SOLOPOS.COM - Maestro keroncong, Waldjinah, beristirahat di rumahnya sepulang opname dari Rumah Sakit Kasih Ibu  karena kadar gula darah menurun hingga 22 mg/dl. Foto diambil Kamis (23/2/2017) siang. (Ika Yuniati/JIBI/Solopos)

Kabar artis keroncong Waldjinah sudah membaik setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Solopos.com, SOLO – Setelah menginap semalam di Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Solo karena penurunan kadar gula darah, maestro keroncong Waldjinah akhirnya diizinkan pulang, Rabu (22/2/2017) sore.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

Saat ditemui wartawan di kediamannya di Solo, Kamis (23/2/2017), ibu lima anak itu sudah mulai membaik. Seperti biasa, Waldjinah menyambut hangat para tamu yang datang meski hanya berbaring di ranjang.

Cerita-cerita tentang masa kejayaannya saat masih menjadi primadona keroncong kembali diulang. Meski belum sembuh betul, Waldjinah mengatakan kesiapannya hadir di acara-acara keroncong, salah satunya reuni musisi keroncong yang akan digelar di Yogyakarta, Minggu (26/2/2017) mendatang.

Ia juga membocorkan rencana pembuatan album kolaborasi recycle lagu lamanya bersama musisi Ibu Kota. Potongan lagu Walang Kekek terdengar lirih ia nyanyikan sebagai bentuk nostalgia. “Kalau bisa ya saya ini pengin nyanyi keroncong terus,” kelakarnya.

Menurut informasi dari keluarga, sejak beberapa tahun terakhir Waldjinah memang jarang mendatangi undangan manggung di  pentas besar, apalagi ke luar negeri. Yang biasa ia datangi hanya acara internal atau penghargaan-penghargaan.

Kalau rindu menyanyi, biasanya Waldjinah meminta rekan-rekan sesama musisi keroncong yang masih aktif menyanyi bersama di rumahnya. Terakhir ia pentas di Suriname pada 2013 lalu saat menghadiri undangan Partai Percaya Luhur.

Putra keempat Waljinah, Ari Mulyono, Kamis mengatakan kegiatan Waldjinah saat ini lebih banyak di rumah. Sepulang dari rumah sakit, perawatan dilanjutkan di rumah dengan jadwal kontrol ulang pekan depan.

Ia mengatakan setelah masuk ke rumah sakit pada Selasa (21/2/2017) siang sebenarnya kondisi ibundanya sudah membaik dan diizinkan pulang. “Tetapi keluarga menghendaki opname semalam agar ibu benar-benar sehat,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Waldjinah, tak sadarkan diri karena mengalami penurunan kadar gula darah. Ia dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), Selasa siang,  sekitar pukul 11.00 WIB dengan kadar gulanya 22 mg/dl, jauh dari angka normal Gula Darah Sewaktu (GDS) yang rata-rata 70-200 mg/dl. Hal itu diduga karena ia over dosis obat penurun kadar gula darah yang dikonsumsi sejak Sabtu (18/2/2017).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya