Putut Gunawan Sumber Ilmu hingga Katalog Hidup Kuliner Soloraya

Sejumlah kolega di DPRD Sragen menyebut Putut Gunawan adalah sosok yang berpengalaman dan katalog kuliner. Politikus PDIP dan Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo itu meninggal Sabtu (22/1/2022).

 Politkus PDIP Kota Solo, Putut Gunawan. (Itimewa/DPRD Kota Solo)

SOLOPOS.COM - Politkus PDIP Kota Solo, Putut Gunawan. (Itimewa/DPRD Kota Solo)

Solopos.com, SOLO — Kepergian politikus senior PDIP Kota Solo yang juga Ketua Komisi IV DPRD Solo, Putut Gunawan, Sabtu (22/1/2022) siang, meninggalkan duka mendalam. Terutama bagi keluarga besar dan koleganya di DPRD Solo.

Pasalnya sosok Putut Gunawan selama ini begitu sentral di DPRD Solo. Karakter dan kedalaman pengalamannya menjadi inspirasi bagi para legislator muda Kota Bengawan.

PromosiJogja Darurat Sampah, Jawa Tengah Penyumbang Sampah Tertinggi Nasional

Seperti diungkapkan anggota Komisi IV DPRD Solo, Antonius Yogo Prabowo. Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengaku terkejut dengan kepergian Putut.

Baca Juga: Kabar Duka: Politikus Senior PDIP Solo Putut Gunawan Meninggal Dunia

“Kabar duka itu datang, mengejutkan. Ketua Komisi IV DPRD Solo dari Fraksi PDIP berpulang. Kami di Komisi IV DPRD Solo terkejut karena kemarin masih rapat via grup WA [Whatsapp], dan beberapa hari yang lalu masih bersama di tugas Komisi,” tutur dia via WA.

Yoga, panggilan akrabnya, mengungkapkan Putut merupakan politikus senior tempat menimba ilmu. Terutama belajar tentang ketegasan dan teknik berdebat mempertahankan prinsip. Latar belakang sebagai jurnalis dinilai begitu kuat dalam sosok Putut dengan lontaran pertanyaan-pertanyaanya dalam setiap forum diskusi yang diikuti.

“Beliau bagi kami semacam katalog hidup, tiap kami mencari kuliner yang enak. Sebab di mana pun, beliau pasti tahu tempat makanan yang enak. Sugeng tindak Pak Ketua, swarga langgeng kagem Pak Putut Gunawan, kami benar-benar berduka,” imbuh dia.

Baca Juga: Ini Penyakit yang Diderita Politikus PDIP Solo Putut Gunawan

Penuturan senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Solo, Sugeng Riyanto. Politikus PKS tersebut mengatakan hal yang paling menyenangkan dari sosok Putut Gunawan adalah saat mengobrol tentang sejarah pergerakan dan dunia lembaga swadaya masyarakat.

Segudang pengalaman dan wawasan Putut sangat menarik untuk diikuti. Walau tak lagi muda dan menderita sakit, menurut Sugeng, Putut tetap berdedikasi dalam tugas.

“Beliau juga sangat kuat komitmennya pada tugas-tugas kantor. Meski sakit, tetap masih rajin datang ke kantor dan mengikuti rapat-rapat. Tugas pengawasan, budgeting, dan legislasi, masih bisa beliau jalankan dengan baik,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

+ PLUS Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Berita Terkini

Pemkab Wonogiri Siapkan Bangsal Isolasi Hepatitis Akut

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Wonogiri telah mengantisipasi munculnya penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya.

Bawaslu Boyolali Gandeng Penyandang Disabilitas untuk Awasi Pemilu

Sosialisasi diadakan untuk meningkatkan peran pengawasan partisipatif penyandang disabilitas dalam pemilihan umum (pemilu).

Bawa Sapi Bergejala PMK di Wonogiri, Peternak akan di-Blacklist

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri secara tegas berupaya mencegah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK pada hewan ternak.

Solo Ditunjuk Siapkan SDM Industri Mobil Listrik Dunia, Ini Kata Gibran

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut Solo Technopark yang ditunjuk jadi penyedia SDM untuk pengembangan industri mobil listrik dunia sangat sibuk setahun terakhir ini.

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Info Lur! 2.241 Loker Tersedia di Virtual Job Fair 2022 Wonogiri

Sebanyak 2.241 lowongan kerja dari 25 perusahaan tersedia pada Wonogiri Virtual Job Fair 2022.

Salah Satu Peritel Terbesar Asia Masuk Solo, Sudah Survei Lokasi Loh!

Salah satu perusahaan ritel atau peritel terbesar di Asia, PT Lulu Group Retail berekspansi ke Solo dan tengah melakukan survei lokasi.

Wuih, Crazy Rich Grobogan Joko Suranto Juga Bangun Jalan di Bandung Euy

Pengusaha berjuluk crazy rich Grobogan, Joko Suranto, ternyata juga pernah membangun jalan di Cicalengka, Bandung, Jawa Barat, pakai uang pribadi senilai Rp1 miliar.

Disparbudpora Klaten Petakan Taman Nyi Ageng Rakit, untuk Apa?

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten memetakan Taman Nyi Ageng Rakit.

Tunggu SE Wali Kota, Satpol PP Solo Minta Warga Tetap Pakai Masker

Satpol PP Solo mengimbau masyarakat tetap memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan atau tempat terbuka karena belum ada SE Wali Kota yang mengatur boleh lepas masker.

Disdukcapil Klaten Luncurkan Sakura Pengganti Sipon Keduten, Apa Itu?

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten meluncurkan pelayanan online baru bernama Sakura, akronim dari Sistem Layanan Administrasi Kependudukan Dalam Jaringan.

249 Calhaj Boyolali Tidak Bisa Naik Haji Tahun 2022, Ini Sebabnya

Kuota haji Boyolali pada 2022 sebanyak 317 calon jemaah haji dengan 91 cadangan.

Tali Pusar Masih Menempel, Ini Usia Bayi yang Membusuk di Bengawan Solo

Tali pusar masih menempel di perut bayi yang jasadnya ditemukan membusuk di pinggri Bengawan Solo di Jaten, Karanganyar.

8 Calhaj Klaten Tunda Keberangkatan Tahun Ini, Kenapa?

Kabupaten Klaten mendapatkan kuota pemberangkatan haji sebanyak 493 calon jemaah haji (calhaj) di tahun ini.

5 Desa di Karanganyar Ini Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Apa Itu? 

Lima desa di lima Kecamatan di Karanganyar dicanangkan menjadi Desa Cantik yang merupakan kependekan dari Desa Cinta Statistik.