Tutup Iklan

Punya Cicilan Utang KPR atau Pinjol? Ini Trik Bijak Melunasinya

Kita bisa menerapkan salah satu dari dua trik jitu supaya bisa cepat dapat melunasi utang atau cicilan yaitu menggunakan metode debt snowball atau debt stacking.

 Ilustrasi meghitung cicilan utang. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi meghitung cicilan utang. (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Tak sedikit masyarakat terjerat cicilan utang baik dari pinjol, KPR, kredit motor, tagihan kartu kredit, atau bahkan tagihan rutin yang diangsur setiap bulan. Nah bila Anda ingin segera terbebas dari kewajiban membayar angsuran, ada cara mudah untuk melunasinya.

Sebenarnya punya cicilan utang tak selalu buruk, tapi jika tidak cermat malah bisa membuat jadi terjebak. Hal inilah yang diungkap KoinWorks bersama Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif dalam e-book terbaru berjudul Peran Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Dalam Meningkatkan Keuangan Inklusif. Agar lebih bijak dalam mengelola keuangan, ada dua cara umum pengelolaan utang atau tagihan kredit yang perlu diketahui.

Baca Juga: Pilihlah Masakan Rumah daripada Masakan Restoran, Ini Alasannya

Namun, sebelum masuk ke bagian mengelola cicilan utang, ada hal dasar yang harus dipastikan lebih dulu yakni sebisa mungkin berutang demi meningkatkan produktivitas, serta menjaga rasio utang tak lebih dari 30% pemasukan tiap bulan. Setelah itu, kita bisa menerapkan salah satu dari dua trik jitu supaya bisa cepat dapat melunasi utang atau cicilan yaitu menggunakan metode debt snowball atau debt stacking. Metode pelunasannya adalah sebagai berikut sebagaimana dikutip dari Bisnis.com, Jumat (15/10/2021):

Debt Snowball

Metode debt snowball yang dipopulerkan oleh seorang perencana keuangan asal AS Dave Ramsey. Metode ini menyaratkan kita untuk menggulirkan dana seperti namanya yaitu bola salju dengan membuat bola salju berukuran kecil dan menggulungnya perlahan hingga menjadi bola salju yang lebih besar. Caranya, buat daftar utang. Misalnya, kamu memiliki tiga jenis cicilan utang yaitu KPR, pinjaman kredit tanpa agunan (KTA), serta cicilan kartu kredit. Pastinya, masing-masing utang tersebut memiliki jumlah total dan jumlah cicilan per bulan yang berbeda-beda. Ambilah contoh, utang KPR total Rp500 juta dengan cicilan per bulan Rp5 juta, KTA total Rp20 juta dengan cicilan per bulan Rp1 juta, dan kartu kredit Rp10 juta dengan cicilan per bulan Rp450.000. Langkah selanjutnya yakni urutkan nominal utang dari yang memiliki jumlah terendah sampai ke utang yang memiliki jumlah tertinggi.

Baca Juga: V BTS Kencani Putri Presiden Paradise Group? Begini Jawaban Hybe

Mengambil daftar dari contoh kasus di atas, maka susunannya yakni kartu kredit, KTA, baru kemudian KPR. Setelah urutan daftar rampung, langkah selanjutnya, yakni bayar ekstra untuk utang terendah. Berdasarkan contoh, artinya perlakuan ini difokuskan untuk utang kartu kredit. Bayarkan melebihi batas cicilan minimum. Ulangi tiga langkah ini sampai semua utang kita satu per satu lunas.

Inilah cara kerja metode debt snowball yang dianggap sebagai metode pelunasan utang yang tepat dan efektif.

Debt Stacking

Sayangnya, metode snowball memiliki satu celah kekurangan yang bisa menggiring penggunanya gagal menerapkan pengelolaan utang yang efektif, yakni apabila salah satu utang yang nominalnya cukup besar memiliki bunga yang besar pula. Oleh sebab itu, metode debt snowball hanya cocok jika semua utang yang kita miliki berbunga sama atau tidak terlalu besar perbedaanya antara satu dengan yang lain.

Baca Juga: Benarkah Honor BTS untuk Penampilan di Sidang Umum PBB Telat Dibayar?

Kelebihannya metode debt snowball ini sangat cocok bagi yang berorientasi pada hasil, karena metode ini dapat mempengaruhi kita secara psikologis. Pasalnya, apabila berusaha keras melunasi utang yang nominalnya paling tinggi terlebih dahulu, kita akan lebih mudah berkecil hati. Nah, apabila keadaan menggunakan metode debt snowball kurang pas dengan keadaan kita, pakailah metode kedua yakni debt stacking  atau yang juga dikenal sebagai metode debt avalanche. Ini merupakan sebuah metode pelunasan utang yang mengurutkan prioritas berdasarkan bunga, dengan bunga tertinggi hingga yang terendah.

Langkah-langkahnya sama, namun urutannya berdasarkan bunga. Strategi debt stacking ini memiliki kelebihan di mana penggunanya bisa terhindar dari akibat utang dengan bunga yang tinggi, yakni semakin lama bisa mencekik dan mengganggu keuangan untuk melunasi utang yang lain.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Galon Isi Ulang Disebut Mengandung BPA, Benarkah Berbahaya bagi Tubuh?

Di Amerika Serikat dan Uni Eropa, larangan kandungan BPA pada kemasan pangan diterapkan untuk produk bayi dan food contact material.

Ini Tanda-Tanda Tempat Kerja Toxic, Saatnya Keluar dari Pekerjaan

Lingkungan tempat kerja yang beracun atau toxic tentu bikin kita tidak nyaman bekerja dan menguras energi semata.

Intip Berbagai Aturan Karantina di Sejumlah Negara

Berikut berbagai aturan karantina di sejumlah negara yang perlu Anda ketahui.

Doa Mohon Ampun dari Dosa Besar, Lengkap Ada Latin dan Artinya

Berikut ini terdapat doa memohon ampunan dari dosa besar dan kesalahan lainnya menurut ajaran Islam yang dilengkapi latin dan artinya.

Virus Omicron 3 Kali Lebih Berisiko Picu Infeksi Ulang daripada Delta

Para ilmuwan di Afrika Selatan mengatakan varian Omicron setidaknya tiga kali lebih mungkin picu infeksi ulang.

+ PLUS Anjuran Pimpinan MTA Soal Menyantuni Anak Yatim

Siapa tahu sedekah kita untuk anak-anak yatim itulah yang akan menyelamatkan kita dari siksa api neraka dengan rida Allah.

Mengawali Gerakan Literasi Halal

Negara memiliki kewajiban untuk menghadirkan produk halal yang siap dikonsumsi masyarakat.

Viral! Perempuan Mirip Vanessa Angel, Netizen Sebut Reinkarnasi

Seorang perempuan yang berjoget Tiktok diangap memiliki wajah yang mirip Vanessa Angel menjadi viral dan menyebutnya reinkarnasi

Pria dengan Weton Ini Mudah Selingkuh, Cek Yuk!

Nah, kalau pasanganmu mudah selingkuh coba dicek apakah dia merupakan salah satu pria dengan weton Jawa ini.

Studi Ungkap Plastik Picu Penyakit Kardiovaskular dan Kolesterol

Paparan bahan kimia terkait plastik, seperti bahan kimia dasar bisphenol A dan plasticizer ftalat, dapat picu dan tingkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Galon Isi Ulang Terancam Hilang Karena BPA, Ini Dampak BPA pada Tubuh

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa BPA dapat meresap ke dalam makanan atau minuman dari wadah yang dibuat dengan BPA.

Mitos Larangan Menikah Anak Pertama dengan Ketiga, Ada yang Percaya?

Terdapat mitos di Jawa soal larangan menikah antara anak pertama dengan ketiga yang dikenal nikah lusan. Adakah yang percaya?

Adakah Doa untuk Minta Jodoh dengan orang yang Dicintai dalam Islam?

Apakah kira-kira ada dan diperbolehkan doa meminta berjodoh dengan orang yang kamu cintai? Yuk cari tahu jawabannya di bawah ini!

7 Makanan Ini Bisa Mencegah Kanker Sejak Usia Muda

Ada sejumlah makanan yang bisa mencegah kanker sejak dini, apa saja?

Sudah Siap Menikah Tetapi Pasangan Ternyata Positif HIV? Lakukan Ini

Jangan sedih, sekali pun pasangan ternyata positif HIV Anda berdua tetap bisa menikah.

Viral Ketahuan Selingkuh Lewat Aplikasi PeduliLindungi, Ini Cara Ceknya

Cuitan perihal pasangan ketahuan selingkuh lewat aplikasi PeduliLindungi itu langsung menuai beragam reaksi warganet.