Raperda Pesantren Usulan NU-Muhammadiyah Jadi Inisiatif DPRD Sragen

Raperda Pondok Pesantren masuk Program Pembentukan Perda (Propemperda) DPRD Sragen 2022.

 Gapura Gedung DPRD Sragen di tepi Jl. Raya Sukowati Timur, Sine, Kecamatan Sragen Kota, Kabupaten Sragen, Jateng. (Solopos-Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Gapura Gedung DPRD Sragen di tepi Jl. Raya Sukowati Timur, Sine, Kecamatan Sragen Kota, Kabupaten Sragen, Jateng. (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN—Usulan Perda Pesantren dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah akhirnya diputuskan menjadi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD Sragen.

Raperda tersebut masuk Program Pembentukan Perda (Propemperda) DPRD Sragen 2022.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Penjelasan itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Sragen, dr. Aris Surawan, kepada Solopos.com, Kamis (15/9/2022).

Keputusan Perda Pesantren menjadi inisiatif DPRD tersebut sebagai respons atas desakan tokoh-tokoh ormas Islam di Sragen. Aris yang juga anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) menjelaskan sebenarnya Raperda Pesantren itu sudah masuk dalam Propemperda DPRD Sragen 2022.

Dia menerangkan Propemerda itu merupakan instrumen perencanaan program pembentukan perda yang disusun secara terencana, terpadu, dan sistematis.

“Sekitar Desember 2021 lalu, Bapemperda sudah menyampaikan 18 raperda yang akan dibahas DPRD selama 2022, salah satunya Raperda Pesantren. Naskah akademik [NA] raperda tersebut juga sudah selesai dikerjakan akademisi dan siap menjadi rujukan dalam pembahasan raperda,” kata Aris.

Dia menyebut ada tiga jenis raperda, yakni raperda reguler terkait dengan APBD, raperda delegatif terkait dengan adanya UU atau peraturan pemerintah baru, dan raperda karena kebutuhan yang mendesak.

Dia menilai Raperda Pesantren merupakan jenis raperda kedua dan ketiga. Dia mengungkapkan landasan yuridis Raperda Pesantren itu berupa UU No. 18/2019 tentang Pesantrean dan tiga peraturan menteri agama.

“Landasan filosofisnya sejak dulu kala, sebelum kemerdekaan, pesantren berkontribusi kuat dan signifikan dalam pendidikan di Indonesia. Para santri dan kiai juga berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia,” katanya.

Secara sosiologis, Aris menerangkan di Sragen terdapat 25.000 santri yang menyebar di 178 pondok pesantrean (ponpes).

Dia mengatakan mereka membutuhkan kehadiran dan perhatian pemerintah daerah dalam wujud sinergitas dan fasilitasi pengembangan pesantren untuk peningkatan kualitas pesantren dalam mengemban fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Dia berharap raperda pesantren akan memberikan recognisi atau pengakuan, afirmasi atau penguatan, dan fasilitasi bagi ponpes-ponpes di Sragen.

Dia mengungkapkan raperda itu akan dibahas dalam masa sidang September-Desember 2022.

“Masukan tokoh-tokoh ormas Islam, tokoh Islam, para kiai , asatidz, santri, dan semua stakeholder sangat diharapkan. Semua masukan itu bisa disampaikan dalam public hearing,” kata dia.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas air mata hingga mengakibatkan penghirupnya mengalami asfiksia diduga menjadi penyebab utama jatuhnya ratusan korban jiwa pada tragedi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Berita Terkini

      Stok Darah PMI Sragen Hari Ini 5 Oktober 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Sragen hari ini, Rabu (5/10/2022), bisa disimak di sini.

      Ustaz Adi Hidayat akan Isi Pengajian Muktamar Muhammadiyah Solo Akhir Pekan Ini

      Tabligh Akbar itu bakal diikuti warga persyarikatan Muhammadiyah se-Soloraya secara daring dan luring. Diperkirakan ada 100.000 jemaah yang bakal mengikuti acara.

      Agenda Solo Hari Ini: Fashion Show By Sosialita di SBF, Krenova di STP

      Agenda Kota Solo hari ini, Rabu (5/10/2022), akan ada Fashion Show By Sosialita di Solo Batik Fashion, Krenova Subosukawonosraten di Solo Technopark dan wayang orang di GWO Sriwedari.

      Stok Vaksin Covid-19 di Solo Habis, Ini Langkah Wali Kota Gibran

      Stok vaksin Covid-19 di Solo habis sejak awal Oktober dan sudah mengajukan stok ke Dinkes Jateng

      Tekan Inflasi, Klaten Galakkan Tanam Sejuta Pohon Cabai

      Pemkab Klaten menggalakkan menanam sejuta pohon cabai sebagai upaya menekan inflasi.

      Berlokasi di Perbatasan Sukoharjo-Karanganyar, Pasar Sedayu Milik Sukoharjo

      Pasar Sedayu terdapat 34 pedagang kios dan 132 pedagang los yang mayoritas menjajakan busana, bahan makanan berupa sayuran, makanan ringan, dan kebutuhan pokok, serta hewan ternak.

      Kepiting Jadi Program Andalan Puskesmas Juwangi Boyolali Tekan Angka Stunting

      Program Kepiting bertujuan memantau dan mengendalikan angka stunting di Kecamatan Juwangi.

      Kabel PT Telkom Senilai Puluhan Juta Rupiah Dicuri, Begini Cara Pelaku Beraksi

      Sindikat pencuri kabel Telkom membawa beragam peralatan seperti linggis, kapak, pasak hingga balok kayu untuk mempermudah mengangkat gulungan kabel.

      HUT Ke-77 TNI, Kodim 0726/Sukoharjo Undang Tukang Becak Makan Bersama

      Dalam rangka memperingati HUT ke-77 TNI, Kodim 0726/Sukoharjo mengundang tukang becak, pemulung, penyapu jalanan, dan petugas kebersihan makan bersama.

      Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini: Berawan lalu Gerimis saat Sore

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Rabu (5/10/2022), diprediksi berawan saat pagi hingga siang kemudian hujan dengan intensitas ringan saat sore.

      Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini: Aman! Berawan Pagi hingga Malam

      Prakiraan cuaca Sukoharjo hari ini, Rabu (5/10/2022) diprediksi berawan sepanjang hari menurut BMKG.

      Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 5 Oktober 2022, Lebih Bersahabat

      Informasi mengenai prakiraan cuaca Sragen hari ini, Rabu (5/10/2022), bisa Anda baca pada artikel ini.

      Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini 5 Oktober 2022, Dominan Berawan

      Info lengkap prakiraan cuaca Karanganyar hari ini, Rabu (5/10/2022), bisa Anda simak di sini.

      Prakiraan Cuaca Solo Rabu 5 Oktober: Berawan Sepanjang Hari dan Tidak Hujan

      Prakiraan cuaca Kota Solo pada Rabu (5/10/2022) ini menurut prakiraan cuaca dari BMKG akan berawan sepanjang dan tidak ada potensi hujan.

      Prakiraan Cuaca Klaten Hari Rabu Ini: Berawan Sepanjang Hari

      Prakiraan cuaca Klaten hari ini Rabu 5 Oktober 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.