Tutup Iklan

Remaja Diperkosa di Hutan Ponorogo: Pelaku Ternyata Mantan Pacarnya

Kisah tragis dialami remaja di Ponorogo yang diperkosa mantan pacarnya.

Remaja Diperkosa di Hutan Ponorogo: Pelaku Ternyata Mantan Pacarnya

SOLOPOS.COM - Ilustrasi hutan. (Freepik)

Solopos.com, PONOROGO – Kisah tragis dialami seorang remaja yang diperkosa mantan pacar dan sepupunya di tepi hutan Kecamatan Badegan, Ponorogo, Jawa Timur. Kejadian ini terungkap pada Senin (15/6/2020).

Korban yang masih berusia 17 tahun terpaksa melayani nafsu bejat AW, 20, dan ES, 22, karena diancam. AW, mantan pacar korban mengancam bakal mengirimkan percakapan tentang persetubuhan mereka ke pacar korban yang baru.

“Korban terpaksa melayani kedua tersangka karena diancam mau dibagikan screenshot-an percakapan ke pacar baru korban,” terang Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis, seperti dikabarkan Detik.com, Sabtu (20/6/2020).

Jarang Disorot, Ini Sosok Dian Ekawati Istri Didi Kempot

Azis mengatakan, korban diperdaya AW sehingga mau disetubuhi pada Oktober 2019. Saat itu korban dan AW berpacaran dan tersangka berjanji bakal menikahinya.

Tetapi pada November 2019, hubungan mereka kandas dan saat ini korban sudah memiliki kekasih baru. Tetapi, pada Mei 2020 AW kembali menghubungi korban dan diajak bersetubuh kembali pada Senin (15/6/2020).

AW bahkan mengajak sepupunya, ES, untuk melampiaskan nafsu bejat. Alhasil, remaja 17 tahun itu diperkosa kedua pemuda bejat di tepi hutan Ponorogo.

Sudah Tua Masih Jadi Buruh Gendong Pasar Wonogiri, Sukini Akui Tidak Malu

Digilir

Korban ketahuan diperkosa secara bergiliran oleh dua pemuda itu saat ada warga yang melintas di tepi hutan Badegan, Ponorogo tersebut. Saat ketahuan, mereka pun langsung lari tunggang-langgang.

Saking kagetnya, korban meninggalkan ponselnya. Sementara kedua sepeda motor milik pelaku juga ditinggal.

Berdasarkan hasil virusm, korban yang diperkosa dua pria di hutan Ponorogo itu mengalami luka pada alat kelamin akibat benda tumpul. Kini, polisi telah mengamankan kedua pemuda tersebut.

Mereka dijerat pasal 81 Ayat 2 jo Pasal 76 E Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang UU Perlindungan Anak dan perubahannya. Adapun ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. Dengan denda paling banyak Rp5 miliar.

6 Tahun Nikah dan Punya 2 Anak, Pernikahan Pasutri di Sragen Ini Dibatalkan, Kok Bisa?

Berita Terkait

Berita Terkini

Jaga Kota Solo Aman, Ormas dan Polisi Harus Lakukan Ini

Kondisi keamanan dan ketertiban Kota Solo merupakan barometer keamanan dan ketertiban skala Nasional. Oleh karenanya rasa persatuan dan kesatuan harus selalu terjaga.

Positif Covid-19, Tujuh Anggota TNI Jalani Karantina Di Benteng Vastenburg Solo

Tujuh anggota TNI positif Covid-19 saat hendak menjalankan tugas TMMD dan saat ini menjalani karantina di Benteng Vastenburg Solo.

4 Warga Meninggal Kena Covid-19, 1 Gang di Kota Mojokerto Lockdown

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, mengatakan saat ini tracing diperluas ke Sidomulyo gang 3.

Gas! Rute ke Gunung Telomoyo Magelang Pacu Adrenalin

Pengunjung yang akan ke puncak Gunung Telomoyo Magelang harus mempunyai kemampuan bersepeda motor yang baik agar sampai tujuan.

Duh! Gara-Gara Postingan Di Medsos, 6 Orang Rusak 2 Rumah Dan Aniaya Warga Mojogedang Karanganyar

Enam orang ditangkap polisi karena nekat rusak rumah warga Mojogedang, Karanganyar, gara-gara tersinggung dengan postingan di media sosial.

Prediksi Italia Vs Swiss: Misi Amankan Tiket 16 Besar

Timnas Italia berpotensi menjadi tim pertama yang menyegel tiket ke fase gugur Euro 2020 tapi harus menumbangkan Swiss dalam laga kedua Grup B.

Selamat, Warga Gemolong Sragen Dapat Grandprize Mobil dari BRI

Nasabah BRI Unit Gemolong II, Sragen, Wahyuningsih, mendapat hadiah mobil Suzuki All New Ertiga dalam Panen Hadiah Simpedes Semester II 2020.

Cegah Covid-19, Yuk Bikin Hand Sanitizer dari Ekstrak Daun Mangga

Tim pengabdian Riset Grup Plasma Science and Technology FMIPA UNS menggelar pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan alami cegah Covid-19.

1 Lagi Pasien Covid-19 Dari Klaster Masjid Paulan Karanganyar Meninggal

Jumlah kasus positif Covid-19 yang meninggal dari klaster masjid di Paulan, Colomadu, Karanganyar, bertambah satu orang.

Kasus Covid-19 Melonjak, PLN Jaga Keandalan Listrik Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan

PLN berupaya memastikan keandalan pasokan listrik, khususnya untuk tempat-tempat vital penanganan pasien Covid-19.

37 Adegan Ungkap Fakta-Fakta Pembunuhan Wanita di Waduk Kembangan Sragen

Tersangka pembunuhan wanita di Waduk Kembangan, Karangmalang, Sragen, memeragakan 37 adegan pada rekonstruksi yang digelar Polres.

Rumah Sakit Kritis di Tengah Kasus Aktif Tertinggi

Sejumlah rumah sakit di Klaten akan menambah tempat tidur menyusul kondisinya yang mulai kritis, Kasus aktif Covid saat ini menjadi yang tertinggi sejak pandemi.