Tutup Iklan

Raih Emas PON, Tali Asih Mustakim Klaten Rp12,5 Juta, Besar Apa Kecil?

Tali asih yang diterima Mustakim setelah meraih medali emas dari PON XX Papua senilai Rp12,5 juta dari Pemkab Klaten.

 Mustakim dikawal rekannya berlari untuk melaksanakan nazarnya melintas di Krajan, Jatinom, Klaten, Senin (18/10/2021). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

SOLOPOS.COM - Mustakim dikawal rekannya berlari untuk melaksanakan nazarnya melintas di Krajan, Jatinom, Klaten, Senin (18/10/2021). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN– Nilai tali asih dari Pemkab Klaten kepada Khoirudin Mustakim, atlet silat peraih medali emas di PON XX Papua senilai Rp12,5 juta.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, memastikan ada tali asih kepada para atlet asal Klaten peraih medali untuk Jawa Tengah di PON XX Papua. Selain tali asih dari APBD, Mulyani menyatakan bakal menyiapkan tambahan tali asih dari dana pribadi.

Baca Juga: Bupati Pastikan Atlet Klaten Peraih Medali PON XX Papua Dapat Tali Asih

Hal itu disampaikan Mulyani saat ditemui di Sekretariat Daerah Klaten, Selasa (19/10/2021) siang. Mulyani mengatakan KONI sudah menyiapkan dana tali asih itu masing-masing Rp12,5 juta untuk peraih medali emas, Rp7,5 juta untuk peraih medali perak, dan Rp5 juta untuk peraih medali perunggu.

“Kami sudah berbicara dengan KONI nanti Mustakim peraih medali emas akan mendapatkan Rp12,5 juta kemudian Bagas yang mendapatkan perak akan mendapatkan Rp7,5 juta,” kata dia.

Baca Juga: Usai Raih Emas PON, Mustakim Klaten Ingin Bantu Ortu Bertani di Sawah

Mulyani mengatakan tali asih yang diberikan menggunakan dana hibah yang dialokasikan Pemkab Klaten kepada KONI melalui APBD. Selain tali asih itu, Mulyani juga mengatakan bakal menambah nilai tali asih dari dana pribadinya.

“Nanti masih ada tambahan dari saya. Artinya, tetap ada bonus dan perhatian dari pemerintah daerah kepada atlet berprestasi,” jelas dia.

Mulyani mengatakan dalam audiensi dengan KONI Klaten, KONI saat ini akan mempersiapkan atlet yang bakal berlaga pada Praporprov Jawa Tengah 2022. “Saya berharap atlet yang diseleksi itu diprioritaskan merupakan atlet unggulan Klaten,” kata dia.

Baca Juga: Mustakim Klaten Ternyata Pernah Batal Ikut Seleksi Polisi Karena Ini

Ketua KONI Klaten, Parwanto, mengatakan atlet peraih medali pada PON XX Papua bakal menerima tali asih. “Insya Allah nanti pada waktu titik acara penyerahan kami sampaikan nominalnya. Jadi ini bukan bonus istilahnya sebagai stimulan atau tali asih,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Sri Nugroho, mengatakan ada tiga atlet asal Klaten yang berhasil meraih medali untuk Jawa Tengah pada PON XX Papua. Mereka yakni Khoirudin Mustakim pada cabang olahraga pencak silat yang meraih medali emas.

Dua medali perak masing-masing diraih  Irawan Guntur Aria Putra pada cabang olahraga sambo kelas combat 58 kg putra dan Alvianto Bagas Prastyadi pada cabang olahraga panahan individual recurve putra.


Berita Terkait

Espos Plus

Ketika Gunung Berapi Meletus Peluang Terbaik adalah Mengurangi Risiko

+ PLUS Ketika Gunung Berapi Meletus Peluang Terbaik adalah Mengurangi Risiko

Yang perlu diingat adalah manusia tidak bisa mencegah letusan gunung berapi, yang bisa dilakukan manusia hanyalah mengurangi risiko (risk reduction) akibat bencana letusan gunung berapi.

Berita Terkini

Round Up: 3 Warga Boyolali Jadi Korban Pengeroyokan di Colomadu

Tiga warga asal Boyolali mengalami luka-luka akibat keributan yang terjadi di Cafe Jazz, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (4/12/2021) malam.

Hari ke-3, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Jelajahi Ibu Kota

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 tiba di Jakarta, Minggu (5/12/2021) pukul 23.45 WIB.

3 Dokter UNS dan Sukarelawan Tim SAR Bakorlak Bertolak ke Lumajang

Kedelapan personel yang berangkat ke Lumajang itu terdiri atas tiga dokter, tiga sukarelawan SAR dan dua sopir.

Tokoh Difabel Kota Solo Dorong Kesetaraan Akses Pekerjaan

Tokoh difabel di Kota Solo mendorong adanya kesetaraan akses untuk kaum difabel sesuai undang-undang dan tidak adanya inklusivitas di lingkungan kerja.

Kinerja BPR Syariah Diklaim Tumbuh Positif dalam Setahun Terakhir

Bank Pembiayaan Rakyat atau BPR Syariah Indonesia mencatatkan kinerja yang tumbuh secara positif selama kurun waktu setahun terakhir.

6 Peserta Workshop Bawa Pulang Penghargaan Festival Ayo Membaca 2021

Enam orang peserta membawa pulang penghargaan dalam workshop penulisan cerpen dan artikel sebagai rangkaian Festival Ayo Membaca (FAM) 2021.

Lalu Lintas Solo Padat Saat Nataru? Dishub Siapkan Tim Patroli Keliling

Dishub Solo akan mengerahkan semua sumber daya termasuk tim patroli keliling untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas saat momen Nataru.

Kisah Eric, Trader Saham asal Boyolali Sukses lewat DNA Pro Akademi

Seorang trader saham asal Boyolali menceritakan pengalamannya sukses dalam investasi saham dengan bantuan DNA Pro Akademi.

Soal Jam Buka Saat Nataru, Pengelola Mal Solo Instruksi Resmi Wali Kota

Pengelola mal dan pusat perbelanjaan Kota Solo masih menunggu surat edaran resmi dari Wali Kota terkait penambahan jam buka selama penerapan PPKM level 3 Nataru.

Hari Kedua Rampung, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital Menuju Jakarta

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengakhiri agenda liputan di Semarang pada hari kedua Minggu (5/12/2021) sore.

Mewarisi Api Perjuangan Sapto Nugroho, Pejuang Difabel Asal Solo

Sapto Nugroho terkenal dengan pemikiran “Ideologi Kenormalan” sebagai sarana memperjuangkan kesetaraan dengan kalangan nondifabel.

Atasi Tengkes, PKK Wonogiri Realisasikan Bumi Limase pada 2022

PKK akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, karang taruna, kader posyandu, dan layanan kesehatan melalui Program Ibu Hamil dan Balita Makan Sehat (Bumi Limase).

Ukur Kecepatan Evakuasi, Warga KRB III Merapi Swadaya Gelar Simulasi

Simulasi yang dilakukan meliputi respons warga ketika ada tanda untuk berkumpul dan bersiap evakuasi hingga kecepatan warga.

Inilah Jumariyanto, Pengusaha Wonogiri yang Diganjar Penghargaan PLN

Pengusaha sukses asal Kabupaten Wonogiri, Jumariyanto, meraih penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (Gold Appreciation) dari PT PLN (Persero), Selasa (30/11/2021) lalu.

Bukan Jebakan Tikus, Petani Tanon Sragen Pilih Pasang Pagar Plastik

Sejumlah petani di Kecamatan Tanon, Sragen, memilih memakai pagar plastik daripada memakai jebakan tikus yang beraliran listrik karena berbahaya.