Tutup Iklan

Rel Layang Joglo Solo Bakal Dilengkapi Underpass, Kapan Mulai Dibangun?

Proyek pembangunan rel layang di simpang tujuh Joglo di Kecamatan Banjarsari, Solo, akan dilengkapi underpass di beberapa titik.

 Petugas Disperkim Provinsi Jateng bersama Petugas Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jateng, dan petugas BPN Solo, mengukur hunian warga Jl Kolonel Sugiono, Joglo, Banjarsari, Solo, yang terdampak pembangunan rel layang simpang Joglo, Selasa (6/4/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Petugas Disperkim Provinsi Jateng bersama Petugas Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jateng, dan petugas BPN Solo, mengukur hunian warga Jl Kolonel Sugiono, Joglo, Banjarsari, Solo, yang terdampak pembangunan rel layang simpang Joglo, Selasa (6/4/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Hingga pekan keempat Juli 2021, rel layang Joglo di Kecamatan Banjarsari, Solo, belum juga mulai dibangun. Pemerintah masih mematangkan rencana pembangunan elevated rail atau rel layang tersebut.

Saat ini, perkembangan proyek itu baru sampai pada pembebasan lahan maupun penanganan dampak sosial warga yang tinggal di lahan PT KAI yang terdampak proyek. Kedua tahapan itu belum rampung sehingga proyek tersebut molor dari jadwal.

Terlebih, konstruksi maupun bangunan pendamping di sekitar rel layang belum benar-benar pasti. Akibatnya hingga kini belum diketahui proyek rel layang Joglo, Solo, akan mulai dibangun.

Baca Juga: Tes Harian Covid-19 Solo Tertinggi Ketiga Se-Indonesia, Gibran: Iya, Terima Kasih…

Rencananya, rel layang Joglo dilengkapi underpass atau lintas atas di ruas Jl Ki Mangun Sarkoro ke arah Jl Sumpah Pemuda. Proyek bangunan pendamping itu diperkirakan juga membutuhkan pembebasan lahan.

Pada area itu terdapat lahan milik masyarakat, Pemkot, Pemprov, dan pemerintah pusat. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Hari Prihatno, mengatakan keberadaan bangunan underpass sebagai pendamping rel layang terungkap dari desain terbaru yang dibahs dalam rapat dua pekan lalu.

“Jadi, ada underpass, jalan biasa, kemudian rel layang. Underpass ini akan digunakan untuk kendaraan besar. Mungkin bentuknya tidak lurus, sedikit menceng. Melihat bentang dan kebutuhannya, tentu akan ada pembebasan lahan lagi, selain pembebasan lahan untuk rel layang,” katanya saat dihubungi Solopos.com, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga: Bansos PPKM Darurat Untuk Pedagang Belum Ditentukan, Disdag Solo: Yang Penting Didata Dulu

Analisis Dampak Lalu Lintas

Hingga saat ini, Dishub Solo pun tidak mengetahui kapan proyek rel layang Joglo akan mulai dibangun. Masih banyak tahapan yang harus dilakukan, termasuk penyusunan analisis dampak lalu lintas (andalalin). Saat pembangunan, bakal ada pengalihan arus lalu lintas utamanya kendaraan berat.

“Rapat terakhir masih membahas pembebasan lahan, kemudian andalalin juga masih dibahas karena belum ditemukan rute yang tepat untuk kendaraan berat. Usulan meminta kendaraan berat melewati jalan tol sempat muncul. Tapi itu sulit karena tak semua pengusaha bersedia membiayai ongkos tol,” ucapnya.

Hari menyampaikan kemungkinan konstruksi rel layang dan underpass akan dilakukan bersamaan. Akibatnya kemacetan di area itu tak terhindarkan apabila tidak ada rekayasa lalu lintas yang tepat.

Baca Juga: Viral Warung Loji Lawas Solo Pasang Banner Tak Ada Yang Beli, Polisi Langsung Menyerbu

Sementara itu, Balai Teknik Perkeretaapian (BTPK) Wilayah I Jawa Tengah belum menyampaikan nilai appraisal santunan dan ganti bangunan kepada warga terdampak pembangunan rel layang Joglo.

Sedangkan konsultasi publik pengadaan lahan hak milik terdampak sudah rampung dan tinggal menunggu penghitungan tim appraisal. Kabag Pemerintahan Setda Kota Solo, Hendro Pramono, mengatakan dalam rapat daring beberapa waktu lalu, Wali Kota meminta BTPK Wilayah 1 Jateng mempercepat penyampaian nilai appraisal kepada warga.


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Mahasiswa UNS Solo Bikin Teh Celup dari Benalu, Kok Bisa?

Mahasiswa UNS Solo membuat penemuan unik yakni teh celup dari benalu yang kemudian diberdayakan di kalangan petani di Kemuning, Karanganyar.

Segera Dibentuk, Perbakin di Tiap Daerah di Soloraya

Sejumlah klub menembak seperti Senopati dan Mega Bintang yang hadir dalam Rakerkot itu mengusulkan perlu segera dibentuk pengurus Perbakin tingkat daerah

Pemkot Solo Belum Punya Regulasi Larangan Jualan Daging Anjing, Tapi...

Pemkot Solo hingga kini belum memiliki aturan yang melarang jual beli daging anjing dan hanya fokus pada upaya mencegah penyakit menularnya.

Libur Akhir Tahun, Pengelola TSTJ Solo Pasrah Ikuti Aturan Pemerintah

Pengelola objek wisata TSTJ Solo sudah bersiap menghadapi berbagai kemungkinan menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Sragen Waspadai Varian Omicron, Ini Antisipasinya

Sragen masuk wilayah algomerasi Soloraya sehingga semua daerah di Soloraya harus bareng-bareng dalam menentukan status PPKM dan yang menjadi dasar daerah terendah.

Yamaha Gear 125, Si Jago Tanjakan yang Irit BBM

Yamaha Gear 125 menaklukkan tanjakan dan kelokan di Selo, Boyolali, hingga Ketep Pass, Magelang, dalam city tour bersama vlogger, blogger, dan para jurnalis yang digelar Yamaha Putra Utama Motor Boyolali.

Waduh! Banyak Anjing di Soloraya Ditelantarkan dan Dibuang, ke Mana Ya?

Sahabat Anjing Surakarta (SAS) menemukan banyak anjing peliharaan di wilayah Soloraya yang dibuang dan ditelantarkan karena berbagai sebab.

Anak Gugat Ibu di Boyolali, Sertifikat Tanah Sengketa Dipastikan Sah

BPN Boyolali memastikan sertifikat tanah yang menjadi objek sengketa dalam kasus anak menggugat orang ibu kandung di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, sah.

Bangunan Pasar Legi Selesai 100%, Pedagang Siap Boyongan?

Pembangunan Pasar Legi Solo sudah selesai 100%. Bangunan pasar rencananya diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada akhir November 2021.

Lomba Menembak Internasional Meriahkan HUT ke-76 Brimob di Boyolali

Lomba menembak bertaraf internasional memperingati HUT ke-76 Brimob di Mako Brimob Boyolali di Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, tak bisa dihadiri atlet luar negeri.

Rendengan, Atraksi Wisata Inisiatif Pokdarwis Pilangsari Sragen

Para pemuda yang tergabung dalam Pokdarwis Siwur Emas Desa Pilangsari, Gesi, Sragen, membuat event wisata dengan nama Rendengan di hutan jati seluas hampir 1 hektare.

1.200 Santri Ikuti Ujian Munaqosah Wisuda Akbar Klaten Menghafal #5

Ketua Panitia Ujian Munaqosah Klaten Menghafal, Dhohir Subagyo, menjelaskan kegiatan itu dimaksudkan untuk membumikan Al-Qur’an.

Minyak Goreng Curah Disetop pada 2022, Pemkab Sukoharjo Tunggu Regulasi

emerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo sudah mendapatkan informasi penyetopan peredaran minyak goreng curah pada 2022 dari pemerintah pusat.

Wuihhh, Warga Sragen Barter Mobil dengan 1 Pot Monstera Marmorata

Seorang pencinta tanaman hias asal Wonotolo, Gondang, Sragen, Eko Duta Flora, berani melakukan barter mobil Daihatsu Grand Max.

Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Karanganyar, Ini Sebaran Titiknya!

Bencana tanah longsor kembali terjadi di Bumi Intanpari. Kali ini longsor terjadi di beberapa titik di wilayah Kecamatan Karangpandan dan Kecamatan Matesih, Sabtu (27/11/201) malam.

Ahli Waris Lahan Terdampak Tol Solo-Jogja Bikin Surat Kesepakatan

Pemerintah Desa Demakijo, Karangnongko, Klaten, berinisiatif membuat  dokumen surat kesepakatan bersama (SKB) ahli waris terdampak tol solo-jogja.