Ramadan Tiba, Berikut Tips Memilih Menu Sahur dan Berbuka
Warga memilih makanan untuk berbuka puasa di Pasar Takjil Benhil, Jakarta, Sabtu (27/5)./Antara-Wahyu Putro A

Solopos.com, JAKARTA – Ramadan sudah di depan mata. Selama sebulan penuh, umat Islam di seluruh dunia akan menjalankan puasa sebelum menyambut Idulfitri. Nah, dari pelbagai serba-serbi seputar Ramadan, seputar kuliner saat sahur dan berbuka merupakan menu menarik untuk dibahas.

Penganan selama Ramadan biasanya disajikan agak berbeda oleh kebanyakan orang dibandingkan dengan hari biasa. Masyarakat kerap menyajikan kuliner khas saat berbuka puasa dan sahur. Pasalnya menahan lapar dan haus sehari penuh, mesti dibarengi dengan asupan yang memadai untuk menjaga tubuh tetap fit selama berpuasa.

Akan tetapi, kerap kali puasa dijadikan alasan bagi sebagian orang untuk melahap makanan secara berlebihan pada saat sahur dan berbuka. Padahal ketidaksesuaian antara kebutuhan tubuh dan nafsu makan yang tidak terkendali akan berpengaruh terhadap kebugaran tubuh. Alhasil Anda dianjurkan untuk menikmati dan menyajikan menu makanan sesuai dengan kebutuhan.

Dena Lesmana, Chef di Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta membagikan kiat menyajikan menu masakan saat berbuka maupun sahur di rumah secara sederhana.

Dia menyarankan agar penganan puasa itu sudah diatur sejak mulai sahur. Menurutnya, sajian sayur sup ayam patut dipertimbangkan menjadi menu pertama. Sebaiknya saat sahur, masyarakat sebaiknya menghindari makanan dengan bahan utama daging.

“Menghindari daging agar kita tidak mudah haus dan panas dalam. Terlebih Anda harus memberi waktu bagi tubuh untuk menyesuaikan diri,” katanya.

Tambahan sup dan sayur mayur diyakini akan memberikan asupan baik bagi tubuh. Dia menjelaskan kandungan protein dan berbagai vitamin akan membantu menjalani puasa dengan lancar. Syarat ini, juga perlu didukung dengan buah-buahan.

Tips Persiapan Saat Sahur
DisarankanHindari
Sajian sayur sup ayamMakanan dengan bahan utama daging
Makan buah-buahan, seperti pepaya.Buah dengan rasa asam seperti apel
Air putihKopi

Manfaat Buah

Selain itu, ketersediaan buah-buahan turut memengaruhi sistem pencernaan selama berpuasa. Pilihlah buah seperti pepaya saat sahur. Adanya vitamin seperti C dan E membantu meningkatkan daya tahan tubuh seharian.

Selain memperlancar pencernaan, pepaya diyakini dapat memberikan cadangan energi sehingga tidak membuat penikmatnya merasa mudah lelah.

Meski buah tetap dianjurkan, namun buah dengan rasa asam seperti Apel perlu dihindari. Sebagaimana penjelasan di atas, tubuh tetap memerlukan penyesuaian, apalagi pada puasa pertama. Jadi, mengonsumsi buah dengan kandungan asam, akan membuat perut Anda tidak dalam kondisi baik.

Selesai dengan menu sahur, Anda tentu "lapar mata" dengan memasak atau membeli berbagai penganan secara berlebihan untuk berbuka.

Menu berbuka biasanya lebih diperhatikan oleh sebagian masyarakat. Kondisi lapar dan dahaga pada sore hari, acap kali membuat hasrat yang tinggi untuk menyajikan hidangan dalam jumlah banyak. Padahal perlu diingat, keinginan sering bertolakbelakang dengan kebutuhan tubuh.

Untuk itu, menu berbuka perlu dipersiapkan lebih matang dibandingkan saat sahur. Beberapa menu yang direkomendasikan seperti nasi liwet dan ikan asin pedas sebagai menu utama. Minyak dari ikan asin pedas disisakan sedikit untuk bahan sambal bersama tomat dan cabai. Dua menu ini dipadukan dengan telur dadar dan buah seperti pisang dan pepaya.

Sementara untuk minuman, Anda dapat membuat sajian seperti sirup atau rujak buah. Beberapa menu tambahan seperti jeli dan puding akan membantu melegakan dahaga dan menghilangkan panas dalam selama berpuasa.

“Jika ingin menikmati sajian bersama keluarga, dapat dicoba juga makan di atas daun pisang. Biasanya tetap ada gorengan sebagai pilihan menu berbuka baik di Jawa dan daerah lainnya,” katanya.

Selain dari berbagai sajian, tentu Anda memiliki pilihan dan selera tersendiri. Namun di beberapa daerah sering menyajikan sesuai kekhasan masing-masing seperti ayam goreng lengkuas, ikan mujair crispy hingga pepes.

“Pada akhirnya sesuai selera masing-masing. Bahkan saat puasa juga dapat mengikat kebersamaan dalam keluarga dengan mengolah masakan yang dibuat bersama-sama, seperti ikan bakar atau satai. Suasananya akan lebih kena,” katanya.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom