Tutup Iklan

Putri Mako Jadi Rakyat Biasa, Bikin Paspor akan Tinggal di AS

Putri Mako dari Kekaisaran Jepang resmi menjadi rakyat jelata seusai menikahi sang pujaan hati bernama Kei Komuro.

 Putri Mako dan Kei Komuro (Instagram)

SOLOPOS.COM - Putri Mako dan Kei Komuro (Instagram)

Solopos.com, TOKYO — Putri Mako dari Kekaisaran Jepang resmi menjadi rakyat jelata seusai menikahi sang pujaan hati bernama Kei Komuro. Seperti apa kehidupannya setelah dia menikah?

Mengutip Liputan6 dari Nikkei Asia, Rabu (27/10/2021), Mako dan Kei Komuro yang keduanya berusia 30 tahun, sedang bersiap untuk menjalani hidup bersama di Amerika Serikat (AS).

Mereka akan pindah ke New York, tempat Komuro bekerja di kantor firma hukum, meskipun laporan berita mengatakan Mako akan tinggal di Tokyo untuk melakukan persiapan, termasuk mengajukan paspor pertamanya.

Karena keluarga kerajaan Jepang tidak memiliki paspor, Mako perlu membuat daftar keluarga dengan Komuro sebagai warga negara, lalu mengajukan paspor. Proses tersebut diperkirakan memakan waktu, di mana dia akan tinggal di Jepang untuk sementara waktu.

Baca Juga: Fenomena Misterius, Ribuan Hewan Laut Mati Terdampar di Pantai Inggris

Kyodo News mealaporkan, ia diperkirakan akan berangkat ke Amerika Serikat paling cepat bulan depan. Sembari mempersiapkan kepergiannya ke New York, Putri Mako akan tinggal di kondominium Tokyo.

Perhatian publik yang luas berpusat pada pasangan itu membuat keamanan menjadi masalah yang mendesak. Takatsukasa, putri Kaisar Hirohito, menjadi korban perampokan. Kakak perempuannya, Takako Shimazu, lolos dari percobaan penculikan.

Mako tidak lagi akan menerima perlindungan dari Imperial Guard setelah dia meninggalkan keluarga kekaisaran. Jika polisi menunjuknya sebagai individu yang membutuhkan keamanan khusus, dia secara teoritis mungkin memiliki seorang petugas yang menemaninya selama perjalanan, misalnya.

Baca Juga: Bocah Madura Jadi Miliarder di Arab Saudi, Punya Koleksi Mobil Mewah

Ketika Kuroda menikah, Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo mengambil alih detail keamanannya. Mako juga diharapkan mendapat dukungan terkait keamanannya.

Tetapi anggota Kementerian Luar Negeri, departemen kepolisian dan Badan Rumah Tangga Kekaisaran semuanya menyarankan bahwa tidak mungkin bagi petugas polisi Jepang untuk menemani Mako ke luar negeri, di mana mereka tidak memiliki yurisdiksi.

Namun, melindungi warga negara Jepang adalah salah satu tanggung jawab terbesar pemerintah. Kementerian Luar Negeri dapat meminta agar konsulat berkoordinasi dengan polisi setempat untuk membantu.

“Dia mungkin harus mempertimbangkan opsi seperti menyewa penjaga keamanan sendiri,” kata salah satu sumber di Badan Rumah Tangga Kekaisaran.


Berita Terkait

Espos Plus

Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

+ PLUS Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

Sekolah informal seperti kursus dan pelatihan keterampilan tertentu akan semakin mengadopsi sistem daring. Penyelenggara edtech akan lebih untung jika masuk pasar kursus dan berbagai jasa pelatihan.

Berita Terkini

Jokowi Disebut Bakal Jadi King Maker dalam Pilpres 2024

Tiga partai politik (parpol) penghuni Senayan diprediksi menjadi penentu dalam pertarungan Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) tahun 2024.

Ridwan Kamil Blak-blakan Cari Parpol untuk Maju Pilgub dan Pilpres

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, mengaku sedang mencari parpol sebagai kendaraan untuk maju kembali dalam Pilgub Jawa Barat (Jabar) maupun Pilpres 2024.

Kenapa Presiden Indonesia Selalu dari Jawa? Ini Sebabnya

Selama 76 tahun berdiri, Indonesia  telah dipimpin oleh tujuh presiden yang kebanyakan berasal dari Suku Jawa. Apakah memang presiden harus dari Jawa?

Jeff Smith Ditangkap Lagi, Polisi Sebut Kemungkinan Hukuman Lebih Berat

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Endra Zulpan, menyebut kemungkinan Jeff Smith mendapatkan hukuman lebih berat karena pernah terjerat kasus serupa.

+ PLUS Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

Sekolah informal seperti kursus dan pelatihan keterampilan tertentu akan semakin mengadopsi sistem daring. Penyelenggara edtech akan lebih untung jika masuk pasar kursus dan berbagai jasa pelatihan.

Kisah Ali Nguli Pasir Demi Sesuap Nasi, Hilang Ditelan Erupsi Semeru

Kisah tragis tentang Ali, seorang kuli penambangan pasir yang hilang diduga tertimbun awan panas erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021).

Jokowi Singgung Tuntutan Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri, Ada Apa?

Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi menyinggung tuntutan hukuman mati terhadap terdakwa kasus korupsi PT Asabri.

Orang Suku Jawa Mudah Diterima, Ini Alasannya!

Jumlah populasi Suku Jawa yang cukup signifikan di berbagai daerah di Indonesia ini menjadi bukti bahwa Suku Jawa adalah kelompok masyarakat yang paling mudah diterima.

Olaf Scholz Resmi Dilantik Jadi Kanselir Jerman Gantikan Angela Merkel

Olaf Scholz resmi dilantik sebagai Kanselir baru Jerman pada Rabu (8/12/2021), mengakhiri empat masa jabatan Angela Merkel di pucuk pimpinan negara tersebut.

Update Lokasi Rawan di Semeru, PVMBG: Peta Geologi Tak Ingkar Janji

Badan Geologi Kementerian ESDM menurunkan sejumlah ahli untuk memperbarui peta Kawasan Rawan Bencana Gunung Semeru di Jawa Timur.

Akun YouTube BNPB Indonesia Diretas Ethereum

Akun resmi YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diretas pada Kamis (9/12/2021).

Target Investasi Nasional Pada 2022 Capai Rp1.200 Triliun

Target capaian investasi Indonesia pada 2022 kembali ditingkatkan secara signifikan. Tidak main-main, pada tahun depan Indonesia menargetkan realisasi investasi sebesar Rp1.100 triliun hingga Rp1.200 triliun.

+ PLUS PDIP-Gerindra dan Anies Baswedan-Demokrat di Tengah Ketidakpastian

Ketiadaan perpecahan konsolidasi di antara para pihak, selain persaingan pribadi, menyebabkan situasi akan tetap cair dan tidak pasti untuk beberapa waktu.

10 Berita Terpopuler: Satpol Sukoharjo Segel Rumah dan Tengkleng Viral

Kabar petugas Satpol PP Sukoharjo menyegel rumah kosong di Gembongan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, dan tengkleng viral di Soba menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Kamis (9/12/2021).

Solopos Hari Ini: Pandemi dan Modal Optimisme 2022

Pengalaman dua tahun pandemi Covid-19 di dunia seharusnya cukup menjadi bekal bangsa Indonesia menghadapinya pada 2022. Dengan modal itu, pemerintah menampilkan proyeksi optimistis dalam pertumbuhan ekonomi, termasuk investasi.

Dikecam Dunia Atas Vonis Penjara San Suu Kyi, Junta Myanmar Bergeming

Junta Myanmar pada Senin (6/12/2021) mengatakan hukuman penjara pemimpin sipil yang digulingkan, Aung San Suu Kyi, dikurangi menjadi dua tahun yang awalnya empat tahun.