Timnas Indonesia U-23 (Antara-Sigid Kurniawan)

Solopos.com, SOLO - Timnas Indonesia U-23 sudah sering lolos ke semifinal SEA Games cabang sepak bola putra. Duel melawan Myanmar pada Sabtu (7/12/2019) merupakan emifinal ke-16 Garuda Muda selama keikutsertaan di ajang tersebut.

Namun dalam 15 semifinal sebelumnya Timnas punya rekor yang tidak positif. Hanya lima kali Timnas lolos dari babak empat besar untuk menuju laga pamungkas. Terakhir, Indonesia disingkirkan Malaysia di semifinal SEA Games 2017.

Indonesia sendiri lolos ke semifinal SEA Games 2019 setelah mengalahkan Laos dengan skor 4-0 dalam laga pamungkas babak penyisihan Grup B di City of Imus Grandstand, Kamis (5/12/2019). Andy Setyo dkk. harus merelakan posisi juara Grup B ditempati Vietnam yang di laga terakhir bermain imbang 2-2 melawan Thailand.

“Alhamdulillah, target pertama yaitu lolos semifinal telah tercapai. Namun kami harus segera bersiap untuk semifinal yang jaraknya hanya satu hari,” ujar Indra seperti dilansir Detik.com.

Myanmar yang lolos dengan mengoleksi 10 poin dari empat pertandingan bukanlah lawan asing bagi Garuda Muda. Pada SEA Games 2017, kedua negara sempat bertanding memperebutkan peringkat ketiga turnamen. Laga tersebut akhirnya dimenangi Garuda Muda dengan skor 3-1.

Sejumlah pemain di laga itu juga masih bercokol di tim asuhan Indra Sjafri yakni Osvaldo Haay, Evan Dimas, Andy Setyo dan Asnawi Mangkualam. Secara teknis, Timnas mestinya bisa membereskan Myanmar yang notabene memiliki level sedikit di bawah Garuda Muda.

Apalagi Osvaldo Haay sedang moncer-moncernya dan kini menjadi top scorer sementara dengan tujuh gol. Namun, rekor buruk di semifinal SEA Games bisa menjadi tekanan tersendiri bagi Egy Maulana Vikri dkk.

Sumber: detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten