Reaksi Napi Rutan Salatiga saat Disuntik Vaksin, Ada yang Gemetar

141 Warga binaan alias narapidana Rutan Salatiga menjalani vaksinasi Covid-19.

 Warga binaan di Lapas Salatiga mendapat vaksinasi Covid-19. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Warga binaan di Lapas Salatiga mendapat vaksinasi Covid-19. (Istimewa)

Solopos.com, SALATIGA — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga menggelar vaksinasi Covid-19 dengan sasaran para narapidana (napi), Rabu (28/7/2021). Ada sekitar 160 napi Rutan Salatiga yang menjadi sasaran vaksinasi.

Meski demikian, tidak semua napi yang disuntik vaksin menjalani kegiatan itu dengan tenang. Beberapa di antaranya bahkan terlihat takut saat hendak disuntik vaksin dan gemetar tatkala menghadapi jarum suntik. Namun, mereka akhirnya berhasil disuntik vaksin Covid-19. Itu pun setelah petugas rutan turun tangan memegangi warga binaan.

“Rileks saja, jangan lihat jarum suntiknya. Hadap ke kanan biar tidak melihat,” kata staf Humas Rutan Salatiga, Nuryadi, kepada seorang napi bernama Ayaman, asal Medan, Sumatra Utara.

Setelah badan Ayaman tidak gemetar, petugas medis langsung menyuntikan vaksin di lengan kirinya. “Setidaknya ada empat warga binaan yang takut disuntik. Namun mereka bisa divaksin semua setelah dipegangi petugas,” terang Nuryadi.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Salatiga, Andri Lesmano, mengatakan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran napi ini terselenggara atas kerja sama dengan Kodam IV/Diponegoro.

Menurutnya, vaksinasi Covid-19 sangat penting dilakukan mengingat jumlah napi di Rutan Salatiga melebihi kapasitas. “Masalah utama di Rutan Salatiga adalah kelebihan penghuni. Sehingga tidak memungkinkan untuk jaga jarak. Dengan adanya vaksinasi ini, saya berharap warga binaan tidak ada yang terpapar Covid-19,” jelasnya.

Tak Punya E-KTP

Andri menjelaskan jumlah sasaran vaksinasi di Rutan Salatiga sebanyak 160 orang. Namun setelah dilakukan screening, hanya 141 orang yang bisa mendapatkan vaksin Covid-19.

Baca Juga: Banyak Diserbu, Apotek di Kulonprogo Kehabisan Stok Multivitamin

“Ini terjadi karena faktor kesehatan. Ada beberapa warga binaan yang tidak memungkinkan divaksin lantaran memiliki penyakit tertentu sehingga perlu dikonsultasikan dengan dokter. Selain itu, ada warga binaan yang tidak memiliki e-KTP sehingga tidak bisa mendapatkan vaksin,” ujarnya.

Menurutnya, pihak Rutan akan menghubungi keluarganya untuk meminta kartu keluarga agar mereka bisa mendapatkan vaksin. Jika warga binaan yang tidak memiliki e-KTP namanya tercatat dalam kartu keluarga, maka bisa mendapatkan vaksin.

Berita Terkait

Berita Terkini

Achmad Husein, Bupati Banyumas yang Dapat Gelar Pangeran dari Keraton Solo

Achmad Husein adalah Bupati Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang mendapatkan gelar Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Adipati Purbowinoto dari Kesunanan Surakarta.

Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Cilacap, Presiden Jokowi Ingatkan Warga Taat Prokes

Presiden Jokowi mengingatkan warga tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun telah mengikuti vaksinasi Covid-19.

Waduh! 9 Daerah di Jateng Endemis Penyakit Kaki Gajah, 6 di Pantura

Sembilan kota dan kabupaten di Jawa Tengah tercatat menjadi daerah endemis filariasis atau dikenal sebagai penyakit kaki gajah.

Banyak Anak Jateng yang Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19, Jumlahnya Bikin Sedih

Perlu adanya sinergi berbagai potensi masyarakat untuk menyelamatkan masa depan anak-anak terdampak Covid-19.

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, 8 SD-SMA di Blora Batal PTM

Kasus di delapan sekolah di Blora itu bukan merupakan klaster penyebaran Covid-19, karena ditemukan saat screening sebelum PTM.

Petani Jambu Air Di Grobogan Ini Namanya Mirip Nama Penyanyi Indonesia

Pembeli datang ke kebun jambu air di Desa Watupawon, Kecamatan Penawangan, Grobogan, petik langsung sambil selfi atau swafoto.

Ini Lho, Bandar Arisan Online Salatiga Tertangkap

Bandar arisan di Salatiga yang dicari karena membawa kabur uang hingga miliaran rupiah milik peserta akhirnya ditangkap polisi.

Unik! Kuliner Soto Bancar Khas Purbalingga Topping Bakso & Saus Kacang

Kuliner khas Purbalingga berupa Soto Bancar memiliki keunikan dengan sajian soto lainnya, yakni tambahan saus kacang, bakso, dan kerupuk merah putih dalam penyajiannya.

UKSW dan TNI Gelar Vaksinasi Massal Bagi Pelajar dan Masyarakat Umum

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kerja sama dengan TNI Komando Daerah Militer IV/Diponegoro menggelar vaksinasi massal di Balairung Universitas

Ganjar Pranowo Emoh Mikir Jadi Capres: Pilpres Urusan Bu Mega

Ganjar Pranowo menegaskan bahwa urusan capres pada Pilpres 2024 merupakan kewenangan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.

Idza Priyanti, Mantan Dirut Perusahaan Transportasi Tegal yang Kini Jadi Bupati Brebes

Idza merupakan wanita kelahiran Tegal, 9 Januari 1971. Dirinya merupakan Bupati petahana yang memimpin salah satu kabupaten di kawasan pantai utara (pantura) Jawa Tengah sejak 2012.

Ini Daftar Objek Wisata di Jateng yang Wajib Tunjukkan Aplikasi PeduliLindungi

Sudah ada 4 destinasi wisata di Jateng yang mewajibkan wisatawan yang berkunjung menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

Bandel Buang Limbah di Bengawan Solo, 31 Perusahaan Kena Sanksi

Sanksi administrasi karena terbukti masih membuang limbah yang tidak memenuhi baku mutu di aliran Sungai Bengawan Solo.

Sakti! Bakul Gorengan di Magelang Ini Balik Masakannya Dengan Tangan

Seirabg penjual gorengan di Magelang mendadak viral setelah aksinya membalik masakannya dengan tangan kosong.

Baznas Banjarnegara Kembali Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Rp773 Juta

Pada penyaluran dana kali ini untuk bantuan fakir miskin, menyasar 58 desa yang masuk kategori tertinggal. Per desa dipilih 10 orang sehingga total 580 orang.

KA Kedungsepur dan KA Lokal Cepu Beroperasi Lagi, Ini Syarat Naiknya…

Beroperasinya KA Kedungsepur dan KA Ekonomi Lokal Cepu itu setelah mendapat izin dari Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA).