Inggrit Priana Sari / Finalis no. 24
Inggrit Priana Sari / Finalis no. 24
Inggrit Priana Sari / Finalis no. 24

Sukoharjo adalah kota yang sangat nyaman, kota yang asri dan menjadi dambaan seperti slogan dari Sukoharjo itu sendiri yaitu Sukoharjo Makmur. Sukoharjo Makmur juga mempunyai arti atau kepanjangan dari Maju Aman Konstitusional Maju Unggul Rapi. Disamping kota Sukoharjo nyaman, orang-orang yang tinggal di Sukoharjo juga ramah dan menyenangkan. Sukoharjo terkenal dengan hasil pertanian, kerajinan, serta produksi jamu.

Dari keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh Sukoharjo baik dari sumber daya alam ataupun dari hasil karja masyarakatnya, Sukoharjo juga memiliki beberapa tempat objek wisata yang terkenal yaitu Objek Wisata Batuseribu yang terletak pada kecamatan Bulu, Pandawa Water World yang berlokasi di Solo Baru serta masih banyak lagi objek wisata yang sebenarnya blum banyak orang tahu. Makam Balakan Makam keturunan Raja Brawijaya sangat dikeramatkan oleh masyarakat sekitar, pada malam Selasa Kliwon banyak dikunjungi para peziarah. Terletak di Desa Balakan (Mertan), Kec. Bendasari. Gempol pleret, terbuat dari tepung beras yang diberi santan dan gula jawa Tengkleng, masakan menyerupai gule tetapi dari tulang-tulang kambing dan sangat khas cita rasanya.

Selain kota yang asri serta terdapat objek wisata yang terkenal, pendidikan di kota Sukoharjo juga tidak kalah membanggakan. Banyak anak bangsa yang berasal dari kota ini yang mendapatkan juara serta membawa nama baik dari sekolahan mereka serta kota kita tercinta ini.  Selain pendidikan, bidang olahraga juga tidak kalah membanggakan, seperti sepak bola,bulu tangkis, pencak silat, karate, serta masi banyak lagi kejuaraan-kejuaraan yang membawa nama baik kota ini.

Kebudayaan yang ada pada kota Sukoharjo sangat baik, terbukti pada masyarakat penduduk Sukoharjo yang melestarikan ragam bahaja Jawa sebagai bahasa ibu atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Mother Language. Namun sayang sekali pada era saat ini banyak generasi penerus bangsa yang tidak mahir menggunakan bahasa Jawa. Ada banyak faktor yang mempengaruhi pendidik saat ini

Patung jamu dan pak tani yang ada di Bulakrejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo adalah salah satu bukti bahwa dulunya di daerah itu merupakan pusat industry jamu dan pusat pertanian yang menjadi salah satu penyokong kebutuhan pangan dan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sukoharjo. Oleh karena itu hendaknya pemerintah kabupaten Sukoharjo lebih peka terhadap keadaan industry jamu yang ada di kecamaan Grogol ini.

Jamu yang merupakan produk herbal seharusnya lebih diperhatikan kelangsungannya dari pada produk pabrik yang kebanyakan manggunakan bahan pengawet. Disamping merupakan produk yang alami, jamu juga merupakan racikan bahan rempah-rempah yang merupakan peninggalan nenek moyang yang perlu dilestarikan keberlangsungannya.

Salah satu misi Sukoharjo adalah meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat yang bertumpu pada Peningkatan Ketahanan Pangan dan UKM. Usaha meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat bisa dilakukan dengan usaha jamu di Sukohajo. Dari banyaknya pedagang jamu tradisional di Kabupaten Sukoharjo, maka didirikanlah patung identitas Sukoharjo yaitu patung Jamu Gendong yang ada di Bulakrejo. Biasa disebut patung Jamu Gendong karena patungnya menggambarkan seorang petani dan seorang penjual jamu gendong. Daerah Sukoharjo, khususnya kecamatan Nguter, memang terkenal sebagai daerah asal penjual jamu gendong di berbagai kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Surabaya.

Dari berbagai macam kebanggaan yang dimiliki oleh kota Sukoharjo mulai dari kuliner, pariwisata, kebudayaan, pendidikan, serta prestasi-prestasi lain yang membanggakan, Sukoharjo juga memiliki kelemahan yang mungkin dapat dibenahi oleh penerus muda saatini. Untuk membangun Sukoharjo agar lebih maju lagi maka rencana saya untuk kedepannya adalah mengenalkan Kota Sukoharjo kepada masyarakat lain baik itu wilayah sekitar ataupun daerah lain. Mengenalkan objek wisata kepada masyarakat supaya Kota Sukoharjo ini lebih banyak dikenal baik itu dari alam ataupun dari sumber daya manusia itu sendiri. Masih banyak obyek wisata di kota sukoharjo yang belum dikenal baik itu dari masyarakat Sukoharjo sendiri maupun dari kota lain, seperti di Kecamatan Weru ada makam kajoran, Banyu Biru dan sekitarnya. Memang desa-desa tersebut termasuk desa yang mungkin dianggap sebagian orang desa yang pelosok, namun dibalik semua itu menyimpan keindahan alam yang belum diketahui oleh banyak orang.

Kota sukoharjo masih harus banyak melakukan perubahan seperti memperbaiki konstruksi jalan yang menuju daerah-daerah kecil. Meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. Melestarikan kebudayaan Jawa baik dari kelakuan atau kesopanan, tata bahasa, dan menanamkan Bahasa Jawa mulai dari anak usia dini. Selain Bahasa Jawa, wayang juga harus dilestarikan minimal disetiap sekolah-sekolah harus mempunyai 15 tokoh wayang supaya murit-murit mengenal wayang sejak kecil, serta menumbuhkan rasa ingin tahu mereka supaya memmpelajari lebih dalam lagi. Demikian yang dapat saya simpulkan mengenai Kota Sukoharjo semoga Kota Sukoharjo menjadi kota idaman dan lebih baik lagi.

Tentang Penulis / Finalis no. 24

Nama : Inggrit Priana Sari
Tempat/Tanggal Lahir : Sukoharjo, 8 Juli 1990
Alamat : Kauman Jatingarang Weru Sukoharjo
Moto : Berbagi Kepada Sesama Itu Wajib Karena Setiap Orang Belum Tentu Bisa Membantu Seseorang Tapi Seseorang Dapat Membantu Setiap Orang
Perwakilan : Pribadi


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten