Penampilan barongsai pada pembukaan Solo Imlek Festival 2020 di Gedung Perkumpulan Masyarakat Solo (PMS), di Jl. Juanda No. 47, Solo, Rabu (15/1/2020). (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO -- Solo Imlek Festival (SIF) 2020 resmi dibuka oleh Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo di Gedung Perkumpulan Masyarakat Solo (PMS), di Jl. Juanda No. 47, Solo, Rabu (15/1/2020).

Sebanyak 78 stan memeriahkan bazar Solo Imlek Fair yang digelar Selasa hingga Sabtu (14-18/1/2020).

Pantauan Solopos.com, sejumlah produk kuliner mengisi stan. Sementara penampilan taekwondo Dragon PMS, Wushu PMS, dan barongsai menghibur pengunjung pada malam pembukaan tersebut.

Penjual Nasi Sayur Cantik di Alkid Solo Ternyata Lulusan S1 Manajemen

Ketua Panitia SIF 2020, Tanu Krismanto, menjelaskan Solo Imlek Fair merupakan rangkaian Solo Imlek Festival 2020. Sebanyak 78 stan dan UMKM meramaikan acara itu.

Pengunjung bertransaksi di stan UMKM  Solo Imlek Fair 2020 di Gedung Perkumpulan Masyarakat Solo (PMS), di Jl. Juanda No. 47, Solo, Rabu (15/1/2020). (Solopos/Wahyu Prakoso)
Pengunjung bertransaksi di stan UMKM Solo Imlek Fair 2020 di Gedung Perkumpulan Masyarakat Solo (PMS), di Jl. Juanda No. 47, Solo, Rabu (15/1/2020). (Solopos/Wahyu Prakoso)

"Ini merupakan perayaan masyarakat Kota Solo. Semua masyarakat ikut memeriahkan sehingga menjadi budaya untuk merajut kebinekaan dan memperkokoh NKRI," katanya.

Sementara itu Wali Kota Solo yang akrab disapa Rudy mengapresiasi panitia yang selalu konsisten menyelenggarakan Solo Imlek Festival. Rangkaian acara merupakan bentuk dukungan program mewujudkan Waras, Wasis, Wareg, Mapan, dan Papan.

Jadwal Pemadaman Listrik di Solo, Sukoharjo, Sragen, Boyolali & Karanganyar, Kamis (16/1/2020)

"Suasana ini merupakan wujud kebinekaan. Semua masyarakat berbondong-bondong ke sini tanpa membedakan suku serta agama," katanya ketika memberikan sambutan.

Warga memadati kawasan Jembatan Pasar Gede, Solo, yang dihiasi lampion Imlek, Rabu (15/1/2020) malam. (Solopos/Nicolous Irawan)
Warga memadati kawasan Jembatan Pasar Gede, Solo, yang dihiasi lampion Imlek, Rabu (15/1/2020) malam. (Solopos/Nicolous Irawan)

Dia menjelaskan Solo Imlek Festival merupakan agenda rutin Pemkot Solo. Ia berharap acara semakin meriah pada tahun berikutnya dan warga semakin mencintai Solo dan seisinya.

Sementara itu, kawasan Jl. Jenderal Sudirman hingga depan Pasar Gede Solo dipadati pengunjung pada malam kedua penyalaan lampion Imlek, Rabu malam. Ribuan warga mengunjungi kawasan itu untuk menonton dan berfoto dengan latar belakang warna merah lampion yang menyala.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten