Tutup Iklan
Seni Reog Ponorogo tampil dalam Embassy Festival 2019 di Den Haag, Belanda./(Istimewa/Facebook-Christiana Maya Kartikasari)

Solopos.com, PONOROGO -- Seni tari reog Ponorogo tampil di acara Embassy Festival 2019 di Kota Den Haag, Belanda, Sabtu (7/9/2019). Para seniman yang diboyong dari https://madiun.solopos.com/read/20190830/516/1015424/244-peserta-ikuti-thole-gendhuk-ponorogo-2019">Ponorogo ini sukses memukau ratusan orang yang menyaksikan.

Alunan musik reog yang mengalun kencang dan riuh serta atraksi dari para seniman reog membuat Kota Den Haag berbeda dari biasanya. Sejak beberapa waktu lalu, lokasi digelarnya Embassy Festival 2019 ini dipenuhi ratusan pengunjung dari berbagai negara.

Pada hari kedua Embassy Festival 2019 , Sabtu, kontingen kesenian reog Indonesia diberi kesempatan untuk melakukan parade di sepanjang area pusat perbelanjaan terpopuler di Kota Den Haag  (Den Haag Centrum) menuju lokasi Embassy Festival 2019. Aksi para seniman reog ini pun menyita perhatian pengunjung. Banyak dari mereka yang mengabadikan momen itu melalui bidikan lensa kamera.

Wakil Duta Besar RI, Fikri Cassidy, mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, yang bersedia datang bersama rombongan untuk mengikuti Embassy Festival 2019.

Dia yakin penampilan memukau seniman reog Ponorogo ini menjadikan Indonesia menjadi negara yang paling ditunggu penampilannya pada event-event berikutnya di Belanda.

“Kami sangat berterima kasih karena dibandingkan dengan embassy-embassy yang lain, kelihatan sekali kita bukan saja paling siap dan berbeda, tapi lebih wah,” kata dia dalam siaran pers dari Pemkab Ponorogo yang dikutip Madiunpos.com, Senin (9/9/2019).

Bupati Ponorogo, https://madiun.solopos.com/read/20190809/516/1011086/bupati-ipong-optimistis-maju-pilkada-ponorogo-2020">Ipong Muchlissoni, menginginkan kesenian reog diajarkan di sejumlah sekolah di Belanda. Sehingga dalam lima tahun mendatang, reog sudah bisa dimainkan oleh warga Belanda.

Ipong juga berharap Belanda bisa menjadi tempat berkembangnya kesenian reog di Benua Eropa. “Salah satu tujuan kita ke Belanda ini selain  memenuhi undangan dari KBRI, kita ingin mengajarkan kesenian reog di Belanda,” kata Ipong. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten