Kondisi SDN Curahkalong 5 di Jember yang atapnya ambrol. (Antara)

Solopos.com, JEMBER -- Kejadian atap SD ambruk kembali terjadi di wilayah Jawa Timur. Kali ini atap sekolah ambruk terjadi di SDN Curahkalong 5 di Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember.

Atap ruang kelas III itu jebol karena kayu penopangnya rapuh. "Atap ruang kelas III ambruk saat gerimis, dengan kondisi bangunan yang rapuh, atap ruang kelas tersebut langsung ambruk," kata Kepala SDN Curahkalong 05, Wahyono, di Desa Curahkalong, Jumat (10/1/2020), seperti dilansir Antara.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut karena terjadi sore hari di mana siswa dan guru sudah pulang.

Wahyono mengatakan bangunan ruang kelas itu memang sudah rapuh sehingga sekolah memindahkan kegiatan belajar siswa kelas III ke ruang lain guna menghindari ancaman bahaya.

Ruang kelas tersebut dibangun pada 1986. Pihak sekolah sudah mengajukan usulan perbaikan gedung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. "Sudah disurvei, namun hingga kini belum jelas kapan ruang kelas tersebut diperbaiki," katanya.

Ambruknya atap ruang kelas SDN Curahkalong 5 menambah daftar panjang ruang kelas sekolah yang rusak di Kabupaten Jember.

"Saya sudah mendapat informasi terkait ambruknya SDN Curahkalong 5 dan bangunan tersebut memang kondisinya sudah rapuh, namun sekolah tersebut belum masuk dalam daftar sekolah yang diperbaiki pada 2019 dan akan kami usulkan," kata Kepala Dinas Pendidikan Jember, Edy Budi Susilo.

Ia mengimbau pengelola sekolah memperhatikan kondisi bangunan ruang kelas dan tidak menggunakan ruang kelas yang sudah rusak parah, apalagi selama musim hujan, saat hujan kadang datang bersama angin kencang.

Sebelum ini, kejadian ambrol atap sekolah terjadi di SD Negeri Keting 2 dan SD Negeri Selodakon 3 di Jember.

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten