Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)-03
Solopos.com, JOGJA -- Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyediakan apresiasi atau hadiah senilai Rp200 juta kepada warga DIY yang menyumbangkan logo dan tagline terbaik untuk keperluan rebranding Jogja. Hal itu mengemuka dalam acara Urun Rembug Re-branding Jogja di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan Danurejan, Jl. Malioboro, Jogja, Selasa (18/11/2014) malam. Hadir dalam kesempatan itu Kepala Bappeda DIY Tavip Agus Rayanto dan Asisten II Setda DIY bidang Ekonomi dan Pembangunan Didik Purwadi. Nilai sebesar Rp200 juta tersebut merupakan apresiasi dari Pemprov DIY bagi 10 karya terbaik dari warga yang memberikan sumbangan logo dan tagline untuk rebranding Jogja. Tim Sebelas yang dibentuk oleh pemerintah bertugas menyeleksi 10 karya terbaik yang kemudian akan disampaikan kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dalam acara Urun Rembug malam ini, Pemda DIY juga memperkenalkan anggota Tim Sebelas yang bertugas merumuskan tagline dan logo baru Jogja. Tim Sebelas yang dikoordinatori oleh mantan Wali Kota Jogja Herry Zudianto itu terdiri atas para "relawan logo". Mereka antara lain budayawan Butet Kertajasa, kurator Ong Hari Wahyu, Dosen ISI Sumbo Tinarboko, Persatuan Pengusaha Periklanan Indonesia (P3I) DIY Arif Budiman, Bos Dagadu M. Noor Arief, Ketua AMIKO Suyanto, Kill DJ Marzuki Muhammad, dan perwakilan dari Mark Plus. "Ini terbuka buat siapa saja yang merasa cinta dengan Jogja. Jogja akan sangat dewasa menerima masukan kalau ternyata sumbangsih [logo dan tagline] yang terbaik itu bukan dari orang Jogja," ujar Arif.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten