Putra pentolan Macan Tamil tewas

KOLOMBO: Militer Sri Lanka, Senin (18/5) mengatakan pasukan pemerintah menewaskan tiga anggota senior Macan Tamil dan menemukan mayat putra pemimpin pemberontak itu dalam operasi pembersihan setelah mereka mengalahkan gerakan tersebut.

Kementerian Pertahanan Sri Lanka melalui Brigjen Udya Nanayakkara mengatakan salah seorang dari pemberontak itu adalah kepala bidang politiknya. Namun informasi mengenai pemimpin tertinggi gerilyawan itu, Velupillai Prabhakaran, tidak ditemukan keberadaannya.

Ia mengatakan pasukan keamanan telah menemukan mayat putra Prabhakaran, Charles Anthony (24), dalam operasi itu. Sedangkan tokoh lain yakni ketua politik B. Nadesan, kepala sekretariat perdamaian Macan Tamil S. Puleedevan, dan pemimpin daerah timur mereka S.Ramesh, kata Kementerian Pertahanan.

Sehari setelah Macan Tamil mengumumkan bungkam meriam, sisa gerilyawan itu terkepung di hutan di Sri Lanka timur laut. Sri Lanka berikrar akan membunuh atau menangkap sisa tentara Macan Tamil. Satu operasi pencarian yang intensif dilakukan Senin ini untuk menangkap Prabakharan.

Dalam sebuah pernyataan yang dramatis, pemberontak pada Minggu (17/5), mengakui  perang puluhan tahun mereka untuk kemerdekaan negara bagi etnik Tamil mencapai "akhir yang pahit"--yang menandakan perang saudara terlama di Asia itu telah berakhir. "Kami memutuskan untuk membungkam meriam kami," kata Selvarana Pathmanathan, ketua hubungan internasional Macan Tamil, dalam sebuah pernyataan, Minggu (17/5). (Antara/AFP)

Avatar
Editor:
Budi Cahyono


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom