Kategori: Jatim

Pulang dari Solo, Pemuda Asal Kabupaten Madiun Terpapar Covid-19


Solopos.com/Abdul Jalil

Solopos.com, MADIUN -- Seorang pemuda dari Desa Wayut, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun terpapar Covid-19, Kamis (19/11/2020). Pemuda berusia 21 tahun ini memiliki riwayat perjalanan dari Solo.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun, Mashudi, mengatakan pemuda berinisial ISB ini sebelumnya bekerja di salah satu pabrik tekstil di Kota Solo. Namun, satu bulan terakhir telah dirumahkan. ISB kemudian pulang ke Madiun.

Pohon Beringin Tumbang Menimpa Rumah Warga Wonogiri, Pemilik Rumah Sempat Pingsan

Pada tanggal 12 November, ISB kembali ke Solo untuk mengambil barang. Selain punya riwayat perjalanan ke Solo, pasien ini juga punya riwayat nongkrong di wilayah Kota Madiun.

“Sehari setelah pulang dari Solo, pasien ini mengeluh batuk dan periksa di Puskesmas Patihan. Pasien diberi obat,” kata dia.

Namun, karena tidak ada perubahan. Pasien pada 16 November menuju ke RSUD dr. Soedono. Namun, karena tidak ada surat rujukan akhirnya pasien tidak dilayani. Pasien disarankan untuk untuk meminta rujukan dari Puskesmas terlebih dahulu.

Pasien ISB kemudian meminta surat rujukan dari Puskesmas Klegenserut. Setelah diperiksa ternyata ada indikasi terpapar Covid-19. “Pasien ini kemudian menjalani tes swab di RSUD Dolopo. Dan hasilnya ternyata positif,” ujar Mashudi.

Kontak Erat

Kontak erat pasien ini, lanjut dia, antara lain ayah dan ibunya serta dua adik serta neneknya. Untuk kontak erat pasien menjalani isolasi mandiri hingga 30 November. Mereka akan menjalani rapid test di Puskesmas Klegenserut.

Selain satu pasien ini, lanjut Mashudi, ada tambahan dua pasien positif Covid-19 di Kabupaten Madiun. Dua pasien tersebut merupakan satu keluarga dari Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan.

Pengukuran Lahan Boyolali untuk Jalan Tol Solo-Yogyakarta Selesai, Balai Desa Kuwiran Ikut Terdampak

Kedua pasien ini merupakan kontak erat dari pasien sebelumnya atau pasien RK yang dinyatakan terkonfirmasi positif pada 8 November lalu. “Dua pasien ini adalah nenek RK dan ibu RK,” jelas Mashudi.

Dengan tambahan tiga pasien ini, kasus positif di Kabupaten Madiun menjadi 167. Dengan pasien sembuh sebanyak 142 orang dan pasien yang menjalani isolasi 15 orang.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi