Persis Solo (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN - Suasana tim Persis Solo sedang bagus setelah berhasil meraih kemenangan pada lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2019 menghadapi PSBS Biak di Stadion Wilis, Kota Madiun, Rabu (9/10/2019). Kedatangan pelatih baru Persis, Salahudin, dianggap memberikan efek bagi performa Iman Budi Hernandi dkk.

Pada laga kontra PSBS, Persis meraih kemenangan meyakinkan 3-0. Gol pertama disarangkan Iman Budi Hernandi melalui sundulan. Sedangkan dua gol lain dicetak Muhammad Isa melalui tendangan tak terlalu keras namun mematikan.

Meski meraih kemenangan, Persis belum bisa berleha-leha. Laga terakhir yaitu derby Mataram melawan PSIM Jogja pada 21 Oktober 2019 mendatang menjadi prioritas Laskar Sambernyawa.

Laga itu menjadi babak penentuan, apakah musim ini Persis bisa masuk ke babak delapan besar atau tidak. Tetapi, Persis juga masih harus menunggu laga yang dimainkan tim lain untuk mendapat kepastian tersebut.

Untuk mempersiapkan diri, Salahudinlangsung mengungkapkan rencananya melakukan latihan peningkatan kondisi fisik pemain. Ia menilai fisik para pemain Persis belum 100 persen. Para pemain pun masih menjalani latihan ringan pada Kamis (10/10/2019) pagi, sebelum akhirnya mendapat jatah libur.

Striker Persis, Dimas Galih Gumilang, menilai Salahudin sebagai sosok pelatih yang disiplin. Meski tak dimainkan pada laga kontra PSBS, lelaki asal Mojolaban, Sukoharjo itu turut senang dengan kebijakan rotasi pemain dari sang pelatih.

“Selama latihan sebelum laga, pelatih melihat seluruh pemain. Pemain yang berani fight saat latihan bisa mendapat kesempatan untuk diturunkan. Saya kira itu fair,” kata dia kepada Solopos.com, Kamis.

Sementara itu, kiper Persis, Muh. Sendri Johansah, harus melalui perawatan intensif di Rumah Sakit Indriyati, Solo Baru, Sukoharjo. Ia mengalami cedera pada laga kontra PSBS. Padahal, tenaganya sangat dibutuhkan untuk menjaga gawang Persis di laga pamungkas kontra PSIM Jogja.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten