Serge Gnabry (Twitter-@DFB_Team_EN)

Solopos.com, DORTMUND — Timnas Jerman gagal mempertahankan keunggulan dua gol saat ditahan imbang Argentina dalam laga uji coba di Signal Iduna Park, Kamis (10/10/2019) dini hari WIB. Namun laga tersebut setidaknya menjadi penegasan bahwa Tim Panser telah memiliki striker berdarah dingin setelah era Miroslav Klose.

Dia adalah Serge Gnabry. Di laga kemarin, Gnabry mencetak gol pembuka Jerman ke gawang La Albiceleste di menit ke-15. Memanfaatkan umpan Lukas Klostermann di sisi kanan, penyerang Bayern Munchen itu menyontek bola yang memperdaya kiper Agustin Marchesin.

Itu menjadi gol keenam Gnabry sepanjang 2019 yang menjadikannya pemain tertajam Die Nationalmannschaft selama periode itu. Total striker 22 tahun itu telah mengemas 10 gol dari 11 caps sejak debut bersama Jerman tahun 2016. Torehan tersebut membuat Gnabry menjadi pemain yang paling cepat mencetak dua digit gol bersama Jerman.

Dia mengalahkan Miroslav Klose yang butuh 13 laga untuk mengemas 10 gol. Tak hanya di timnas, performa spesial Gnabry juga dicatatkannya di level klub. Musim ini Gnabry sudah mencetak lima gol dan empat assist bagi Bayern dari sembilan pertandingan.

“Dia sangat cepat dan ada di mana-mana. Serge selalu berbahaya dan membuat pertahanan Argentina kocar-kacir,” ujar Pelatih Jerman, Joachim Low, seperti dilansir Bundesliga, Kamis.

Low sengaja hanya memainkan Gnabry selama 72 menit agar sang pemain bisa fit saat melawan tuan rumah Estonia dalam lanjutan Kualifikasi Euro 2020, 14 Oktober. Kehadiran Gnabry dibutuhkan untuk bisa meraih tiga poin demi menjaga persaingan dengan Belanda.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten