Puluhan Warga Manokwari Belajar Ukir di Jepara

Sebanyak 24 orang warga Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat datang langsung untuk belajar kerajinan ukir di Jepara. Mereka rela tinggal beberapa hari untuk belajar proses mengukir dengan para seniman di Kota Ukir.

 Sebanyak 24 orang warga Kabupaten Manokwari belajar kriya ukir di Jepara, Kamis (21/11/2019). (Bisnis-Humas Pemkab Jepara)

SOLOPOS.COM - Sebanyak 24 orang warga Kabupaten Manokwari belajar kriya ukir di Jepara, Kamis (21/11/2019). (Bisnis-Humas Pemkab Jepara)

Solopos.com, SEMARANG — Karya kerajinan ukir Jepara sudah tersohor di berbagai wilayah di Indonesia, bahkan mancanegara. Ketenaran ini membuat sejumlah perajin Manokwari, Papua Barat, tertarik belajar seni ukiran itu dilokasi asalnya.

Dikutip dari laman resmi Pemkab Jepara, Kamis (21/11/2019), 24 orang warga Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat datang langsung untuk belajar kerajinan ukir Jepara itu. Mereka rela tinggal beberapa hari untuk belajar proses mengukir dengan para seniman di Kota Ukir.

PromosiMengenal Achmad Baiquni, Ahli Nuklir Pertama Indonesia Kelahiran Solo

Rombongan tiba di Jepara dan melakukan aktivitasnya sejak Minggu (17/11/2019). Mereka dipimpin langsung Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Manokwari Martinus Dowansiba.

Sebelum pulang ke Manokwari, rombongan study tour ini juga diajak mengunjungi beberapa sentra ukir di Jepara, seperti sentra patung Mulyoharjo, pengrajin gebyok Desa Kecapi, dan pembuatan vas bunga di Desa Bandengan.

“Kabupaten Jepara yang terkenal dengan ukirannya. Salah satu tujuan kami ke sini adalah untuk menggali potensi ukir Jepara sekaligus belajar,” paparnya.

Sekda Jepara Edy Sujatmiko menyambut baik rombongan dari Disdikbud Kabupaten Manokwari itu. Selain ukir dan mebel, Edy juga mengenalkan tenun ikat Troso khas daerahnya.

Pendidikan dan kebudayaan tidak bisa lepas dari suatu daerah. Harapannya ada pertukaran mahasiswa antara Kabupaten Jepara dan Kabupaten Manokwari di bidang pendidikan maupun kebudayaan.

“Setiap daerah kan berbeda-beda budaya, bahasa, suku, jadi tidak ada salahnya kita saling mengenalkan potensi daerah kita,” tuturnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Bisnis

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

+ PLUS 5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

UU Buggery yang disahkan parlemen Inggris pada masa pemerintahan Henry III pada 1533 menyatakan homoseksual merupakan perbuatan ilegal. Lima abad kemudian, tepat pada 17 Juli 2013, Inggris melegalkan pernikahan sesama jenis melalui reformasi undang-undang.

Berita Terkini

Pelajar SMP Kudus Sajikan Barongsai saat Sincia

<strong>Semarangpos.com, KUDUS —</strong> Ratusan pelajar SMP Kanisius Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (24/1/2020), menggelar sincia atau perayaan Tahun Baru 2571 Imlek dengan menggelar atraksi barongsai, liong, wushu, dan membagi-bagikan kue keranjang.

Kirab Merah Putih di Batang Dibalut Haul Tokoh Utama

<strong>Semarangpos.com, BATANG —</strong> Pemerintah Kabupaten Batang, Minggu (26/1/2020) siang, memperingati haul tokoh ulama setempat, Ki Ageng Kunci Subah atau Kiai Ismail Abdul Hadi. Ratusan warga Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah mengikuti <em>Kirab Merah Putih</em> yang dihelat dalam rangkaian acara itu.

KKP Semarang Siapkan Ruang Isolasi Korban Virus Corona di Bandara Semarang

<strong>Semarangpos.com, SEMARANG —</strong> Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang menyiapkan ruang isolasi di Bandara Internasional Jenderal Besar Ahmad Yani Semarang demi mengantisipasi kemungkinan penyebaran virus corona (novel Coronavirus/nCov) dari penumpang yang terindikasi menderita penyakit serupa pneumonia berat.

BPBD Banyumas Cari Warga Tenggelam di Sungai Bener

<strong>Semarangpos.com, CILACAP —</strong> Tim search and rescue (SAR/pencarian dan pertolongan), Sabtu (25/1/2020), menggelar operasi untuk mencari seorang warga Desa Pekaja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang dilaporkan hilang akibat tenggelam di Sungai Bener.

Pekalongan & Batang Banjir, Warga Diungsikan BPBD

<strong>Semarangpos.com, PEKALONGAN —</strong> Hujan deras disertai angin kencang, sejak Sabtu (25/1/2020) malam hingga Minggu (26/1/2020), melanda Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Buntutnya, kedua wilayah itu pun kebanjiran sehingga warga harus diungsikan.

Bea Cukai Kudus Selamatkan Rp937,3 Juta Kerugian Negara

<strong>Semarangpos.com, KUDUS —</strong> Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus, Jawa Tengah mencatatkan Rp937,3 juta penyelamatan potensi kerugian negara melalui penindakan pelanggaran pita cukai rokok di sejumlah daerah.

Gubernur Jateng Bertekad Inovasi demi Penuhi Kekurangan Pegawai

<strong>Semarangpos.com, BATANG —</strong> Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kamis (23/1/2020), hadir dalam <em>Peluncuran Mal Pelayanan Publik</em> di Kabupaten Batang. Dalam kesempatan itu, ia melontarkan tekadnya melakukan inovasi demi memenuhi kekurangan pegawai.

Temanggung Entaskan Kemiskinan Pakai Gebraks

<strong>Semarangpos.com, TEMANGGUNG —</strong> Dinas Sosial Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah melakukan Gerakan Bersama Menuju Keluarga Sejahtera (Gebraks) sebagai salah satu upaya mengentaskan kemiskinan.

Kemenag Banyumas Jadwalkan Rekaman Biometrik Calon Haji

<strong>Semarangpos.com, PURWOKERTO —</strong> Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadwalkan perekaman biometrik untuk pembuatan paspor bagi calon haji yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun 2020.

Ganjar Pranowo Ingantkan Toleransi Beragama Ada Sejak Zaman Nabi dan Wali

<strong>Semarangpos.com, SEMARANG —</strong> Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa toleransi antarumat beragama berupa sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan sudab ada sejak zaman nabi serta wali.

Aplikasi Sipapat Jadi Andalan Pati Mudahkan Pelayanan di Tingkat Desa

<strong>Semarangpos.com, PATI —</strong> Bupati Pati Haryanto membanggakan aplikasi Sistem Pengelolaan Potensi dan Administrasi Terpadu (Sipapat) yang diyakini bakal memudahkan pelayanan di tingkat desa karena terintegrasi dengan kabupaten.

Satpam Pura Kudus Raih Sertifikat Emas Mabes Polri

<strong>Semarangpos.com, KUDUS —</strong> Satuan Pengamanan PT Pura Group Kudus, Jawa Tengah meraih prestasi hingga diganjar sertifikat emas dari Mabes Polri. Satpam Pura Kudus dianggap telah menerapkan sistem manajemen pengamanan yang sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan kepolisian.

Barongsai Armed 11 Rayakan Sincia di Borobudur

<strong>Semarangpos.com, MUNGKID —</strong> Grup kesenian Barongsai Batalyon Armed 11/Guntur Geni Magelang meramaikan sincia atau perayaan Tahun Baru 2571 Imlek di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (25/1/2020).

Sincia 2571 Imlek, Ganjar Pranowo Mainkan Barongsai

<strong>Semarangpos.com, SEMARANG —</strong> Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tampil bermain barongsai saat Sincia atau Perayaan Tahun Baru 2571 Imlek di Kelenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (25/1/2020).

Polres Banjarnegara Intensifkan Polisi Sahabat Anak, Ini Tujuannya…

<strong>Semarangpos.com, BANJARNEGARA —</strong> Polres Banjarnegara bertekad mengintensifkan program Polisi Sahabat Anak demi menumbuhkan kedisiplinan dan kesadaran hukum masyarakat sejak usia dini. Langkah itu dilakukan demi menanamkan kedisiplinan dan kepedulian lingkungan generasi muda.

Baru 16 OPD Pekalongan Berinovasi Layani Publik

<strong>Semarangpos.com, KAJEN —</strong> Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan inovasi pelayanan publik karena dari 72 OPD di pemkab itu, baru 16 di antaranya yang melakukan inovasi permudah layanan publik.