Tutup Iklan
Ilustrasi puasa (Pictagram)

Solopos.com, SOLO – Penderita sakit mag biasanya sangat khawatir dengan kondisi mereka saat puasa. Mereka khawatir puasa justru memperburuk sakit mag yang diderita. Namun, kenyataannya yang terjadi justru sebaliknya.

Siklus tubuh berubah karena perubahan jam makan. Selama https://lifestyle.solopos.com/read/20190412/485/984807/jangan-sepelekan-tidur-siang-banyak-manfaatnya-hlo">puasa, jadwal makan terkontrol dengan baik. Saluran pencernaan terpenuhi asupan makanan sehingga mencegah asam lambung naik. Puasa juga menjadi waktu yang tepat untuk menerapkan gaya hidup sehat.

Dikutip dari Times of India, Senin (15/4/2019), orang yang berpuasa disarankan berbuka dengan minuman atau makanan manis berbahan dasar buah atau sayur. Jangan lupa untuk minum air putih minimal dua gelas setelah berbuka https://lifestyle.solopos.com/read/20190412/485/984807/jangan-sepelekan-tidur-siang-banyak-manfaatnya-hlo">puasa.

Saat puasa, pola minum air putih berubah menjadi dua gelas saat sahur dan buka serta empat gelas setelah salat Isya. Jangan lupa untuk berolahraga. Namun, hindari makan berat sejam sebelum berolahraga atau tidur selama https://lifestyle.solopos.com/read/20190412/485/984807/jangan-sepelekan-tidur-siang-banyak-manfaatnya-hlo">puasa.

Perbanyak konsumsi makanan berprotein tinggi agar perut kenyang lebih lama. Jangan lupakan serat untuk menghidrasi tubuh selama berpuasa. Pastikan karbohidrat yang dikonsumsi cukup untuk tenaga selama seharian penuh.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten