Pulang dari Turki, Wali Kota Bogor Bima Arya Positif Corona
Ilustrasi positif corona (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA -- Wali Kota Bogor Bima Arya positif mengidap virus corona (Covid-19) setelah melakukan kunjungan kerja ke Azerbaijan dan Turki.

Setelah dinyatakan positif virus corona, Bima Arya harus menjalani masa isolasi di RSUD Kota Bogor selama 14 hari ke depan. Kabar itu dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangan tertulisnya.

Helikopter Jadi Transportasi Umum di Xuaxi, Ini Potret Desa Terkaya di Dunia

"Pada Kamis sore kemarin [19/3/2020] Wali Kota menerima hasil tes Covid, hasilnya positif," ujarnya dilansir Bisnis.com, Jumat (20/3/2020).

Dalam kunjungan kerja ke Azerbaijan dan Turki, Bima Arya tak sendiri, melainkan ditemani lima pejabat Pemkot Bogor. Dari rombongan tersebut, dua di antaranya dinyatakan positif virus corona, termasuk Bima Arya.

"Berbagai protokol yang berlaku sudah dijalanka sejak kunjungan ke luar negeri menjalankan tugas," tambah Retno.

Tak Hanya Tampilan Baru, Toyota New Agya Tambah Fitur Ini

Dalam keterangan tersebut, Sri Nowo Retno meminta doa dari masayrakat agar Bima Arya segera sembuh dari virus corona. "Doakan agar Wali Kota kembali pulih," imbuhnya.

Agar tidak menganggu roda pemerintahan, untuk sementara tugas Bima Arya digantikan oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

PT KAI Terapkan Social Distancing Bagi Penumpang

Pejabat Negara Positif Corona

Selain Bima Arya, virus corona juga menyerang Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Saat ini, Menhub sedang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta.

Sebelumnya, Menhub dikabarkan masuk ke rumah sakit. Kepastian Menhub positif corona ini diumumkan oleh Mensesneg Pratikno dalam jumpa pers di RSPAD Gatot Soebroto. Meski demikian, Pratikno mengatakan kondisi Budi Karya Sumadi telah semakin membaik.

Kawasan Terpapar Corona, MUI Solo Serukan Tak Salat Jumat

Pratikno meminta masyarakat tidak panik karena pemerintah masih melakukan upaya pengawasan. Belum diketahui bagaimana proses atau latar belakang penyebab Menhub positif corona. Kini dia menjadi pasien corona ke-76 atau kasus 76.

"Ini arena tugasnya aktif dalam bagian penting penanganan corona dia sempat dirawat di RS swasta, dia merasa memiliki gejala sesak nafas dan memeriksakan diri di RS swasta," kata Pratikno dalam jumpa pers, Sabtu (14/3/2020).


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho