Qris Solusi Pembayaran Aman dan Efektif di Masa Pandemi Covid-19
Webinar UMKM Virtual Expo, Selasa (24/8/2020) membahas soal Qris. (Solopos/Anik Sulistyowati)

Solopos.com, SOLO—Quick Response Code Indonesian Standard atau Qris bisa menjadi solusi aman dan efektif untuk bertransaksi tanpa khawatir tertular virus di masa pandemi Covid-19.

“Di masa pandemi seperti ini ada tren meningkatkan transaksi digital, seperti transaksi e-commerse dan digital payment yang meningkat hingga 65%,”ujar Bintari pembicara dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo saat menjadi pemateri dalam webinar UMKM Virtual Expo, Selasa (24/8/2020).

Melihat tren ini, Qris bisa menjadi pilihan untuk melakukan transaksi dengan meminalkan kontak fisik. Mengingat media fisik seperti uang maupun kartu memiliki risiko menjadi perantara persebaran Covid-19 lebih tinggi daripada contactless. WHO juga menyarankan penggunaan contactless atau mobile payment.

Qris adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code. Qris dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

“Saat ini Qris sudah digunakan untuk perdagangan retail, sosial keagamaan, hingga lingkungan kesehatan,” jelas Bintari.

Dijelaskan Bintari, jumlah merchant Qris seluruh Indonesia saat ini mencapai 4 juta lebih yang sudah mendaftar Di Soloraya tercatat 85.000 lebih merchat yang mendaftar, 27.000 lebih berasal dari Solo.

Neno Fest Vol 2, Yuk Nyanyi Bareng Raisa Dan BCL Di Rumah

Banyak Digunakan

Qris juga sudah banyak digunakan di lingkungan kesehatan seperti rumah sakit, klinik, apotek hingga laboratorium. Bintari menjelaskan Qris memiliki banyak manfaaf dan keunggunggulan antara lain memiliki satu standard QR untuk pembayaran nasional.

Qris juga sudah terintregrasi di aplikasi mobile banking/mobile payment yang didukung 38 penyelenggara bank (BCA, BNI, BPD, dan lain-lain) dan non bank (Telkom, BSM, dan lain-lain).

Selain itu merchant discount rate (MDR) pada Qris relatif sangat kecil. Bank Indonesia menetapkan biaya MDR untuk transaksi berbasis Qris sebesar 0,7 persen kepada penjual atau merchant.

“Bahkan khusus untuk merchant mikro dan UMKM hingga September mendatang MDR yang ditetapkan hanya 0 persen,” ujarnya.

Sedangkan untuk kegiatan sosal keagamaan seperti sekedah atau infak, MDR ditetapkan 0 persen.

Dijelaskan, Qris ada tiga macam yakni Merchant Presented Mode (MPM) Statis. Jenis Qris ini QR code disediakan oleh merchant. Pelanggan hanya perlu scan QR code tersebut saat akan melakukan pembayaran.

Karena bersifat statis, QR code yang dimiliki oleh merchant tidak akan berganti. Biasanya, merchant yang menggunakan sistem MPM Statis, akan memajang QR Code di area kasir.

Yang kedua adalah Merchant Presented Mode (MPM) Dinamis. Sama dengan MPM statis, QR code jenis ini juga disediakan oleh merchant. Namun, QR code yang dimiliki bersifat tidak tetap atau dinamis.

MPM Dinamis akan menampilkan QR code berdasarkan transaksi yang dilakukan. Jadi,setiap pembeli akan mendapatkan QR code yang berbeda sesuai dengan transaksi pembeliannya.

Selanjutnya ada Customer Presented Mode (CPM). Berbeda dengan dua jenis sebelumnya, Customer Presented Mode menggunakan QR Code yang dimiliki oleh pelanggan. Sesuai aplikasi yang digunakan, pelanggan cukup menunjukkan Qris yang muncul di aplikasi untuk kemudian discan oleh merchant.
Namun, jenis  ini masih dalam tahap pengembangan untuk digunakan secara luas.

Pendaftaran Online

Untuk memiliki atau mendaftar Qris, merchant hanya perlu membuka rekening atau akun pada salah satu penyelenggara Qris yang sudah berizin dari BI. Selanjutnya, merchant sudah dapat menerima pembayaran dari masyarakat menggunakan QR dari aplikasi manapun penyelenggaranya.

“Qris bukan aplikasi. Aplikasinya itu bisa OVO, Dana, mobile banking dan sebagainya. Pendaftarannya dilakukan secara online. Top up customer, bisa dilakukan lewat Atm, driver ojol atau minimarket,” ujar Bintari.

Ke depannya Qris akan terus dikembangkan untuk bisa dilakukan di banyak sektor.Bagi UMKM atau pemilik usaha Qris bisa untuk memb profile usaha yang bisa  berguna saat meminjam modal ke perbankan.

Saat acara webinar juga hadir perwakilan dari beberapa bank dan juga Telkom. Mereka juga siap mendukung program Qris demi kemajuan UMKM khususnya di Soloraya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom