Tutup Iklan

PUPUK BERSUBSIDI : Bupati Klaten Siap Tindak Distributor dan Pengecer nakal

 Ilustrasi pupuk bersubsidi (JIBI/Solopos/Dok.)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pupuk bersubsidi (JIBI/Solopos/Dok.)

Pupuk bersubsidi di Klaten yang terkendala oleh distributor dan pengecer nakal.

 Solopos.com, KLATEN – Bupati Klaten, Sunarna, siap menindak distributor atau pengecer nakal yang tidak menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) petani. Selama ini, Bupati mengaku belum menerima laporan tentang kelangkaan pupuk di 26 kecamatan selama Musim Tanam (MT) II.

Demikian penjelasan Sunarna, saat ditemui wartawan di Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Klaten, Selasa (12/5/2015). Bupati tak segan untuk memanggil distributor atau pengecer yang mencoba memainkan pupuk bersubsidi.

“Kalau memang ada petani Klaten yang mengeluhkan kelangkaan pupuk, tentu akan kami cek kebenarannya. Kalau perlu, akan kami panggil distributor atau pengecer yang ada di daerah tersebut. Yang jelas, saat ini belum ada laporan tentang kelangkaan pupuk,” katanya.

Sunarna menjelaskan jadwal pendistribusian pupuk bersubsidi di Klaten sudah diatur sebelum MT II berlangsung. Pendistribusian pupuk di Klaten melibatkan 10 distributor dan 148 pengecer.

“Sudah ada jadwalnya. Kalau memang ada masalah, tinggal kami panggil sesuai data yang ada,” katanya.

Sebelumnya, petani asal Pundungan, Juwiring, Sumadi, 68, mengaku kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi jenis phonska. Kelangkaan pupuk juga dirasakan petani di kawasan Tulung. Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Klaten, Wahyu Prasetyo, membantah adanya kelangkaan pupuk.

“Distribusi pupuk harus berdasarkan data yang jelas. Biasanya kalau ada petani yang kesulitan mencari pupuk karena mencari lagi di daerah lain. Itu karena mereka tak terdaftar, lalu mengatakan ada kelangkaan pupuk. Saya jamin, di Klaten tak ada kelangkaan pupuk bersubsidi,” katanya.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Sejarah Hari Ini : 1 Desember 1941, Jepang Putuskan Perang Lawan AS

Keputusan Jepang berperang melawan Amerika Serikat dalam Perang Dunia II menjadi salah satu peristiwa yang terangkum dalam Sejarah Hari Ini, 1 Desember.

Catat! Objek wisata Kawasan Gunung Rinjani Tutup Sampai Maret 2022

Objek wisata alam di kawasan Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ditutup dari 29 November 2021 sampai 31 Maret 2022.

Jambret Dibekuk Berkat Aksi Berani Pemotor Nabrak dari Belakang

Pengendara sepeda motor itu menabrak kendaraan kedua pelaku yang baru saja merampas handphone milik seorang pelajar yang berjalan ke sekolah.

Jalan di Jember yang Diblokade Cakades Kalah Dibongkar Polisi

Polisi akhirnya membongkar jalan yang diblokade oleh seorang calon kepala desa yang kalah dalam Pemilihan kepala desa di Jember.

Djaran Goyang-Magbul, Ini Merek Rokok Ilegal Dimusnahkan di Sukoharjo

Ribuan bungkus rokok ilegal hasil sitaan Kantor Bea dan Cukai Surakarta dalam ratusan kali operasi penegakan selama 2020-2021 dimusnahkan di Sukoharjo.

Tragedi Bekasi: Dendam lalu Memutilasi Teman Jadi 10 Bagian

Kepolisian mengungkapkan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RS yang jasadnya dibuang di Kabupaten Bekasi, bermotif dendam.

Peredaran Sabu-Sabu 100 Kilogram Digagalkan Polda Aceh

Peredaran narkoba jenis sabu-sabu dengan berat mencapai 100 kilogram digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh.

UMK Wonogiri Naik 0,07%, SPSI: Harusnya Lebih dari Inflasi 1%

UMK Wonogiri naik sekitar 0,07% disbanding tahun lalu.

Masalah Adminduk Persulit Advokasi Orang dengan HIV/AIDS di Wonogiri

Masalah administrasi kependudukan mempersulit Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Wonogiri untuk mengadvokasi orang dengan HIV/AIDS.

5 Tempat Ini Berjuluk Negeri Matahari Tengah Malam, Kok Bisa?

Tempat ini berjuluk negeri Matahari tengah malam, kok bisa?

Sukses di Bendosari, Bazar Tani Ditiru 11 Kecamatan Lain Se-Sukoharjo

Kecamatan Bendosari dianggap sukses menggelar bazar tani sehingga Distankan Sukoharjo meminta semua kecamatan mengadakan kegiatan serupa.

Naik Kelas Tipe C, RS Waras Wiris Andong Boyolali Berbenah

Saat ini, RS memiliki kapasitas 101 tempat tidur, fasilitas CT Scan 128 slide, rontgen panoramic hingga USG 4 Dimensi.

Ketahui Penyebab Masa Menstruasi Tiba-Tiba Lebih Singkat dari Biasanya

Lantas, bagaimana jika masa menstruasi yang biasa tiba-tiba menjadi lebih singkat dari bulan sebelumnya?

Jalan Setapak ke Situs Watu Genuk Kragilan Boyolali bakal Dicor

Hasil ekskavasi yang digelar Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah lalu membikin peluang pengembangan kawasan wisata di sana makin terbuka.

Begini Cara Menanam Monstera Marmorata Seperti Dibeli Warga Sragen

Salah satu jenis tanaman hias ini yang paling disukai adalah monstera marmorata lantaran memiliki corak unik pada daunnya.

Sopir Melawan Arus di Tol Alami Demensia, Ini Penjelasannya

Demensia disebabkan oleh rusaknya sel saraf dan hubungan antar saraf pada otak.