Razia PGOT di Klaten, Satu Orang Dalam Kondisi Hamil Mengaku dari Solo

Satpol PP dan Damkar Kabupaten Klaten menjaring dua orang yang diduga PGOT dari kawasan GOR Gelarsena Klaten, bahkan salah satunya dalam kondisi hamil dan mengaku dari Solo.

 Petugas Satpol PP dan Damkar Klaten memasukkan barang milik anak jalanan yang ditinggalkan di kawasan GOR Gelarsena Klaten, Selasa (17/5/2022). (Istimewa/Satpol PP dan Damkar Klaten)

SOLOPOS.COM - Petugas Satpol PP dan Damkar Klaten memasukkan barang milik anak jalanan yang ditinggalkan di kawasan GOR Gelarsena Klaten, Selasa (17/5/2022). (Istimewa/Satpol PP dan Damkar Klaten)

Solopos.com, KLATEN — Satpol PP dan Damkar Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menjaring dua orang yang diduga pengemis gelandangan dan orang terlantar (PGOT) dari kawasan GOR Gelarsena Klaten.

Bahkan, salah satu PGOT yang terjaring razia tersebut dalam kondisi hamil. Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP dan Damkar Klaten, Sulamto, menjelaskan penertiban dilakukan pada Selasa (17/5/2022).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Kegiatan itu digelar sebagai penegakan Perda Klaten No.3/2018 tentang Penanggulangan Gelandangan dan Pengemis. Selain itu, penegakan Perda Klaten No.12/2013 tentang Ketertiban Kebersihan dan Keindahan.

“Dalam operasi ini petugas berhasil mengamankan dua pelanggar Perda,” kata Sulamto saat dihubungi Solopos.com, Rabu (18/5/2022).

Salah satu pelanggar Perda merupakan seorang perempuan dalam kondisi hamil. Dari informasi yang diterima petugas bahwa perempuan itu sudah berada di kawasan GOR Gelarsena selama 1,5 bulan terakhir.

Baca Juga : Lukai Warga, Seekor Kera Ekor Panjang Ditangkap Petugas Damkar Klaten

“Yang bersangkutan bersama beberapa anak jalanan di lokasi tersebut sudah 1,5 bulan ini. Untuk anak jalanan mereka melarikan diri saat kami mendatangi lokasi. Ada sekitar lima anak jalanan di tempat tersebut,” jelas Sulamto.

Selain mengamankan dua pelanggar Perda, petugas membawa barang-barang milik PGOT. Mereka dibawa ke rumah singgah Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dissos P3AKB) Klaten untuk menjalani asesmen serta pembinaan.

Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Klaten, Joko Prayitno, membenarkan perihal salah satu perempuan diduga PGOT dalam kondisi hamil dan terjaring razia petugas Satpol PP dan Damkar Klaten.

Perempuan berinisial S, 20, itu mengaku berasal dari Kota Solo. “Saat ini masih dalam proses asesmen di rumah singgah,” kata Joko.

Baca Juga : Ini Pengakuan Pasangan Kumpul Kebo saat Terjaring Razia di Klaten

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kondisi Global Ancam Stok Gandum Lokal dan Menakar Peluang Budidaya 

+ PLUS Kondisi Global Ancam Stok Gandum Lokal dan Menakar Peluang Budidaya 

Kondisi global seperti Perang Rusia-Ukraina dan larangan ekspor gandum oleh India telah berdampak pada meningkatnya harga dan pasokan gandum lokal, yang dikhawatirkan berpengaruh pada produksi makanan olahan gandum, lalu bagaimana peluang budidaya di Indonesia?

Berita Terkini

Jembatan Jurug C Solo Tanggung Beban Lalin 2 Kali Lipat, Mampukah?

Beban arus lalu lintas selama pembongkaran dan pembangunan kembali Jembatan Jurug B Solo mulai 16 September akan bertumpu pada Jembatan C.

Tak Perlu Khawatir! Pertamina Jamin Elpiji Subsidi Aman

Ketersediaan liquified petroleum gas (LPG) subsidi atau elpiji 3kg dipastikan aman hingga akhir tahun.

Asyik! Wong Boyolali Boleh Jualan di CFD Tanpa Syarat dan Izin

Pedagang asli Boyolali dipersilakan berjualan di area CFD tanpa menggunakan syarat izin. Namun, Pemkab akan tetap melakukan pendataan. 

Luruskan Kabar Pelecehan Seksual JKT 48, Gibran Dipuji Dan Disindir

Langkah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meluruskan informasi mengenai lokasi dugaan pelecehan seksual personel JKT48 tuai pujian sekaligus sindiran.

Kapan Pemutihan Pajak Kendaraan Sukoharjo Dimulai? Ini Kata Samsat

Samsat Sukoharjo telah melakukan berbagai upaya agar kepatuhan wajib pajak (WP) meningkat. Di antaranya program pembebasan denda, bea balik nama (BBN) dan mutasi selama 5 bulan pada 2021.

Lengkap! Ini Jumlah Siswa Yang Diterima Di 8 SMA Negeri Solo Lewat PPDB

Hasil seleksi PPDB SMA negeri di Kota Solo telah diumumkan melalui laman PPDB SMA/SMK Jateng 2022/2023, Senin (4/7/2022) sore.

Banyak Kendaraan Baru, Pembayaran Pajak Sukoharjo 1.500 Per Bulan

Pembayaran Pajak kendaraan bermotor (PKB) di Kabupaten Sukoharjo mencapai  1.500 objek kendaraan  setiap bulannya.

Jembatan Mojo Solo Direhab, Jembatan Bacem Siap-Siap Tambah Padat!

Jembatan Bacem di Telukan, Grogol, Sukoharjo, akan menjadi jalur pengalihan kendaraan roda empat saat Jembatan Mojo Solo direhab dan ditutup total.

Ribuan Kendaraan Roda Dua Nunggak Pajak, Nggak Bayar Karena Lupa

Ribuan kendaraan roda dua di Sukoharjo nunggak pajak kendaraan bermotor (PKB). Alasan tidak membayar beragam, salah satunya karena lupa.

Komplet! Ini Daftar Menu Hidangan Welcome Dinner G20 Di Keraton Solo

Keraton Solo menyiapkan menu kuliner perpaduan tradisional dengan unsur Eropa dan Cina untuk welcome dinner para delegasi G20, Selasa (5/7/2022) malam.

Jembatan Mojo Solo Diperbaiki, Ini Jalur Alternatif yang Disiapkan

Arus lalu lintas yang melewati jalur alternatif bakal dipecah ke jalan perdesaan di wilayah Kecamatan Mojolaban dan Kecamatan Polokarto selama perbaikan Jembatan Mojo.

Ada 1.201 Bayi di Karanganyar Alami Kurang Gizi, Apa Langkah Pemkab?

Dinkes Karanganyar menyebut ada 1.201 bayi di Bumi Intanpari yang mengalami kurang gizi berdasarkan data 2021. Di sisi lain ada perbedaan data soal jumlah stunting antara versi Pemkab Karanganya dan Pemprov Jateng. 

Wow! TSJK Kumpulkan Jutaan Rupiah Per Malam Untuk Masjid Sriwedari Solo

Taman Sunan Jogo Kali (TSJK) Solo mengadakan acara charity untuk membantu dana pembangunan Masjid Taman Sriwedari dan berhasil mengumpulkan jutaan rupiah per malam.

Ortu Siswa yang Namanya Hilang di PPDB SMAN 1 Gondang Lapor Polisi

Yakin ada indikasi tindak kriminal, dua orang tuan calon siswa yang namanya hilang dari daftar PPDB 2022 di SMAN 1 Gondang, Sragen, melapor ke polisi.

Isu Pelecehan Seksual JKT48 di Mal Sukoharjo, Ini Tanggapan Pihak JKT48

Manajemen The Park Mall dan Manajemen JKT48 membantah isu pelecehan seksual member JKT48 di saat konser tur di The Park Mall Solo Baru beberapa waktu lalu.