Masyarakat menyaksikan pemakaman Ibu Negara 2004-2014 Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata,Jakarta, Minggu (2/6/2019). (Antara-Indriani)

Solopos.com, JAKARTA — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyempatkan diri menghadiri prosesi pemakaman Ibu Negara 2004-2014 Kristiani Herrawati alias Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta. Ia pun mengenang peristiwa tak terlupakan bersama Ani.

"Tadi saya rencananya setelah melepas [mudik gratis] jam enam pagi akan [melayat] ke Cikeas, tapi kemudian saya sudah dikasih tahu jadwalnya akan [dimakamkan] ke TMP Kalibata jam satu sehingga saya ingin takziah di peristirahatan terakhirnya," kata Ganjar di Jakarta, Minggu (2/6/2019). Gubernur Ganjar Pranowo berada di Jakarta untuk melepas ratusan pemudik yang mengikuti program mudik gratis mengggunakan kereta api yang diadakan Pemprov Jateng pada arus mudik Lebaran 2019.

Lebih lanjut Ganjar mengaku mempunyai beberapa momentum unik bersama Sang Ibu Negara saat mendampingi Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan kunjungan kerja di Jawa Tengah. Ganjar menyebutkan Ani Yudhoyono tidak risih saat diajak makan siang dengan menu garang asem yang dibungkus daun pisang di sela-sela kunjungan kerja Presiden di Kabupaten Kudus.

Saat itu, tanpa sungkan, Ani Yudhoyono bahkan bertanya apakah diperbolehkan makan dipuluk atau langsung menggunakan tangan tanpa sendok. "Ibu Ani menyampaikan bahwa beliau akan memakan menggunakan tangan, dan beliau makan asyik sekali, themal-themel [lahap], tidak jaim sama sekali, beliau nikmat riang," ujarnya.

Orang nomor satu di Jateng itu juga menceritakan momentum pada 2014 saat dirinya sebagai gubernur mendampingi Presiden SBY meninjau pembangunan Jalan Tol Semarang-Solo yang akan dibuka. "Bersama dengan Pak SBY dan Pak Djoko Kirmanto [Menteri Pekerjaan Umum era Presiden SBY] saat itu, beliau [Ani Yudhoyono] menyampaikan bahwa ini adalah jalan tol paling indah," kata Ganjar.

Kenangan Ganjar selanjutnya tentang sosok Ani Yudhoyono adalah tatkala masa kampanye Pilgub Jateng 2018, di mana Partai Demokrat merupakan salah satu partai pendukung pasangan Cagub Ganjar Pranowo-Taj Yasin. "Saat itu Pak SBY sempat bilang akan ikut turun berkampanye di Jateng, namun karena satu dan lain hal batal, tapi sempat bertemu di Tegal dan menyampaikan dukungan. Bu Ani saat itu menyampaikan kepada saya selamat dan meyakinkan bahwa saya akan menang dengan hangatnya," ujarnya.

Menurut Ganjar, ibu negara dua periode itu merupakan sosok ibu yang baik bagi dua anaknya sekaligus istri yang sempurna bagi suami, karena hampir tidak pernah absen untuk mendampingi SBY dalam setiap kegiatannya. "Sebagai ibu, beliau sangat baik kepada putra-putranya. Tampilan Pak SBY dan Bu Ani sebagai keluarga yang hangat, setelah pensiun dengan cucu-cucunya juga selalu bermain dan menyenangkan," kata Ganjar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten