Joko Widodo dan Jusuf Kalla. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)

Solopos.com, JAKARTA -- Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) mengunjungi Kantor Transisi Jokowi-JK untuk membicarakan tentang politik anggaran di parlemen Kamis (28/8/2014) sore ini. Deputi Kantor Transisi Hasto Kristiyanto mengatakan JK diminta untuk bicara tentang celah pos anggaran yang sedang dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR supaya bisa dimasuki program pemerintahan Jokowi-JK.

"Mempersiapkan agenda-agenda di DPR sehingga lebih banyak dengan fraksi yang ditugaskan di banggar," kata Hasto Kristiyanto di Kantor Transisi Jokowi-JK Jakarta, Kamis (28/8/2014).

Sebelumnya rapat Banggar RAPBN 2015 yang seharusnya berlangsung Rabu (27/8/2014) ditunda pada Senin (1/9/2014) karena pada hari yang sama Joko Widodo bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Masih ada waktu empat hari untuk mencari ruang pembahasan RAPBN tim Jokowi-JK dengan anggota banggar supaya programnya berjalan mulus.

Hasto telah menyiapkan simulasi realokasi anggaran dalam RAPBN 2015 misalnya anggaran desa yang dialokasikan Rp9 triliun ditingkatkan menjadi Rp63 triliun dengan memperhatikan Undang-Undang Desa.

"Kami melakukan simulasi itu ditingkatkan, tapi ini kan masih simulasi. Tapi arah yang harus ingin diciptakan, kami betul-betul memperhatikan bahwa politik anggaran Jokowi-JK menempatkan skala prioritas untuk ekonomi rakyat," ujar Hasto.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten