Tutup Iklan

Ramalan Jayabaya Soal Kiamat, Ini Tanda-Tandanya

Ramalan Jayabaya pada masa lampau menjelaskan tanda-tanda kiamat, salah satunya ditandai dengan maraknya seks bebas.

 Ilustrasi ramalan Raja Jayabaya (Sumber: Okezone.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi ramalan Raja Jayabaya (Sumber: Okezone.com)

Solopos.com, KEDIRI — Jayabaya adalah Raja Kerajaan Kediri yang dikenal dengan kemampuannya meramal masa depan. Oleh masyarakat Jawa tradisional, Jayabaya dianggap memiliki ketajaman intuitif yang kuat atau dikenal dengan sebutan kawaskitan. Salah satu hal yang tercatat dalam ramalan Jayabaya adalah kiamat.

Berdasarkan catatan sejarah, Jayabaya dianggap mempunya aji penerawangan ke depan terhadap sesuatu yang dikenal dengan kesaktian futurologi di mana secara ilmu batin, dia dapat menerawang kejadian di masa yang akan datang.

Dilansir dari Okezone.com, Kamis (25/11/2021), Pengageng Kedaton Nusantara, P.N.A Masud Thoyib Adiningrat, menceritakan bahwa kepiawaian Jayabaya yang dikenal sebagai sang Ratu Adil ini dalam hal kawaskitan dan futurologi ini tidak lepas dari seorang pendeta bernama Maulana Ali Samsuyen dari Rum atau Turki

Diceritakan Jayabaya belajar dari sosok pendeta tersebut yang memang pandai meramal dan mengetahui hal yang belum terjadi. Hasil pembelajarannya dengan pendeta dari Rum tersebut membuat Jayabaya menulis surat yang dikenal dengan Serat Jangka Jayabaya. Dalam surat tersebut, dia menuliskan banyak ramalan tentang hal-hal yang akan terjadi di masa yang akan datang di mana hampir semua ramalannya benar terjadi.

Baca Juga: Gandatapa, Peninggalan Majapahit di Lereng Gunung Slamet

Ramalan itu di antaranya adalah tentang perkembangan jaman, seperti keberadaan kereta berjalan tanpa kuda (mobil dan kereta api), tanah Jawa berkalung besi (rel kereta  Api), perahu terbang di atas angkasa (maskapai penerbangan dan pesawat luar angkasa) dan sungai tanpa sumbernya (sungai buatan).

Ramalan tentang peradaban manusia yang semakin merosot juga tertulis, seperti maraknya seks bebas di kalangan pemuda dan pemudi hingga menyebabkan meningkatnya kehamilan di luar nikah, banyak juga yang mulai menentang agama, rasa kemanusiaan mulai luntur hingga gaya disorientasi yang semakin marak, salah satunya adalah LGBTQ.

Jika melihat pandangan hari kiamat beberapa kitab suci, hal-hal terkait kemerosotan akhlak dan rasa kemanusiaan pada manusia tercatat sebagai salah satu tanda-tanda menuju hari kiamat. Dalam versi ramalan Jayabaya, tanda-tanda menjelang hari kiamat ini disebutkan secara spesifik yang terlihat jelas pada kehudupan berkemanusiaan saat ini

Baca Juga: Geo Dipa Realisasikan Tajak Sumur Pertama di Dieng Unit Dua

Masud Toyib dalam hal ini menafsirkan bahwa dalam ramalan terkait tanda-tanda hari kiamat versi Jayabaya mengisyaratkan bahwa dunia akan memasuki zaman di mana semua akan terbalik dari tatanan hidup sebelumnya. Seperti kejahatan yang sudah dianggap biasa, kebaikan dilupakan dan lebih mementingkan harta, hingga masa pemburitan (LGBTQ) di mana sudah hal biasa jika sesama jenis saling menyukai (homoseksual) hingga pria berpakaian seperti wanita dan begitupun sebaliknya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Solopos Hari Ini: Menanti Larangan Bisnis Daging Anjing

Desakan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menerbitkan larangan konsumsi daging anjing kembali menyeruak. Solo dinilai lamban menindak praktik perdagangan daging anjing yang identik dengan penyiksaan.

Kejari Papua Dilaporkan ke Bareskrim Atas Tuduhan Pemalsuan Data

Menurut dia, dokumen yang diduga dipalsukan itu digunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengeksekusi mantan Wakil Bupati Yalimo 2020, Erdi Dabi.

Pembunuhan Bekasi, Dari Pertemanan Erat Berakhir dengan Mutilasi

Polisi mengungkap motif di balik kasus mutilasi di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Tindakan para tersangka lantaran sakit hati terhadap korban RS.

Kakek-Kakek Lawan Arus di Tol, Polisi: Pikun, Bukan Karena Narkoba

Menurut polisi, kejadian itu terjadi karena MSD terindikasi mengalami demensia atau penurunan daya ingat.

Polemik Muktamar NU, Dimajukan Atau Dimundurkan?

Menurut pimpinan Pondok Pesantren Darussa'adah ini, Muktamar ke-34 NU diundur agar pelaksanaannya nanti bisa lebih optimal.

Sejarah Hari Ini : 29 November 1899, FC Barcelona Berdiri di Spanyol

Berdirinya FC Barcelona merupakan satu dan sekian banyak peristiwa yang terjadi pada 29 November seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Pemerintah Untuk Sementara Tutup Pintu Masuk Indonesia

Peraturan ini dikecualikan kepada pemegang visa diplomatik dan dinas, pejabat asing setingkat menteri ke atas, beserta rombongan yang melakukan kunjungan resmi.

Dihantui Varian Omicron, Israel Ngotot Gelar Miss Universe

Peserta Miss Universe akan diberikan keringanan dengan kemungkinan menjalani tes usap PCR setiap 48 jam dan tindakan pencegahan lainnya.

Direvisi Luhut, Ini 11 Negara yang Warganya Dilarang Berkunjung

Tak berapa lama setelah pengumuman Ditjen Imigrasi, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan jumpa pers merevisi jumlah negara yang warganya dilarang berkunjung ke Indonesia.

Dukung Anies Capres 2024, Emak-Emak Sumut Gerilya via Medsos

Emak-emak Sumatra Utara itu gencar menyosialisasikan Anies Baswedan melalui berbagai media sosial (medsos).

Lolos Ujian, Erick Thohir Resmi Jadi Anggota Banser

Tak berbeda dengan calon anggota lain, Erick Thohir juga menjalani sejumlah ujian yang cukup berat untuk menjadi anggota.

Pria di Bukittinggi Habisi Nyawa Selingkuhan Istri

Kapolresta Bukittinggi mengatakan pelaku mendapati istrinya berselingkuh dengan korban ketika pulang ke rumah.

Satu dari 15 Perempuan Usia 15 Tahun ke Atas Jadi Korban Kekerasan

Pemilihan rentang waktu tersebut untuk menghubungkan secara simbolis kekerasan terhadap perempuan dan hak asasi manusia. Kekerasan terhadap perempuan adalah pelanggaran hak asasi perempuan.

Nekat, Pria Guatemala Menyusup di Roda Pesawat Hingga ke AS

Seorang penumpang gelap asal Guatemala yang bersembunyi di bilik roda pendarat pesawat American Airlines yang terbang ke Miami, Florida, Amerika Serikat.

Perhatian! Indonesia Terlarang untuk Kunjungan Warga 8 Negara Ini

Jika ada orang asing yang pernah berkunjung ke negara-negara tersebut dalam kurun waktu 14 hari ke belakang, maka di tempat pemeriksaan imigrasi akan langsung ditolak masuk Indonesia.