Kategori: Sragen

Puting Beliung di Kalijambe Sragen, 24 Pohon Tumbang, 2 Rumah Rusak


Solopos.com/Muh Khodiq Duhri

Solopos.com, SRAGEN -- Angin puting beliung melanda sejumlah desa di Kecamatan Kalijambe, Sragen, Jumat (9/4/2021) sore. Selain merobohkan sekitar 24 pohon, embusan angin kencang juga menerbangkan genting rumah-rumah warga.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, hujan deras disertai tiupan angin kencang itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Sejumlah desa di Kalijambe yang dilanda angin puting beliung meliputi Jetiskarangpung, sebagian Sambirembe, dan Kalimacan.

Lima pohon tumbang mengganggu akses jalan Solo-Purwodadi. Di jalan menuju Desa Kalimacan, terdapat sembilan pohon tumbang. Lalu di Dukuh Siboto, RT 11, Desa Kalimacan terdapat dua rumah yang rusak ringan.

Baca Juga: Mobil Sedan Terbakar di Overpass Pilangsari Sragen, Begini Kronologinya

Sementara di Desa Jetiskarangpung, Kalijambe, Sragen, puting beliung mengakibatkan delapan pohon tumbang. “Di kampung saya ada beberapa pohon yang tumbang. Termasuk dua pohon jati milik saya di kebun juga tumbang,” jelas tokoh masyarakat di Kalijambe, Rus Utaryono, kepada Solopos.com, Jumat malam.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, mengemukakan laporan adanya angin puting beliung itu diterima pukul 15.20 WIB.

Baca Juga: Mantul! SIM Bisa Diperpanjang Secara Online dan Dikirim Via Pos

Jalan Licin Jadi Kendala

Lima menit setelah menerima laporan, sejumlah sukarelawan dari BPBD Sragen dibantu TNI, Polri, PLN, sukarelawan Wong Salam, dan warga sekitar terjun ke lokasi untuk mengevakuasi pohon tumbang.

Para sukarelawan bekerja menyingkirkan pohon tumbang akibat puting beliung saat hujan masih melanda wilayah Kalijambe, Sragen. Akses jalan yang licin serta kurangnya penerangan menjadi kendala evakuasi pohon tumbang.

Baca Juga: Dulu Keliling Di Pasar, Ini Alasan Warung Sambal Tumpang Bu Wardi Sragen Buka Tengah Malam

“Total ada 24 pohon yang tumbang dan dua rumah rusak ringan. Kerugian ditaksir sekitar Rp30 juta. Akibat kejadian itu, pohon tumbang menutup akses jalan, menimpa rumah dan memutus kabel milik PLN,” jelas Sugeng Priyono.

Sugeng mengimbau warga atau pengguna jalan lebih berhati-hati saat berkendara. Hal itu karena ada sejumlah pohon yang rawan tumbang karena tiupan angin kencang.

Share
Dipublikasikan oleh
Suharsih