Razia Gabungan Di Rutan Wates, Petugas Temukan Benda Terlarang

Kepala Rutan Kelas II B Wates Deny Fajariyanto mengatakan razia gabungan dilakukan untuk meminimalisir terjadinya peredaran narkotika

 
Petugas Rutan Kelas II B Wates saat menggelar razia pada Rabu (22/9/2021). (Istimea-Rutan Wates Kulonprogo)

SOLOPOS.COM - Petugas Rutan Kelas II B Wates saat menggelar razia pada Rabu (22/9/2021). (Istimea-Rutan Wates Kulonprogo)

Solopos.com, KULONPROGO — Rutan Kelas II B Wates kembali menggelar razia pada Rabu (22/9/2021), petugas menemukan benda terlarang yang seharusnya tidak beredar seperti koin dan potongan sikat gigi. Tidak hanya razia, tes urin acak juga dilakukan kepada penghuni rutan.

Kepala Rutan Kelas II B Wates Deny Fajariyanto mengatakan razia gabungan dilakukan untuk meminimalisir terjadinya peredaran narkotika. Maupun beredarnya benda-benda terlarang di rutan. Razia gabungan dilakukan bersama dengan Polri, BNNP DIY, TNI, jajaran divisi PAS Kanwil Kemenkumham DIY, dan petugas Rutan Wates.

Dikatakan Deny, razia merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh jawatannya sebagai bentuk pencegahan peredaran narkotika. Serta, untuk menekan gangguan keamanan dan ketertiban.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Di Bantul Dinilai Rendah, Ini Penjelasan Dinkes

Upaya penyitaan barang-barang yang tidak sesuai dengan aturan dilakukan. Sebagai upaya mewujudkan Rutan Wates Kulonprogo yang bersih dari narkoba (BERSINAR) juga dilakukan.

“Dalam kegiatan razia hari ini, petugas menyita sejumlah uang koin, tutup deodorant dan potongan sikat gigi. Barang-barang hasil razia petugas tersebut untuk selanjutnya akan diserahkan ke bagian keamanan. Untuk di inventarisir dan dimusnahkan,” kata Deny pada Rabu (22/9/2021).

Kegiatan razia merupakan agenda rutin yang dilakukan sebagai bentuk upaya P4GN di lingkungan pemasyarakatan khususnya Rutan Kelas II B Wates Kulonprogo. Sebelumnya, Rutan Wates telah melaksanakan koordinasi dengan BNNP DIY. Juga Polres Kulonprogo dan Kodim 0731 Kulonprogo dalam pelaksanaan kegiatan razia gabungan ini.

Baca juga: Warga Bisa Urus Dokumen Ini, Di Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri Kulonprogo

Tes Urin Rutan Wates Kulonprogo

“Petugas gabungan yang dibagi menjadi empat tim melakukan razia di semua blok hunian Rutan Wates, Kulonprogo. Dalam melakukan pemeriksaan ke kamar hunian, diawali dengan mengeluarkan warga binaan yang ada di kamar. Kemudian dilakukan penggeledahan badan. Lalu. Petugas memeriksa isi kamar untuk menggeledah barang-barang terlarang yang disimpan warga binaan,” ujar Deny.

Tak hanya razia, namun tes urin juga dilakukan secara acak kepada warga binaan dan petugas. Sebanyak 30 warga binaan dan 30 Petugas Rutan dipilih untuk melakukan tes urin. WBP berasal dari beberapa sel dan ruangan yang berbeda. Dari tes urin yang dilaksanakan secara acak ini. Semua hasilnya negatif dan tidak ada indikasi pemakaian obat obatan terlarang atau narkoba.

“Pelaksanaan razia telah memperhatikan protokol pencegahan penularan Covid-19. Sebelum melakukan razia, petugas mencuci tangan, pemerikasaan suhu tubuh dan pemakaian masker juga dilakukan. Kegiatan berjalan dengan aman dan tertib,” imbuh Deny dikutip dari Harian Jogja.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Terungkap! Mahasiswi di Sleman Minum Racun Tikus Gegara Tugas Kuliah

Mahasiswi di Sleman yang ditemukan meninggal dunia di kamar indekos diduga melakukan bunuh diri dengan cara minum racun tikus.

Diduga Minum Racun Tikus, Mahasiswi di Sleman Ditemukan Meninggal

Seorang mahasiswi perguruan tinggi swasta di Sleman, Yogyakarta diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun tikus.

Siap-Siap! 31 Objek Wisata di Kulonprogo Akan Dibuka, Ini Daftarnya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo bersiap membuka 31 objek wisata andalannya secara terbatas.

Mau ke Pantai di Bantul? Cek Dulu Jadwal Ganjil Genap di Objek Wisata

Pemkab Bantul sudah menerapkan kebijakan ganjil genap kendaraan di sejumlah objek wisata ikonik di Kabupaten Bantul.

Pilu, 4 Tahun Asmara Nani Satai Beracun Digantung Aiptu Tomi

Terdakwa kasus satai beracun, Nani Aprilliani Nurjaman, pilu mendengar pernyataan Aiptu Tomi, yang hadir sebagai saksi pada persidangan kasus satai beracun di PN Bantul, Kamis (21/10/2021).

Selang 18 Menit, Gempa M 4,8 Guncang Laut Selatan Yogyakarta

Gempa bumi juga terjadi di laut selatan Yogyakarta, tepatnya di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (22/10/2021) pukul 09.39 WIB.

Banjir Lahar Merapi Mengintai, BPBD Sleman Tambah Sensor EWS

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Sleman mewaspadai potensi banjir lahar hujan Merapi saat cuaca ekstrem.

Dorong Pemulihan Ekonomi, 4.500 PKL dan Warung di Bantul Terima Bantuan

Kodim 0729 Bantul menyalurkan bantuan tunai untuk 4.500 PKL dan warung di Kabupaten Bantul pada Rabu (13/10/2021) untuk mendorong pemulihan ekonomi.

Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Gunungkidul Tak Ditahan, Kok Bisa?

Seorang pria di Gunungkidul, Yogyakarta ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencabulan terhadap anak tiri hingga hamil.

Duh! Pelaku Perusakan Bus Arema FC Masih di Bawah Umur & Tenggak Miras

Pelaku perusakan bus milik Arema FC di sebuah hotel di Kota Jogja yang diringkus polisi masih di bawah umur dan dipengaruhi minuman keras (miras).

Sambil Menahan Tangis, Ini Pesan Nani Satai Beracun untuk Aiptu Tomi

Terdakwa Satai Beracun, Nani Aprilliani Nurjaman, menahan tangis sembari menyampaikan terima kasih kepada Aiptu Tomi atas cinta, kasih sayang, tetapi menyimpan kebohongan.

Bus Arema FC Dirusak, Pelaku Bawa Spanduk 'Persebaya Ekstrem'

Bus pemain Arema FC yang terparkir di sebuah hotel di Kota Jogja dirusak sejumlah orang yang diduga oknum Persebaya Surabaya.

Geger! Bayi Laki-Laki dalam Kardus di Teras Panti Asuhan Anak Siapa?

Penghuni Panti Asuhan Yapitu di Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul gempar, Rabu (20/10) malam, karena kardus misterius di kursi teras berisi bayi laki-laki.

Pelaku Tabrak Lari di Sleman Belum Ditetapkan Tersangka, Kok Bisa?

Seorang perempuan menjadi korban kecelakaan tabrak lari di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Pelaksanaan PTM Tingkat SMP Di Kulonprogo Sudah 90 Persen

Capaian angka sebesar 90 persen untuk pelaksanaan PTM di level SMP menjadi angin segar dunia pendidikan di Kulonprogo.

Besok, Sekolah-Sekolah di Sleman yang Gelar PTM akan Di-Swab

Disdik Sleman akan menggelar sampling tes swab bagi siswa dan guru di sekolah yang menggelar PTM. Tes swab ini akan digelar di tiga kapanewon (kecamatan).