Tutup Iklan

Ramai Lagi, MUI Haramkan Polisi Tidur

Ramai Lagi, MUI Haramkan Polisi Tidur

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Solopostv)

Pendapat MUI Samarinda yang mengharamkan polisi tidur kembali menjadi perbincangan.

Solopos.com, SOLO -- Fatwa haram polisi tidur oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Samarinda kembali jadi perbincangan. Meski sudah diterbitkan sejak 2013 lalu, fatwa haram polisi tidur kembali dipertegas dan ramai dibahas di berbagai media online.

Adalah Tempo.co yang kembali mengunggah pendapat itu. Dalam sebuah berita pada Minggu (16/10/2016), Ketua MUI Samarinda, KH Zaini Naim mengatakan fatwa itu diterbitkan sejak 2013 lalu dan masih berlaku sampai sekarang. Menurutnya, fatwa itu diterbitkan dengan landasan agama.

Polisi tidur dinilai menghalangi dan membahayakan para pengguna jalan. Hal itu bertentangan dengan ajaran Nabi Muhammad SAW yang justru menganjurkan masyarakat menyingkirkan batu atau rintangan di jalan umum.

“Kalau keberadaan polisi tidur hanya mengganggu pengguna jalan, itu makruh hukumnya. Namun, kalau sampai menelan korban jiwa, hukumnya haram," katanya seperti dikutip dalam berita itu.

Zaini merupakan salah satu korban polisi tidur di sebuah kompleks perumahan di Samarinda. Bahkan, kejadian itu dia alami hingga dua kali. Polisi tidur tersebut dinilai terlalu tinggi dan berbahaya.

Tak hanya MUI Samarinda. Akun Facebook bernama MUI Bandar Lampung juga menyatakan pendapat serupa. Dalam status yang diunggah pada 23 April 2016 lalu, akun tersebut juga menyatakan polisi tidur haram jika sampai mengganggu pengguna jalan.

Akun tersebut menanggapi pertanyaan tentang hukum polisi tidur yang umumnya dibuat dengan alasan untuk mencegah kebut-kebutan. Polisi tidur yang terlalu tinggi dinilai bisa membahayakan dan merusak kendaraan.

"Majelis Ulama Indonesia [MUI] Kota Bandar Lampung menyatakan bahwa 'polisi tidur' yang terlalu tinggi [terutama di jalan protokol] akan merusak bagian bawah kendaraan yang melintas diatasnya, apalagi kalau dibuat di tanjakan dan tikungan, sangat mungkin mengancam keselamatan pengguna jalan."

"Apabila keberadaannya tersebut justru mengganggu kenyamanan pengguna jalan, apalagi sampai mencederai orang, maka hukumnya haram. Dalam ajaran agama Islam, jalan itu harus dilancarkan supaya orang mudah berjalan. Mohon kepada masyarakat dan umat Islam khusus nya agar tidak membuat 'polisi tidur' sembarangan di jalan-jalan, terutama jalan protokol," tulis akun itu.

Berita Terkait

Berita Terkini

15 Anggota KKB Papua Dilumpuhkan, 4 Tewas Ditembak

Satgas Nemangkawi menundukkan kelompok kriminal bersenjata atau KKB yang diklasifikasikan teroris di Papua.

Film Hong Kong Bakal Dikekang UU Keamanan Nasional

Hong Kong menginstruksikan sensor film apa pun yang dinilai bertentangan dengan UU Keamanan Nasional yang diberlakukan oleh China tahun lalu.

Songsong Pilkada 2024, Puan Maharani Konsolidasikan PDIP di Jatim

Baliho bergambar Ketua DPR Puan Maharani bermunculan di Jawa Timur menjelang Pemilihan Presiden 2024 dan Pilkada 2024.

Ditinjau Menteri PUPR, Proyek Pintu Air Demangan Baru Capai 60%

Selain kondisi pintu air Demangan lama yang sudah mengkhawatirkan, terjadinya perubahan iklim turut mengubah debit air sungai.

Kim Jong-un Sebut K-Pop Seperti Kanker Ganas

Pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un menyebut hallyu atau Korean wave bagaikan kanker ganas yang merusak anak muda Korea Utara.

Asyik, Wisata Kuliner Pasar Doplang Wonogiri Mulai Buka

Wisata Pasar Doplang Wonogiri khusus menyajikan kuliner/penganan tradisional dengan mengadopsi konsep transaksi zaman dahulu.

Teken MoU dengan LSPPO, FP UNS Bekali Lulusan dengan Kompetensi Pertanian Organik

FP UNS bakal menjadi tempat uji kompetensi dan membekali lulusan dengan sertifikat kompetensi bidang pertanian organik.

Kediri Canangkan Gempur Rokok Ilegal

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menggandeng Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai untuk mencanangkan kampanye Gempur Rokok Ilegal.

Waduh, Ada Titik Api Baru di Pembatas Tangki Pertamina Cilacap

Pihak Pertamina Cilacap menjelaskan ada titik api baru di area 39 yang menjadi lokasi kebakaran tangki di kawasan kilang Jumat malam.

Christian Eriksen Kolaps, Denmark Vs Finlandia Dihentikan

Christian Eriksen tersungkur ke lapangan saat menerima bola lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Finlandia.

Zodiak Ini Kata Astrologi Pandai Bergaul

Beberapa zodiak cenderung pemalu dan tertutup, sementara zodiak lainnya pandai bergaul sehingga sangat menarik perhatian.

Persib Bandung 1-1 PS Tira Persikabo: Robert Petik Hal Positif

Persib memimpin lewat gol Febri Hariyadi pada menit ke-40 namun disamakan oleh gol balasan Ciro Alves pada menit ke-56.