Rel Longsor di Sukoharjo, Batara Kresna Berhenti Operasi
Ilustrasi Railbus Batara Kresna. (JIBI/Solopos/Dok.)

Akibat banjir, rel Solo-Wonogiri mengalami longsor di wilayah Sukoharjo. Batara Kresna pun berhenti beroperasi.

Solopos.com, SOLO -- Jalur rel kereta api yang menghubungkan Solo dan Wonogiri mengalami longsor akibat banjir dari luapan Bengawan Solo. Hal ini menyebabkan railbus Batara Kresna tidak bisa beroperasi minimal dua hari.

Corporate Communication Manager PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) VI/Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan rel yang terendam berada di kawasan yang terdampak banjir tersebut berjarak 8 kilometer dari Stasiun Purwosari, tepatnya jalur Kali Samin, Mojolaban, Sukoharjo.

“Rel yang melintas di Sukoharjo sepanjang 2 kilometer tapi longsor terjadi secara parsial sehingga rel yang longsor hanya sekitar 400-an meter,” ungkap Eko kepada Solopos.com, Selasa (29/11/2016).

Eko mengatakan perbaikan jalur membutuhkan waktu sekitar dua hari sehingga selama dua hari ini operasional Batara Kresna dihentikan. Hal ini mengingat rel yang menuju Wonogiri hanya ada satu jalur untuk berangkat dan pulang.

“Kami belum bisa menghitung kerugian yang terjadi akibat banjir. Hal ini karena banjir juga belum benar-benar surut. Namun kemungkinan tidak banyak karena hanya dilewati oleh satu kereta, yakni Batara Kresna,” kata dia.

Namun dia mengatakan bencana ini sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk pengoperasian KA Batara Kresna yang merupakan KA perintis tersebut. Eko mengatakan akan ada perbaikan dan upgrade jalur KA supaya rel lebih andal.

“Saat ini tim PT KAI sedang berupaya mengatasi kerusakan dan kami berharap masyarakat bisa memaklumi dihentikannya operasional Batara Kresna selama dua hari karena ini merupakan bencana alam,” imbuhnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho