragen. Apalagi dengan promo cicilan 0% dan cash back yang menarik,” ujarnya.

Beragam Promo

Ardian menerangkan pemberian harga spesial dan harga promo paling diminati konsumen Sragen ditambah adanya diskon, cash back, dan suvenir. Prinsipnya, Ardian ingin mengakomodasi semua keinginan konsumen dengan harapan segmen pasar lebih luas.

Baca Juga: Kisah Sukses Ardian Santiko Buka Persewaan CD Sampai Jadi CEO Candi Elektronik

Situasi pandemi Covid-19 sedikit banyak berpengaruh pada bisnis penjualan elektronik karena penjualan tidak stabil dan tidak bisa diprediksi. Selama pandemi barang-barang impor, khususnya elektronik, dibatasi suplainya. Selain itu, biaya pengiriman yang naik hingga lima kali lipat. Karena itu lah harga produk impor jadi naik.

“Kami tidak serta merta menaikan, tetapi masih menggunakan harga lama atau harga tengah. Supaya terjangkau dengan daya beli masyarakat. Selama membuka Candi Elektronik di Sragen ada pertumbuhan sampai 20% dibanding sebelumnya. Pertumbuhan itu kami syukur meski belum seperti yang diharapkan. Pertumbuhan itu terlihat dari geliat UMKM [usaha mikro kecil menengah] yang membeli produk elektronik untuk berusaha, seperti oven, kulkas, freezer, dan seterusnya,” jelas Ardian.

Dia mengatakan pandemi ini pula banyak yang membeli televisi berukuran besar untuk Zoom Meeting. Vendor yang bekerja sama dengan Candi Elektronik juga meningkat hingga sekarang ada 30 vendor. Dia berharap pandemi segera berakhir supaya ekonomi pulih dan daya beli meningkat.


Berita Terkait

Berita Terkini

Kejar Target Rp2,5 Miliar, Lazismu Sragen Gerakkan Zakat Akhir Tahun

Lazismu Sragen membidik pegawai swasta dan pengusaha untuk menyalurkan zakat mereka ke Lazismu.

Round Up: 15 Kasus Pembuangan Bayi di Sukoharjo yang Menggemparkan

Terhitung sejak 2012, terdapat 15 kasus pembuangan bayi di Sukoharjo. Hanya sebagian kecil dari bayi yang ditemukan masih hidup. Sebagian besar ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Tertahan, Simpanan Anggota KSP SB Solo Ada yang Sampai Rp570 Juta Lho

Nilai uang simpanan para anggota KSP Sejahtera Bersama Regional Solo yang masih tertahan hingga saat ini bervariasi dan ada yang mencapai Rp570 juta seorang.

Djaran Goyang-Magbul, Ini Merek Rokok Ilegal Dimusnahkan di Sukoharjo

Ribuan bungkus rokok ilegal hasil sitaan Kantor Bea dan Cukai Surakarta dalam ratusan kali operasi penegakan selama 2020-2021 dimusnahkan di Sukoharjo.

UMK Wonogiri Naik 0,07%, SPSI: Harusnya Lebih dari Inflasi 1%

UMK Wonogiri naik sekitar 0,07% disbanding tahun lalu.

Masalah Adminduk Persulit Advokasi Orang dengan HIV/AIDS di Wonogiri

Masalah administrasi kependudukan mempersulit Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Wonogiri untuk mengadvokasi orang dengan HIV/AIDS.

Sukses di Bendosari, Bazar Tani Ditiru 11 Kecamatan Lain Se-Sukoharjo

Kecamatan Bendosari dianggap sukses menggelar bazar tani sehingga Distankan Sukoharjo meminta semua kecamatan mengadakan kegiatan serupa.

Naik Kelas Tipe C, RS Waras Wiris Andong Boyolali Berbenah

Saat ini, RS memiliki kapasitas 101 tempat tidur, fasilitas CT Scan 128 slide, rontgen panoramic hingga USG 4 Dimensi.

Jalan Setapak ke Situs Watu Genuk Kragilan Boyolali bakal Dicor

Hasil ekskavasi yang digelar Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah lalu membikin peluang pengembangan kawasan wisata di sana makin terbuka.

Makin Wah, Tirto Mili Klaten bakal Dilengkapi Embung dan Pulau Buatan

Pemancingan Tirto Mili di Desa Pasung, Wedi, Klaten, bakal ditingkatkan dengan membangun embung dilengkapi pulau buatan.

KSP Sejahtera Bersama Solo Bermasalah, Anggota Minta Atensi Pemerintah

Pemerintah diharapkan bisa hadir dan membantu memberikan solusi atas kasus gagal bayar koperasi simpan pinjam seperti yang terjadi di KSP Sejahtera Bersama Solo.

Optimalkan Pajak Galian C, Pemkab Klaten Gandeng Desa di Lereng Merapi

Bupati Klaten Sri Mulyani berharap warga ikut membantu mengendalikan aktivitas pertambangan galian C.

Umur Kurang 1 Bulan, Perempuan Menangis Gagal Daftar Perdes Wonogiri 

Seorang perempuan warga Pokoh Kidul sampai menangis tidak bisa mendaftar perangkat desa sebab umurnya kurang satu bulan.

Pasar Legi Solo Segera Ditempati, Gibran: Aturannya bakal Lebih Ketat!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan akan membuat aturan baru yang lebih ketat di Pasar Legi untuk mencegah terulangnya kebakaran pada 2018 lalu.

Pakar Pengupahan UNS Solo: Penetapan UMK 2022 Untungkan Pengusaha

Pakar pengupahan yang juga akademisi UNS Solo menilai penetapan UMK 2022 yang berdasarkan PP No 36 lebih berpihak pada kalangan pengusaha ketimbang pekerja.

Ini Poin-Poin SE Wali Kota Solo Terkait Pengetatan Jelang Libur Nataru

SE Wali Kota Solo tentang PPKM yang terbit pada Selasa (30/11/2021) mengatur sejumlah pengetatan aktivitas masyarakat sebagai antisipasi libur Nataru.