Rekomendasi Saham 23 Juli, Saham Farmasi Masih Menarik
Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). (Solopos/JIBI/Himawan L Nugraha)

Solopos.com, JAKARTA -- Analis memberi rekomendasi saham 23 Juli untuk sejumlah saham di berbagai sektor usaha. Salah satunya saham sektor farmasi yang dinilai tetap menarik dicermati di tengah kabar positif uji coba vaksin Covid-19.

Dua saham farmasi pilihan analis masih berkutat pada dua saham yakni Kalbe Farma (KLBF) dan Kimia Farma (KAEF). Pada perdagangan saham kemarin, Rabu (22/7/2020), saham KLBF menutup sesi perdagangan di level Rp1.575 atau naik 3,62 persen dibandingkan harga pembukaan.

Sedangkan saham KAEF meroket dari Rp1.790 pada pembukaan perdagangan kemarin, menjadi Rp2.140 atau naik 24,78 persen. Performa luar biasa ini tak heran membuat analis memasukkan dua emiten tersebut dalam daftar rekomendasi saham 23 Juli.

Berdasarkan Hasil Survei Hanya 34,9% Pemilih Pilkada akan ke TPS

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak konsolidasi pada perdagangan Kamis (23/7/2020). IHSG mengakhiri pergerakannya di zona merah pada Rabu di tengah pelemahan bursa Asia.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan IHSG ditutup di level 5.110,19 dengan koreksi tipis 0,09 persen atau 4,52 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Sebanyak 6 dari 10 sektor pada IHSG ditutup melemah, dipimpin aneka industri (-1,19 persen) dan properti (-0,7 persen). Empat sektor lainnya mampu menguat, dipimpin pertambangan (+0,45 persen) dan infrastruktur (+0,36 persen).

Ponpes Di Wonogiri Jadi Klaster Covid-19, Ini Imbauan Wagub Jateng Untuk Para Santri

Rekomendasi untuk Empat Saham Pilihan

Tercatat 172 saham menguat, 232 saham melemah, dan 178 saham berakhir stagnan. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing turun 1,6 persen dan 2,5 persen menjadi penekan utama IHSG.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia William Mamudi mengatakan IHSG masih membentuk doji-doji berkepanjangan, dan kini uji resisten di 5.100. Diperkirakan situasi sideways market 4.700-5.100 masih akan berlanjut pada awal semester II/2020.

Rekomendasi saham 23 Juli diberikan William untuk empat saham. "Untuk hari ini kami menyukai saham ASII, UNTR, PGAS dengan rating trading buy, dan BBCA dengan rating trading sell," paparnya dalam riset. Adapun, Samuel Sekuritas merekomendasikan swing trading saham lainnya seperti INDF, TLKM, TOWR, dan LSIP.

Cek Fakta: Kenapa di Wisma Atlet Tak Ada Pasien Covid-19 Kejang-Kejang?

Di sisi lain, Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan gelombang tekanan IHSG belum akan berakhir sehingga risiko pelemahan masih cukup besar.

Di luar itu, kondisi fundamental perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi terkendali juga dapat menjadi sentimen bagi pergerakan IHSG. "Diperkirakan hari ini IHSG bergerak di dalam rentang 4.989-5.188," ujarnya.

Indosurya Bersinar Sekuritas memberi rekomendasi saham 23 Juli untuk sejumlah saham pilihan, yakni KLBF, GGRM, ICBP, AKRA, SMGR, KAEF, dan ERAA.

Sumber: Bisnis.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom