RAZIA WONOGIRI : 25 Pasang ABG dan 2 PSK Ditangkap
Enam pasangan tak resmi diamankan saat Polres Karanganyar menggelar operasi pekat di bulan puasa, Kamis (25/6/2015). Mereka tertangkap tangan tengah berdua di dalam kamar hotel. (Bayu Jatmiko Aji/JIBI/Solopos)

Razia Wonogiri digelar di Selogiri dan Baturetno.

Solopos.com, WONOGIRI -- Sebanyak 25 pasang ABG dan  dua Pekerja Seks Komersial (PSK) ditangkap polisi dalam razia penyakit masyarakat (Pekat). Razia pekat itu digelar oleh dua Polsek yakni Selogiri dan Baturetno.

Kapolsek Selogiri AKP Muhammad Kariri, mengatakan razia pekat di Selogiri digelar di dua tempat yakni di Waduk Tandon, Desa Pare dan Objek Wisata pemancingan Claket, Desa Sendangijo. Razia selama sepekan itu berhasil menangkap 25 pasangan yang semuanya diketahui masih ABG.

“Dua lokasi itu selama ini sering dijadikan tempat mesum warga Selogiri dan sekitarnya,” ujar Kariri mewakili Kapolres Wonogiri, AKPB Windro Akbar Panggabean saat ditemui Solopos.com di kantornya, Jumat (26/6/2015).

Dia mengatakan dari hasil pantauan tim di dua lokasi itu sering menemukan kondom bekas yang telah digunakan. Kebanyakan pasangan mesum melakukan aksinya ketika warga sedang menjalankan ibadah salat Tarawih.

Sementara itu, Kapolsek Baturetno, Iptu Subroto, mengatakan razia pekat digelar pada Kamis (25/6) malam pukul 20.00 WIB sampai 22.00 WIB. Lokasi sasaran pekat yakni warung remeng-remeng dan hotel.

“Kami menangkap dua PSK yang mangkal di warung remeng-remeng. Kedua PSK itu warga Tirtomoyo dan Jatisrono,” kata dia.

Dia menjelaskan razia di hotel menangkap satu pasangan tak resmi di Hotel Asri di Dusun Batu Lor Desa Baturetno. Pasangan itu diketahui warga Mangupura, Bali dan warga Sirnoboyo, Pacitan Jatim. Sementara di hotel Kendedes nihil temuan.

"Kami melakukan pendataan dan pembinaan pada mereka untuk tidak mengulanginya kembali,” kata dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom