Ratusan Buku Belanda di Museum Radya Pustaka Jarang Dibaca, Ini Isinya

 Pengelola perpustakaan menata almari buku berbahasa Belanda koleksi Radya Pustaka di Museum Radya Pustaka, Sabtu (21/5/2022). (Solopos.com/Siti Nur Azizah)

SOLOPOS.COM - Pengelola perpustakaan menata almari buku berbahasa Belanda koleksi Radya Pustaka di Museum Radya Pustaka, Sabtu (21/5/2022). (Solopos.com/Siti Nur Azizah)

Solopos.com, SOLO — Perpustakaan Museum Radya Pustakan memiliki ratusan koleksi buku berbahasa Belanda. Buku-buku yang jumlahnya ratusan ini jarang tersentuh dan dibaca karena kurang diminati pengunjung. Meski demikian, kondisi buku-buku lawas tersebut masih terjaga.

Edukator Museum Radya Pustaka, Sumarni Wijayanti, mengatakan ada satu lemari berukuran 3,5 meter yang hanya berisi buku berbahasa Belanda. Buku-buku tersebut terbitan sekitar tahun 1.800-an. Kebanyakan menceritakan tentang budaya di Indonesia.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Selain berbahasa Belanda murni, ada juga koleksi buku perpaduan bahasa Belanda dan aksara Jawa. Seperti buku karangan A. B. Cohen Stuart yang berjudul Bataviaasch Genootschap dengan 392 halaman yang diterbitkan tahun 1860.

“Buku-buku ini [berbahasa Belanda] paling banyak menceritakan budaya-budaya yang ada di Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, semua ada. Tapi memang kebanyakan budaya Jawa,” paparnya saat ditemui Solopos.com di Perpustakaan Radya Pustaka, Sabtu (21/5/2022).

Buku-buku yang dipajang di lemari kaca itu rata-rata tebalnya 7 cm hingga 8 cm. Bahkan ada buku yang lebarnya 30 cm × 40 cm.
“Kalau buku ini [buku yang lebar 30 cm × 40 cm] menceritakan tentang budaya Kabupaten Deli, Sumatra Utara,” terang Sumarni sembari mengambilkan buku yang berjudul Deli In Woord En Beeld.

Baca Juga: Museum Radya Pustaka Punya Injil Aksara Jawa, Usianya Ratusan Tahun

Sebagai informasi, koleksi buku di perpustakaan Radya Pustaka didominasi bahasa Jawa, Indonesia, dan Belanda. “Kalau yang bahasa Inggris malah jarang sekali, kebanyakan Belanda kalau dari luar,” terangnya.

Staff Teknis Museum Radya Pustaka, Bangkit Supriyadi, mengatakan buku-buku tua dirawat dengan fumigasi setahun sekali. Ini untuk mematikan ngengat atau serangga buku.

“Perawatannya difumigasi atau pengasapan, biasanya satu tahun sekali, bisa memakan waktu tiga hari. Jadi tekniksnya, petugas-petugas yang ada di perpustakaan pada pindah ke kantor dulu. Ruangannya ditutup agar kedap udara saat difumigasi,” jelasnya Bangkit.

Baca Juga: Napak Tilas MN VI: Radya Pustaka Solo, Thiong Ting, dan Astana Oetara

Selain fumigasi, kata Bangkit perawatan bisa dengan freezer, sayangnya sistem freezer membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
“Di setiap pojokan lemari juga dikasih kapur barus, kan kalau bau wangi-wangi serangga-serangga itu pada mati,” terangnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Isu Pelecehan Seksual JKT48 di Mal Sukoharjo, Ini Tanggapan Pihak JKT48

The Park Mall melalui Bussiness and Marketing Director The Park Mall, Danny Johannes membantah kasus dugaan pelecehan seksual dalam acara konser tur JKt48 bertajuk 10th Anniversary Tour di The Park Mall

Asyik! Gibran Akan Tambah Rute Bus BST Sampai Alun-Alun Karanganyar

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan akan menambah rute layanan bus BST Solo sampai ke alun-alun di pusat kota Karanganyar.

Manajemen The Park Mall Solo Baru Bantah Isu Pelecehan Seksual JKT48

The Park Mall melalui Bussiness and Marketing Director The Park Mall, Danny Johannes membantah kasus dugaan pelecehan seksual dalam acara konser tur JKt48 bertajuk 10th Anniversary Tour di The Park Mall

Gubernur Didesak Ambil Kebijakan Untuk Nasib 8 Siswa di Sragen

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, diminta mengambil kebijakan untuk menentukan nasib delapan siswa yang namanya tiba-tiba hilang di daftar PPDB SMAN1 Gondang, Sragen.

Maling Obrak-abrik Ladang Sayuran Petani di Matesih Karanganyar

Tanaman kol dan cabai di ladang petani Matesih, Kabupaten Karanganyar, jadi sasaran pencurian yang diketahui Minggu (3/7/2022). Kejadian ini bukan kali yang pertama.

Warga Grogol Korban Pantai Drini Dikenal Ramah dan Sederhana

Warga asal Dusun Jetis, Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Rini Hastuti, yang meninggal dunia saat wisata di Pantai Drini dikenal ramah dan sederhana.

Nama 8 Siswa Sragen Hilang, Panitia PPDB: Kode Pembajak dari Jatim

Panitia PPDB 2022 Provinsi Jawa tengah mendeteksi ada orang lain yang menggunakan akun milik calon siswa yang namanya hilang. Dari alamat IP, diketahui kodenya dari Jawa Timur.

Sudah Dimulai, Kontraktor Ungkap Skenario Pengerjaan Jembatan Mojo Solo

Kontraktor proyek rehab Jembatan Mojo, Solo, membeberkan skenario pengerjaan jembatan penghubung Solo dengan Sukoharjo tersebut.

Nama 8 Siswa di Sragen Tiba-Tiba Menghilang, Sekolah Lapor ke Provinsi

Nama delapan calon siswa SMAN 1 Gondang Sragen mendadak hilang dari daftar PPDB 2022 sekolah tersebut. Diduga ada orang yang membatalkan pendaftaran delapan siswa tersebut.

Tragis! Anak Semata Wayang Korban Pantai Drini Sebentar Lagi Menikah

Putra semata wayang wisatawan asal Grogol, Sukoharjo, yang menjadi korban terseret ombak di Pantai Drini, Gunungkidul, berencana menikah akhir bulan ini.

Ssstt...Bakal Ada Universitas Baru Lagi di Karanganyar Lur

Kabupaten Karanganyar akan kedatangan universitas baru. Pemkab tengah menyiapkan lahan 10 hektare untuk pembangunan gedung universitas negeri tersebut.

Ada 2 Event Internasional Di Solo, 796 Personel Keamanan Dikerahkan

Polresta Solo siap menerjunkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan dua event internasional yakni pertemuan G20 dan ASEAN Paragames, Juli ini.

Ternyata Tak Boleh Beri Nama Anak Cuma Satu Kata, Ini Kata Disdukcapil

Disdukcapil Karanganyar meminta warga untuk tidak memberi nama anak mereka dengan hanya satu kata. Ada aturan yang melarang memberi anak dengan hanya satu kata.

Jadi Daerah Wabah PMK, Boyolali Perpanjang Penutupan Pasar Hewan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali memutuskan untuk memperpanjang penutupan seluruh pasar hewan. Menyusul adanya penetapan Boyolali sebagai Daerah Wabah PMK.

Gibran Soal Pelecehan Seksual Personel JKT 48: Protesnya Ke Saya Semua!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku mendapat protes dari banyak pihak soal kasus pelecehan seksual yang dialami personel JKT48 saat konser di The Park Mall Solo Baru, Sukoharjo.

Pemkab Karanganyar Bagi-Bagi 20 Domba Kurban, Siapa yang Dapat?

Pemkab Karanganyar kembali akan membagi-bagi hewan kurban ke sejumlah daerah dan lembaga. Hewan kurban yang dibagi-bagi berupa domba.