Tutup Iklan

Ramai Banteng Vs Celeng di PDIP, Dencis: Jangan Sak Karepe Dewe!

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Denny Nurcahyanto alias Dencis mengomentari polemik banteng vs celeng yang belakangan memanas di internal parpol tersebut.

 Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Bidang Maritim, Denny Nurcahyanto di Resto Soemoer Timbo Sumber, Banjarsari, Solo, Jumat (15/10/2021) malam. (Solopos/Kurniawan)

SOLOPOS.COM - Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Bidang Maritim, Denny Nurcahyanto di Resto Soemoer Timbo Sumber, Banjarsari, Solo, Jumat (15/10/2021) malam. (Solopos/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO — Wakil Ketua Bidang Maritim DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng), Denny Nurcahyanto, ikut berkomentar terkait polemik banteng vs celeng yang ramai di internal parpol tersebut belakangan ini.

Dalam hal ini, Dencis, sapaan akrabnya, menyayangkan pernyataan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, yang mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) 2024.

“Saya menyayangkan pernyataan Pak Rudy yang telah menyudutkan Mas Bambang Pacul dalam konflik antara banteng dengan celeng ini. Kami banteng bukan celeng. Sebagai seorang banteng itu seharusnya tunduk ya, tunduk dan taat, dan nurut kepada partai,” ujarnya saat wawancara dengan wartawan di Solo, Jumat (15/10/2021).

Baca Juga: Walah, Polemik Banteng Vs Celeng PDIP Disebut Hanya Setingan

Apalagi, menurut Dencis, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri belum memutuskan siapa figur capres yang akan diusung. Dalam kondisi seperti itu seharusnya seluruh kader di daerah tidak berandai-andai dan terlibat dalam gerakan dukung mendukung calon. Mereka harus tunduk dengan aturan yang ada.

“Kalau kita sebagai petugas partai berandai-andai, saya kok tidak setuju. Saya sebagai pengurus DPD PDIP Jateng mengimbau Pak Rudy supaya menghormati apa yang menjadi instruksi partai. Kalau tidak ada instruksi, ya sebaiknya jangan mengeluarkan stetement [pernyataan] yang mendukung salah satu calon,” katanya.

Kejadian Pilkada Solo 2020

Dencis juga tidak sepakat dengan pernyataan Rudy yang mengungkit dan menyamakan situasi banteng vs celeng ini dengan kejadian saat Pilkada Solo 2020.

Baca Juga: Mobil Listrik Klasik untuk Wisata Solo Segera Beroperasi, Ini Rutenya

Rudy menyebut kader PDIP Solo akan tunduk ketika sudah ada keputusan dari Megawati, seperti saat turunnya rekomendasi cawali-cawawali Solo kepada Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa. Menurut Dencis, apa yang menjadi polemik belakangan ini berbeda dengan yang terjadi saat Pilkada 2020 lalu.

“Ini sekupnya bukan kota atau kabupaten. Untuk capres kan se-Indonesia. Saya kira aturan parpol yang ada harus diamini. Jadi jangan mengeluarkan statement yang memicu gejolak di internal kita, di kader-kader kita, di petugas-petugas yang lain. Kita itu petugas parpol ya menjalankan instruksi yang ada, bukan sak karepe dewe,” urainya.

Baca Juga: Anggota DPRD Solo 5 Periode Ikut Buka Suara soal Banteng Vs Celeng PDIP

Lebih lanjut, Dencis mengamini pernyataan Bambang Pacul yang menyebut banteng itu semestiya mengikuti barisannya. Bila ada yang keluar dari barisan banteng diibaratkan sebagai celeng.

“Celeng itu cenderung merusak ya. Mana ada celeng enggak merusak, merusak semua. Nah itu harus dipahami teman-teman lain,” ujarnya.

Dencis mengingatkan jajaran kader PDIP di Jateng tidak ikut terpancing dengan pernyataan-pernyataan politik yang justru akan merugikan PDIP.


Berita Terkait

Espos Premium

Gamelan Memengaruhi Musik Barat Sejak Awal Abad XX

Gamelan Memengaruhi Musik Barat Sejak Awal Abad XX

Pagodes dari Estampes pour Piano (1903), misalnya, menggunakan sistem pentatonik dan tempi bertingkat (semakin tinggi nada, semakin cepat suaranya; semakin rendah nadanya, semakin lambat suaranya) yang membangkitkan suara gamelan

Berita Terkini

Meluas ke SMP, Jumlah Pelajar Positif Covid-19 di Solo Jadi 12 Orang

Jumlah pelajar yang terkonfirmasi positif Covid-19 hasil surveilans PTM bulan November di Kota Solo bertambah dari semula tujuh orang menjadi 12 orang.

Gunung Gandu & Siwur Emas, Destinasi Wisata Baru di Pilangsari Sragen

Gunung Gandu dan legenda siwur emas jadi destinasi wisata baru di Desa Pilangsari, Gesi, Sragen.

Diparkir, Mobil di Tawangsari Sukoharjo ini Malah Terperosok ke Selokan

Mobil sedan hatchback warna putih yang hendak parkir di salah satu rumah makan wilayah Banmati, Sukoharjo, terperosok masuk selokan gegara pengemudi lupa aktifkan handbrake.

Milad ke-109, Muhammadiyah Sragen Fokus 3 Program Unggulan

Muhammadiyah Sragen fokus pada tiga program unggulan pada momentum resepsi Milad ke-109 yang dihelat di Masjid At-Taqwa Dukuh Candirejo, Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Minggu (28/11/2021).

Gagalkan Penyelundupan Anjing, Polres Sukoharjo bakal Dapat Penghargaan

Sejumlah komunitas pencinta kucing akan memberikan penghargaan kepada Polres Sukoharjo yang telah berhasil menggagalkan penyelundupan 53 ekor anjing di Kartasura.

Disperum Solo Tertibkan Kamar Lantai 2 yang Dibangun dengan Dana RTLH

Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Kota Solo sudah mendatangi dan menertibkan kamar lantai II di Mojosongo yang dibangun menggunakan dana RTLH.

Vaksinasi Covid-19 Berlanjut, DKK Solo Giliran Sasar Tempat Wisata

Dinas Kesehatan Kota Solo tersebut menggencarkan vaksinasi Covid-19 dengan menyasar warga yang beraktivitas di tempat-tempat wisata seperti TSTJ dan Balekambang.

Vaksinasi Covid-19 di Kota Solo Mulai Sasar Pengunjung Tempat Wisata

Vaksinasi Covid-19 di Solo mulai menyasar tempat-tempat wisata. Pada Minggu (28/11/2021), vaksinasi digelar salah satunya di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ).

Konsumsi Anjing di Solo Marak, DMFI Menanti Komitmen Gibran

Koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) Kota Solo kembali mendesak Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menghentikan perdagangan daging anjing di Kota Bengawan.

9 Remaja Sukoharjo Dijewer Satpol PP saat Pesta Miras di Persawahan

Sembilan orang remaja, dua di antaranya perempuan, digerebek Satpol PP Sukoharjo saat pesta miras di perempatan tengah sawah Desa Sidorejo, Bendosari.

Simpang 4 Jombor Klaten Rawan Kecelakaan, Warga Usul Ada Traffic Light

Warga mengusulkan adanya traffic light karena di persimpangan Jombor, Ceper, Klaten, di jalan Solo-Jogja kerap terjadi kecelakaan.

Tertabrak Pemotor, Pensiunan PNS Meninggal di Jombor Klaten

Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah kecelakaan di persimpangan jalan raya Solo-Jogja, Desa Jombor, Kecamatan Ceper, Minggu (28/11/2021).

Gory Si Anjing Teman Sukarelawan Gunung Lawu, Unyu Deh

Kisah unik kali ini tentang Gory, si anjing yang menjadi teman sukarelawan pendakian Gunung Lawu.

Asyik... Ada Pasar Kuliner di Candi Cetho Karanganyar

Aneka kuliner tradisional dijajakan di pasar budaya Gumeng yang digelar di Puri Taman Saraswati kompleks Candi Cetho.

Pendaki Gunung Lawu Wajib Pakai Sepatu

Para pendaki yang hendak mendaki ke Gunung Lawu diwajibkan memakai sepatu untuk mencegah terjadinya cedera kaki.