Penonton memadati Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara saat tim kesayangan mereka bertanding. (Antara)

Solopos.com, JEPARA — Puluhan juta rupiah duit Persijap Jepara melayang akibat ulah suporter. Persijap didenda oleh Komisi Disiplin PSSI menyusul tindakan suporternya yang menyalakan suar, bom asap, dan kembang api saat melawan PS Mitra Mamuju Utara, Sabtu (14/12/2019) lalu.

Ketua Panpel Persijap Arief Setiadi yang juga manajer Persijap Jepara. Rabu (18/12/2019), membenarkan timnya dikenai sanksi seusai menjamu Matra Mamuju Utara pada laga 32 Besar Liga 3 Nasional di Stadion Gelora Kartini Jepara.

Laga tersebut menjadi catatan luar biasa bagi tuan rumah karena selain menang besar 4-0, jumlah penontonnya juga banyak. Dikalkulasi mencapai 10.000-an orang. Momentum itu mengingatkan saat Persijap berlaga di ISL beberapa musim lalu.

"Surat dari Komdis PSSI, katanya, diterima Senin [16/12/2019] yang menyebutkan adanya sanksi berupa denda puluhan juta rupiah terhadap tim Persijap Jepara akibat tindakan buruk suporter tuan rumah menyalakan suar, bom asap, serta kembang api saat laga," kata Arief.

Arief mengaku sudah bertemu dengan ketua suporter. Kepadanya disampaikan harapan agar tindakan tersebut tidak terulang sehingga Persijap juga tidak dikenai denda kembali di masa mendatang.

Ia berharap suporter Persijap menjaga emosi dan diri serta tidak berlebihan dalam merayakan kemenangan tim. Salah satunya dengan tidak menyalakan kembang api  dalam stadion di Jepara.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten