REFORMASI DPR : Pusat Studi Hukum Ragu Program Reformasi Pengaruhi Kinerja Legislatif

REFORMASI DPR : Pusat Studi Hukum Ragu Program Reformasi Pengaruhi Kinerja Legislatif

SOLOPOS.COM -

Reformasi DPR perlu dilakukan. Meski demikian Pusat Studi Hukum meragukan program Tim Implementasi Reformasi DPR RI bakal memengaruhi perubahan kinerja parlemen

 

Solopos.com, SEMARANG- Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia menyangsikan program Tim Implementasi Reformasi DPR RI bakal memengaruhi perubahan kinerja parlemen secara signifikan.

"Apalagi, apa yang disiapkan oleh Tim Implementasi Reformasi DPR RI tidak menyertakan program-program yang bersifat 'quick response' (respons cepat)," kata Direktur Advokasi Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) Ronald Rofiandri melalui pesan singkatnya kepada Antara di Semarang seperti dikutip Antara, Minggu (24/5/2015).

Seluruh program yang tersedia, kata Ronald Rofiandri, memiliki kemanfaatan jangka panjang. Namun, masih disangsikan pengaruhnya terhadap perubahan kinerja parlemen secara signifikan, seperti integrasi tempat tinggal anggota DPR dengan kantor/gedung DPR dan alun-alun demokrasi.

Padahal, lanjut Ronald, ada kebutuhan dan tantangan DPR yang perlu direspons segera, seperti implementasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2015 tentang Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, salah satunya tentang restrukturisasi Setjen DPR RI agar wakil rakyat dan masyarakat mendapatkan layanan dukungan keahlian dan administrasi yang prima.

Akses publik seperti yang termuat dalam Laporan Tim Implementasi Reformasi DPR, menurut dia, tidak semata sarana fisik, tetapi akses informasi, seperti legislasi, misalnya status rancangan undang-undang (RUU) yang sedang dibahas dan dokumen yang tersedia. Hal ini dibutuhkan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dan kepentingan peliputan.

Ronald lantas menyebut agenda "quick response" lainnya, seperti penguatan Badan Legislasi (Baleg) hingga program penajaman kapasitas tenaga ahli alat kelengkapan dewan (AKD).

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.