Tutup Iklan
Kepadatan arus lalu lintas di simpang empat Pilangsari, Ngrampal, Sragen, terlihat dari monitor di ruang pengendali ATCS Dishub Sragen, Sabtu (8/6/2019). (Solopos/Tri Rahayu)

Solopos.com, SOLO --  Puncak arus balik di jalur Tol Solo-Ngawi diprediksi terjadi pada Minggu (9/6/2019). Untuk sementara, volume lalu lintas harian rata-rata pasca hari H Lebaran tertinggi terjadi pada Kamis (6/6/2019).

Ketua Satgas Pelayanan Arus Lebaran 2019 PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), Ribut Hermawan, mengatakan pada arus mudik 2019, volume lalu lintas harian rata-rata (LHR) tertinggi di jalur tol ruas Solo-Ngawi terjadi pada 1 Juni sebanyak 39.896 kendaraan. Setelah itu, volume LHR sempat berangsur turun hingga 27.177 kendaraan pada H-1 Lebaran atau pada 4 Juni.

Volume kembali meningkat menjadi 39.495 pada hari H Lebaran atau pada 5 Juni. Kemudian pada Kamis (6/6/2019) lalu, volume LHR di jalur tol Solo-Ngawi mencapai 57.570 kendaraan.

Arus balik diprediksi mengalami puncak pada Minggu (9/6/2019). "Prediksi puncak arus balik nanti sebanyak 41.764 kendaraan yang akan melalui jalur tol Solo-Ngawi," kata dia kepada Solopos.com, Sabtu (8/6/2019).

Berdasarkan data, total realisasi LHR beban ruas dari 27 Mei hingga 6 Juni sebanyak 344.658 kendaraan. Rata-rata realisasi sebanyak 31.333 kendaraan. Sedangkan untuk rata-rata normal sebanyak 11.358 kendaraan.

Direktur Utama PT JSN, Ari Wibowo, mengatakan untuk Jumat (7/6/2019) data volume lalu lintasn belum terbaca. Namun dia memprediksi jumlahnya tidak lebih banyak dari hari sebelumnya. Sedangkan untuk jumlah volume kendaraan pada puncak arus balik diprediksi tidak sebanyak pada puncak arus mudik. "Sepertinya untuk ruas Solo-Ngawi lebih kecil dibandingkan arus silaturahmi kemarin," lanjut dia.

Avatar
Editor:
Adib M Asfar

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten