Raja Malaysia Dirawat di Rumah Sakit Akibat Keracunan Makanan

Al-Sultan Abdullah mendapatkan perawatan setelah mengalami keracunan makanan pada 21 September lalu.

 Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah (Detik.com/AFP)

SOLOPOS.COM - Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah (Detik.com/AFP)

Solopos.com, KUALA LUMPUR -- Akibat keracunan makanan, Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, menjalani perawatan d rumah sakit. Al-Sultan Abdullah juga sempat menjalani perawatan karena cedera saat berolahraga.

Seperti dilansir Channel News Asia dan The Star, Senin (28/9/2020), hal itu disampaikan melalui pernyataan yang dirilis Istana Negara Malaysia.

PromosiGagasan dr. Wahidin Sudirohusodo Sebagai Pelopor Kebangkitan Nasional

Tepatnya oleh pengawas keuangan istana, Ahmad Fadil Shamsuddin, menyebutkan bahwa Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah mendapatkan perawatan setelah mengalami keracunan makanan pada 21 September lalu.

Termasuk Indonesia, Ini 3 Negara Prioritas Peroleh Vaksin Sinovac

Namun, tidak disebutkan di mana Al-Sultan Abdullah mengalami keracunan makanan. Hanya disebutkan bahwa sang Raja Malaysia dilarikan ke Institut Jantung Nasional (IJN) pada hari yang sama.

Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah kemudian menjalani perawatan intervensi sebagai upaya meningkatkan kesehatan. Hal ini setelah hasil pemindaian magnetic resonance imaging (MRI) yang dilakukan pada 22 September menunjukkan dia mengalami cedera saat berolahraga.

Laporkan Dana Awal Kampanye Pilkada Solo Nol Rupiah, Begini Penjelasan Tim Bajo

"Sebagaimana diketahui, Yang Mulia sangat aktif dalam berbagai cabang olahraga seperti polo, sepakbola, squash, hoki dan golf," demikian pernyataan Ahmad Fadil.

"Perawatan intervensi pada lutut dan pergelangan kaki Yang Mulia sukses dilakukan pada 24 September," jelas pernyataan itu.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Ahmad Fadil bahwa kondisi Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah kini stabil. "Kondisi Yang Mulia sekarang stabil dan tidak mengkhawatirkan," tegas Ahmad Fadil.

Pidato Pertama di PBB, Presiden Joko Widodo Soroti Ketimpangan Kekuasaan

"Setelah perawatan intervensi, Yang Mulia disarankan untuk menjalani perawatan lanjutan di bawah pengawasan spesialis IJN," imbuh pernyataan itu.

"Al-Sultan Abdullah dijadwalkan kembali ke Istana Negara segera setelah menyelesaikan perawatan lanjutan," tandas Ahmad Fadil.

 

Sumber: Detik.com

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Kisah Pilu Medusa, Wanita Cantik Jelita yang Dikutuk Berambut Ular

Dalam mitologi Yunani, Medusa dikenal sebagai sosok wanita cantik jelita yang dikutuk berambut ular namun memiliki kekuatan yang mematikan.

Semangat Merdeka Belajar untuk Pemulihan Pendidikan Asia Pasifik

Sistem pengajaran yang memerdekakan adalah jalan terbaik memulihkan sektor pendidikan di kawasan Asia Pasifik. Semua negara di kawasan ini harus bekerja sama memulihkan sektor pendidikan.

Hadir di UKSW, Menteri KKP Ungkap Strategi Ekonomi Biru dan Riset PT

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono hadir dalam ajang Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Leaders Forum hari ke-2 yang berlangsung di Balairung Universitas.

Mengintip Isi Cawet, Desa Nan Indah di Pemalang

Inilah pemandangan indah di Desa Cawet, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

PT BSI (BRIS) Akan Right Issue Kuartal III/2022, Segini Nilainya

Kuartal III/2022, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk. (BRIS) akan melakukan right issue sebagai upaya penambahan modal.

Siapa Wirda Mansur yang Bilang Paytren Baik-Baik Saja?

Di Paytren Wirda Mansur menjabat Direktur Inovasi & Pengembangan.

Ketika Pemain Kendang Mengacau, Humor dan Dagelan ala Srimulat

Film Srimulat: Hil yang Mustahal diawali adegan kelompok lawak Srimulat yang sedang populer terganggu penampilannya karena kemunculan pemain kendang yang lebih lucu bernama Gepeng (Bio One).

Wirda Mansur dan Kuasa Hukum Paytren Beda Suara, Siapa yang Bohong?

Pernyataan Wirda Mansur itu berbeda dengan pengakuan kuasa hukum Paytren yang menjadi wakil dalam perundingan tripartit atas gugatan 14 karyawan di Kantor Disnaker Bandung.

Tripartit Yusuf Mansur Berlanjut 25 Mei, Karyawan Tuntut Gaji Dibayar

PT VSI melalui kuasa hukumnya, Carlos menyatakan perusahaan milik Yusuf Mansur itu tidak punya dana cukup untuk membayar karyawan.

10 Berita Terpopuler: Onggo-Inggi Jembatan Jurug & Laka Sleman-Boyolali

Ulasan tentang wujud Onggo-Inggi, makhluk yang disebut-sebut kerap muncul di Jembatan Jurug lama dan kecelakaan di Sleman & Boyolali menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Kamis (19/5/2022).

Politikus Nasdem: Demo Jangan Angkat Isu Pemakzulan Jokowi

Aksi itu merupakan puncak dari rangkaian gelombang unjuk rasa buruh di berbagai daerah.

Demo Besar 21 Mei, Anggota DPR: Jangan Niatnya Perebutan Kekuasaan

Sejumlah elemen masyarakat dari kelompok buruh seperti Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) diagendakan menggelar demonstrasi besar pada 21 Mei 2022.

Satgas Covid-19 Harap Pelaku Perjalanan Jauh Sukarela Tes PCR

Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat melakukan tes Covid-19 jika memiliki riwayat bepergian jarak jauh.

Isu Kenaikan Harga Pertalite, Ini Kata Menteri BUMN Erick Thohir

Masyarakat diramaikan dengan isu kenaikan harga Pertalite setelah keberadaan bahan bakar minyak (BBM) itu secara eceran di masyarakat sulit didapatkan.

Pemerintah Diminta Hati-Hati Narasikan Pelonggaran Lepas Masker

Epidemiolog dari Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman mengatakan kebijakan pelonggaran masker jangan sampai disalahartikan masyarakat menjadi euforia yang berlebihan, sebab prokes pada umumnya tetap harus dilakukan.

Tanaman Ganja Jadi Bumbu Masakan Andalan pada Zaman Kesultanan Aceh

Penggunaan ganja sebagai bumbu masakan pada masa Kesultanan Aceh tertulis dalam Kitab Tajol Mulok abad ke-18.