Puncak Suroloyo Diklaim sebagai Titik Tengah Pulau Jawa, Ini Alasannya

Puncak Suroloyo di perbatasan Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta diklaim sebagai titik tengah dari Pulau Jawa. Apa alasannya?

 Meski diselimuti kabut, beberapa pengunjung tampak menikmati pemandangan dari salah satu pendapa di Puncak Suroloyo. Foto diambil pekan lalu. (JIBI/Harian JOgja/Holy Kartika N.S.)

SOLOPOS.COM - Meski diselimuti kabut, beberapa pengunjung tampak menikmati pemandangan dari salah satu pendapa di Puncak Suroloyo. Foto diambil pekan lalu. (JIBI/Harian JOgja/Holy Kartika N.S.)

Solopos.com, KULON PROGO — Tahukah Anda ternyata Puncak Suroloyo di Perbukitan Menoreh, perbatasan antara Jawa Tengah dengan DI. Yogyakarta juga diklaim sebagai titik tengah dari Pulau Jawa?

Melansir situs resmi Desa Sidoharjo Kulon Progo, Puncak Suroloyo merupakan puncak tertinggi di Perbukitan Menoreh yang berada di ketinggian 2.000 mdpl.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Dari Puncak Suroloyo, Anda bisa melihat Kota Yogyakarta dari atas dan menyaksikan keindahan Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Baca Juga:  Asal Usul Kalimati Sukoharjo, yang Mitosnya Ada Pernikahan Gaib

Untuk mencapai Puncak Suroloyo dan menikmati keindahan dari atas, Anda harus menyiapkan tenaga melewati 290 anak buah tangga.

Di Puncak Suroloyo sendiri terdapat tiga buah gardu pandang yang secara umum disebut pertapaan, masing-masing memiliki nama Suroloyo, Sariloyo dan Kaendran. Selain itu, Bukit Suroloyo juga merupakan tempat yang menyimpan cerita legenda yang mengisahkan seorang Raden Mas Rangsang. Di kemudian hari, dia bergelar Sultan Agung Hanyokrokusumo dan bertapa untuk menjalankan wangsit yang datang padanya.

Baca Juga:  Sempat Ditolak di Mana-mana, Akhirnya Tugu Lilin Dibangun di Solo

Terlepas dari itu, apa alasannya Puncak Suroloyo disebut sebagai titik tengah Pulau Jawa?

Mengutip dari situs resmi Kapanewon Samigaluh Kulonprogo, keyakinan ini didasarkan pada garis imaginer Pulau Jawa. Jika ditarik garis lurus dari selatan ke utara dan dari barat ke timur, maka titik temunya ada di Puncak Suroloyo.

Baca Juga: Misteri Pernikahan Gaib Sundel Bolong di Kalimati Sukoharjo

Dua Versi Lain Titik Tengah Pulau Jawa

Bukan hanya Puncak Suroloyo, ada dua lokasi lainnya yang juga disebut sebagai titik tengah Pulau Jawa, yakni sebuah desa di Wonosobo dan juga Tugu Sepuser di Temanggung, Jawa Tengah.

Versi pertama beranggapan titik tengah Pulau Jawa berada di Tugu Sepuser yang berlokasi di perbatasan Desa Soropadan dengan Desa Kupen di Kecamatan Kaloran, Temanggung, Jawa Tengah.

Baca Juga: Spesifikasi Tol Solo-Jogja, yang Pangkas Waktu Perjalanan Jadi 20 Menit

Bersumber dari situs resmi milik Pemkab Temanggung, seorang spiritual bernama Ki Kusumo, juga membenarkan hal tersebut. Tetapi, untuk lokasi titik tengah Pulau Jawa persisnya bergeser setengah meter dari tugu.

Sementara itu, versi lain juga menyebutkan titik tengah Pulau Jawa justru bukan terletak di Tugu Sepuser, melainkan di sebuah daerah di Wonosobo. Lokasi persisinya berada di Wonokromo, Mojotengah, Wonosobo, sebagaimana artikel yang tayang di Goodnewsfromindonesia.id.

Baca Juga: Apa Itu NFT, yang Dijual Ghozali Everyday dan Untung Hingga Miliaran?

Titik tengah Pulau Jawa yang disebutkan di Wonosobo di atas lokasinya tak jauh dari wisata Dataran Tinggi Dieng, yang jaraknya hanya 21 km ke arah utara.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Korupsi Uang Kas, Mantan Direktur RSUD Wonosari Ditetapkan Tersangka

Mantan Direktur RSUD Wonosari, Gunungkidul, Isti Indiyanti, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi yang rugikan keuangan negara mencapai ratusan juta rupiah.

Simak! Per 1 Juli Beli Pertalite & Solar di DIY Tidak Pakai MyPertamina

Pertamina memastikan membeli Pertalite dan Solar dengan aplikasi MyPertamina belum diterapkan per 1 Juli 2022, termasuk di DIY.

Belasan Tenda PKL di Kulonprogo Dibongkar, Ganggu Keindahan Kota!

Belasan tenda milik PKL yang terpasang di Alun-alun Wates, Kulonprogo, dibongkar petugas Satpol PP.

Cocok Buat Jalan-Jalan Lur! Prakiraan Cuaca Jogja Selasa: Cerah

prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Selasa (28/6/2022) menurut BMKG.

SMPN 2 Turi Wajibkan Siswi Muslim Berjilbab, Disdik Sleman: Revisi!

Kepala SMPN 2 Turi, Kabupaten Sleman, mengeluarkan aturan wajib jilbab bagi siswi yang beragama Islam.

Gali Model Baru Bisnis Media Digital, AMSI Gelar Diskusi di 2 Kota

AMSI melakukan rangkaian kegiatan yang panjang selama 1,5 tahun terakhir dimulai dari assesment anggota AMSI.

Kecamatan Terpadat di Kota Jogja, Luasnya Kurang dari 1 KM Persegi

Berikut ini kecamatan terpadat dan tersepi di Kota Jogja menurut data BPS.

Susah Sinyal,Warga Gunungkidul Harus Berjalan 5 KM untuk Akses Internet

Warga desa di Kabupaten Gunungkidul terpaksa harus berjalan hingga 5 km untuk mendapatkan akses internat.

Siap-Siap! Bus Sekolah Gratis Segera Mengaspal di Jalanan Sleman

Satu unit bus sekolah akan segera beroperasi di jalanan Sleman untuk memfasilitasi pelajar.

Waspada! 4 Anak di Jogja Jadi Korban Pelecehan Seksual

Empat anak di Kota Jogja menjadi korban pelecehan seksual oleh dua pelaku berbeda dengan modus iming-iming uang.

Ini Syarat Menjadi Abdi Dalem Keraton Jogja, Tertarik?

Berikut ini syarat untuk menjadi abdi dalem Keraton Jogja.

Dua Risiko Tsunami Pantai Selatan Yogyakarta

Berdasarkan hasil penelitian, deretan pantai di Yogyakarta terbagi menjadi dua zona risiko tsunami sesuai jenis pantainya karena lokasinya yang keberadaan zona megathrust selatan Jawa, bagian dari zona subduksi antara lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia.

Abdi Dalem Keraton Jogja Juga Ada Jenjang Karier, Begini Urutannya

Abdi dalem Keraton Yogyakarta ternyata memiliki jenjang karier yang bisa diajukan dalam waktu tertentu.

Abdi Dalem Keraton Jogja Pernah Digaji Rp500 per Bulan

Abdi dalem Keraton Jogja ternyata pernah digaji hanya Rp500 per bulan.

Gaji Abdi Dalem Keraton Jogja di Bawah UMR?

Jumlah gaji abdi dalem Keraton Jogja sangat sedikit, bahkan jauh di bawah UMR.