Rencana Akuisisi Persis Solo, Seberapa Besar Peluang Kaesang Pangarep?
Kaesang Pangarep (Instagram/@kaesangp)

Solopos.com, SOLO—Saga akuisisi saham Persis Solo kembali memanas. Putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, disebut masih berpeluang menjadi bos baru klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu.

Kaesang punya keterkaitan dengan figur yang sebelumnya dikabarkan telah mengakuisisi 90% saham PT Persis Solo Saestu (PSS).

Sebagai informasi, calon pemilik baru Persis mulai keluar dari “persembunyian” pada Jumat (5/3/2021) dan mengaku sudah menyiapkan desain kostum tim untuk Liga 2 2021. Figur yang masih enggan mengungkapkan identitasnya itu diyakini telah membereskan akuisisi 70% saham di PT PSS milik Vijaya Fitriyasa dan 20% saham milik PT Syahdhana Property Nusantara (SPN).

Baca Juga: PPnBM Mobil Gratis, Ini Hitungannya Menurut Dealer

Keterkaitan

Menurut sumber Solopos.com, sosok tersebut memang berpotensi disahkan sebagai pemilik baru Persis pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Solo pada 20 Maret 2021. Namun sumber itu juga membeberkan bisa saja figur yang diumumkan sebagai bos baru adalah Kaesang. Ini lantaran kedua orang tersebut memiliki keterkaitan dalam upaya mengakuisisi Persis.

“Jadi kalau ada yang menyebut peluang Kaesang untuk mengakuisisi Persis sudah tertutup, saya pikir hal itu kurang tepat,” ujar sumber yang dekat dengan keluarga Presiden Jokowi itu kepada Solopos.com, Minggu (7/3/2021).

Baca Juga: Mewah, Ini Dia Markas Baru Pasoepati

Pendiri PT PSS yang juga pemilik saham minoritas, Her Suprabu, mengaku tak yakin Kaesang bakal mengakuisi Persis. Menurut Her, munculnya Kaesang sebagai pemilik Persis bakal memicu konflik kepentingan mengingat sang kakak, Gibran Rakabuming Raka, tengah menjabat Wali Kota Solo. “Saya kok enggak yakin Mas Gibran mendorong Kaesang untuk membeli Persis. Meski Mas Gibran bilang calon bos Persis putra daerah, saya pikir itu orang lain,” ujarnya.

Meski demikian, Her memprediksi bukan tak mungkin Kaesang bakal mensponsori Laskar Sambernyawa. Kaesang sendiri memiliki banyak usaha seperti Sang Pisang, Sang Java, Ternakopi hingga Mangkokku yang berkolaborasi dengan Chef Arnold. “Kalau menjadi sponsor malah sangat mungkin. Menurut saya itu lebih pas,” ujar pengusaha yang juga politikus PDI Perjuangan itu.



Berita Terkini Lainnya








Kolom