Tutup Iklan
Sergio Ramos (Reuters-Gonzalo Fuentes)

Solopos.com, MADRID — Kapten Real Madrid, Sergio Ramos, terancam absen di dua laga Liga Champions berikutnya jika terbukti sengaja mencari kartu kuning saat melawan Ajax Amsterdam di leg I babak 16 besar, Kamis (14/2/2019) dini hari WIB. Kartu kuning yang didapatnya seusai melanggar Kasper Dolberg dituding hanya menjadi siasat agar dia bersih dari akumulasi kartu apabila Madrid lolos ke babak perempatfinal.

Ramos tiba-tiba melanggar Dolberg ketika Madrid telah unggul 2-1 dan waktu menunjukkan menit ke-89. Aksi itu dinilai janggal karena bola sebenarnya sudah jauh dari Dolberg. Wasit pun mencabut kartu kuning untuk Ramos yang artinya dia harus absen di leg II babak 16 besar di Santiago Bernabeu, 5 Maret 2019.

Ini karena sang bek sudah mengumpulkan tiga kartu kuning. Secara tersirat, Ramos sempat mengakui kartu kuning itu merupakan strateginya karena Madrid berpotensi mendapat lawan yang lebih berat apabila lolos ke babak perempatfinal.

“Bukan memandang remeh lawan, tapi kadang Anda harus mengambil keputusan seperti ini dan itulah yang saya lakukan,” ucap Ramos dalam wawancaranya dengan El Chiringuito TV seusai pertandingan.

Namun bek 32 tahun itu mendadak merevisi pernyataannnya lewat akun Twitter-nya. Eks pemain Sevilla itu membantah sengaja mencari kartu kuning di leg I. “Saya ingin memastikan bahwa tuduhan itu lebih menyakitkan dari apapun. Saya tidak sengaja mendapat kartu, sebagaimana saya juga tidak melakukannya saat menghadapi Roma di pertandingan sebelumnya,” kata dia.

Dilansir Daily Mail, Ramos terancam hukuman larangan bertanding minimal dua pertandingan apabila terbukti sengaja mendapat kartu kuning. Itu berarti sang pemain bisa absen hingga perempat final andai Los Blancos sukses melewati hadangan Ajax. Jika merunut sepak terjang Ramos, bukan kali ini saja dia dianggap sengaja mencari kartu.

Pada 2010 dia dituding mencari kartu kuning ketika Madrid sudah unggul 4-0 melawan Ajax dan dipastikan lolos ke babak 16 besar. Ketika itu Ramos dikabarkan mendapat instruksi langsung dari Jose Mourinho di pinggir lapangan. Ramos akhirnya dijatuhi denda tapi tetap boleh tampil di fase gugur.

Hal serupa kembali terjadi di tahun 2013 saat Ramos dkk. bertanding melawan Galatasaray. Belum diketahui apakah UEFA akan melakukan penyelidikan atas kasus terbaru sang pemain. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten