Rehab Kretek Bang, Jalan Protokol Wonogiri Ditutup Total Pekan Depan
Jembatan atau Kreteg Bang di Wonogiri segera direnovasi dan diperlebar. (Solopos-Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, WONOGIRI -- Proyek revitalisasi Kretek Bang di Jl. Ahmad Yani yang merupakan jalan protokol di Kecamatan/Kabupaten Wonogiri sudah dimulai pekan ini. 

Terkait itu, jalur utama Wonogiri akan ditutup total mulai pekan depan dan lalu lintas dialihkan. Proyek ini sebenarnya sudah dimulai awal Oktober lalu namun baru pada tahapan nonteknis.

Pekerjaan fisik menggunakan alat berat akan dimulai pekan depan. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Wonogiri, Ismiyanto, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (23/10/2018), membenarkan pengerjaan rehab Kretek Bang telah dimulai sejak awal Oktober. 

Hanya belum menggunakan alat berat. “Pembangunan pekan ini sudah berjalan karena pengerjaannya bertahap. Saat ini masih menunggu alat berat datang. Kemungkinan alat berat tiba di Wonogiri pekan depan sesuai kebutuhan untuk pekerjaan yang relevan,” ujar Ismianto.

Menurutnya, tahapan nonteknis hingga saat ini masih dilakukan. Pengerjaan meliputi kelengkapan administrasi, sosialisasi berjangka, survei kekerasan tanah, pembuatan base camp hingga proses mendatangkan material.

Selain itu, pengerjaan teknis yang akan dimulai pekan depan adalah penutupan jalan secara total dengan pengalihan arus yang telah disiapkan. Menurutnya, pengerukan tanah dapat dilakukan setengah jalur terlebih dahulu namun saat merangkai dan memasang jembatan kereta arus lalu lintas harus dialihkan total.

Menurutnya, revitalisasi akan mengeruk tanah sedalam 40 sentimeter (cm) dan menambah ketinggian rel 40 cm. Tanah yang akan dikeruk sepanjang 112 meter dengan ketinggian viaduk lima meter.

Menurutnya, revitalisasi Kretek Bang menyesuaikan perkembangan pembangunan Kabupaten Wonogiri dalam jangka panjang. Selain itu, kondisi Kretek Bang saat ini terbilang sempit sehingga sering terjadi kecelakaan.

Rencana pelebaran jalan mencapai 12 meter (m) ditambah dua meter sebagai trotoar dengan ketinggian viaduk lima meter. Ia menambahkan pekerjaan Kretek Bang ditargetkan selesai akhir 2019 dengan pelaksana Balai Teknis Perkeretapian (BTPKA) Wilayah Jawa Tengah Direktorat Jenderal Perkeretapian Kementerian Perhubungan dengan pagu anggaran 2018 senilai Rp25,719 miliar dan 2019 senilai Rp9 miliar.

Kabid Lalu Lintas Dishub Wonogiri, Sulardi, mengatakan telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas saat pengerjaan Kretek Bang harus ditutup total. Arus lalu lintas dari utara akan dibelokkan ke timur melewati Simpang Tiga Klampisan menuju Kantor Pertanahan atau Alun-Alun Giri Krida Bhakti.

Sedangkan dari arah selatan kendaraan akan dilewatkan utara Mapolres Wonogiri tembus RSUD Soediran Mangun Soemarso. 

Avatar
Editor:
Suharsih


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom