RAZIA MESUM MAGETAN : Selepas Tarawih, Sejoli Ini Asyik di Kamar Hotel
Aparat Polres Magetan melakukan operasi selama Ramadan. (Istimewa/Humas Polres Magetan)

Razia mesum Magetan oleh aparat polisi menemukan pasangan yang asyik mesum di kamar hotel

Solopos.com, MAGETAN – Bulan Ramadan nampaknya tak begitu berarti bagi sejoli ini. Pasangan tak sah ini malah menjadikan kamar hotel sebagai tempat mesum di malam hari.

Informasi yang dihimpun Madiun Pos, sedikitnya ada dua pasangan tak sah yang ditemukan di dalam kamar Hotel Tentrem Magetan. Mereka berinisial SU dan AL, GK dan NU. Tak hanya itu, polisi juga berhasil mengamankan tiga pekerja seks di warung remang-remang di kawasan Desa Maron, Kecamatan Karangrejo, Magetan, Mereka adalah  LA, PA dan YA.

Razia yang dilakukan Polres Magetan dimulai sejak Sabtu (20/6/2015) malam. Operasi dilaksanakan bersamaan yaitu gabungan Pleton On call C dan Polsek Rayon Kota di pimpin Wakapolres Magetan, Gabungan Rayon Maospati dipimpin Kabagops Polres Magetan, dan Gabungan Polsek Rayon Kawedanan di pimpin Kabagsumda Polres Magetan.

Lokasi yang dirazia antara lain Kafe Kiss di jalan Bangka, dilanjut ke warung-warung di Pasar Sayur Magetan.Di lokasi Kafe Kiss petugas tidak menemukan adanya miras maupun pengunjung yang melakukan tindakan penyalahgunaan Narkotika.

Tidak hanya terhadap pengunjung kafe, karyawan kafe juga tidak luput dari pemeriksaan terkait Kartu Tanda Penduduk  (KTP) serta Narkoba dan miras. Namun tidak ditemukan adanya karyawan maupun pengunjung tidak membawa KTP.

Namun, pada hari Minggu (21/6/2015), aparat Polres Magetan berhasil  mengamankan pelaku mesum di Hotel Tentrem Magetan dan warung remang-remang Desa Maron Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan.

Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora melalui Kabag Ops, Kompol Juwadi menjelaskan bahwa operasi pekat ini terus dilaksanakan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan 2015.

“Operasi ini guna menciptakan suasana kondusif di Bulan Suci Ramadan serta upaya memerangi segala bentuk penyakit masyarakat,” ujarnya seperti dikutip Madiun Pos di situs resmi polresmagetan.com, Senin (22/5/2015).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom