Rangkaian Amalan Doa Sebelum Berangkat Haji, Diawali Salat Sunah

Berikut ini terdapat serangkaian doa sebelum berangkat haji maupun umrah, yang diawali dengan salat sunah dua rakaat.

Nugroho Meidinata - Solopos.com
Rabu, 25 Mei 2022 - 09:13 WIB

SOLOPOS.COM - Jemaah calon haji menunggu jadwal keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Moch. Asim)

Solopos.com, SOLO — Apa doa yang dibaca sebelum berangkat haji?

Ibadah haji sebentar lagi tiba. Kurang beberapa bulan lagi, umat muslim yang terpilih akan menunaikan rukun Islam terakhir tersebut.

Sebelum melakukan ibadah haji, calon jemaah haji disarankan untuk melakukan salat sunah dua rakaat.

Baca Juga: Ternyata Ini Letak Titik 0 KM Wonogiri, Bukan di Alun-alun!

Kemudian, salat sunah tersebut ditutup dengan doa sebelum berangkat haji maupun umrah, sebagaimana dijelaskan Nahdlatul Ulama dalam situs resminya, NU online.

Rangkaian Amalan dan Doa Sebelum Berangkat Haji atau Umrah

1. Salat sunah dua rakat

Dalam salat sunah ini, rakaat pertama membaca Surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan Surat Al-Kafirun.

Di rakaat kedua, calon jemaah haji membaca Surat Al-Fatihah dan dilanjut dengan Surat Al-Ikhlas.

Baca Juga: SMA Tertua di Indonesia Ternyata ada di Jawa Tengah, Ini Lokasinya!

2. Membaca Ayat Kursi

Allaahu laa ilaaha illaa huw, al-hayyul-qayyuum, laa ta`khudzuhuu sinatuw wa laa na’um, lahuu maa fis-samawati wa ma fil-ardli, man dzalladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi`idznih, ya’lamu maa baina aidihim wa maa khalfahum, wa laa yuhiithuuna bisyai`im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa`, wasi’a kursiyyuhus-samaawaati wal-ardlo, wa laa ya`uuduhuu hiifdhuhumaa, wa huwal-‘aliyyul-‘adhim.

Artinya: Allah, tiada yang layak disembah kecuali Dia yang hidup kekal lagi berdiri sendiri. Tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberikan syafa’at di sisi-Nya kecuali dengan izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu dari ilmu-Nya kecuali apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat menjaga keduanya. Dia maha tinggi lagi maha agung.

Baca Juga: Doa Ketika Melihat Ka’Bah, Dibaca Pas Haji atau Umrah

3. Membaca Surat Quraisy

Li ilaafi quraisy iilaafihim rihlatasy-syitaa’i wa saiif falya’budu rabba haazal-bait allazii at’amahum min ju’iw wa aamanahum min khauf.

Artinya: Karena kebiasaan orang-orang Quraisy, (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas, Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka’bah), Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.

Baca Juga:  Diklaim Masih Ada, Apa Sih Beda Harimau Jawa dan Sumatra?

4. Doa Memohon Penguatan Perjalanan

Allahumma ilayka tawajjahtu, wa bika‘tashamtu. Allahummakfini ma ahammani wa ma lam ahtamma bihi. Allahumma zawwidnit taqwa, waghfir li dzanbi.

Artinya: Ya Allah, hanya kepada-Mu aku menghadap. Hanya dengan-Mu aku berpegang. Ya Allah, cukupilah aku akan apa yang membimbangkanku dan apa yang tidak membimbangkanku. Ya Allah, berilah aku ketakwaan sebagai bekal. Ampunilah dosaku.

Baca Juga:  Jadi Kota Tertua di Jawa, Ternyata Salatiga Punya Kuliner Zaman Mataram

5. Doa Memohon Kemudahan dan Penitipan Atas Segala yang Ditinggalkan

Allahumma bika asta’inu, wa ‘alayka atawakkalu. Allahumma dzallil li shu’ubata amri, wa sahhil ‘alayya masyaqqata safari, warzuqni minal khayri aktsara min ma athlubu, washrif ‘anni kulla syarr. rabbisyrah li shadri, wa nawwir qalbi, wa yassir li amri. Allahumma inni astahfizhuka wa astawdi’uka nafsi wa dini wa ahli wa aqaribi wa kulla ma an’amta bihi ‘alayya wa ‘alayhim min akhiratin wa duniya, fahfazhna ajma’ina min kulli su’in ya karim.

Artinya: Ya Allah, hanya kepada-Mu aku memohon pertolongan dan hanya kepada-Mu aku pasrah. Ya Allah, turunkanlah kesulitan urusanku. Mudahkanlah beban kesulitan perjalananku. Karuniakanlah aku sebagian dari kebaikan lebih banyak dari yang kuminta. Palingkanlah segala keburukan daripadaku. Tuhanku, lapangkanlah dadaku. Terangilah hatiku. Mudahkanlah urusanku. Ya Allah, aku meminta penjagaan dan menitipkan diriku, agamaku, keluarga, kerabatku, dan semua yang Kauanugerahkan kepadaku dan kepada mereka baik dunia maupun akhirat. Pelihaalah kami semua dari segala kejahatan wahai Tuhan yang pemurah.

Baca Juga:  Diyakini Masih Ada, Bagaimana Wujud Harimau Jawa?

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif