Puasa 7 Hari Pertama di Bulan Dzulhijjah Tak Kalah Istimewa dari Tarwiyah&Arafah

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JAKARTA – Tepat pada tanggal 2 Agustus 2019 telah masuk hari pertama bulan Dzulhijjah. Selain amalan-amalan seperti puasa Tarwiyah, Arafah dan Idul Adha, ada amalan lain yang tak kalah penting yaitu berpuasa di tujuh hari pertama bulan Dzulhijjah.

Jamak diketahui ada tiga waktu di bulan Dzulhijjah yang memiliki keistimewaan, yaitu yaumu tarwiyah, yaumu ‘arafah, dan yaumu nahr, atau tanggal 8,9, dan 10 bulan Dzulhijjah. Saat yaumu tarwiyah dan ‘arafah amalan yang disunnahkan adalah puasa sedangkan yaumu nahr dikenal sebagai hari Idul Adha dimana orang akan melaksanakan salat dan berkurban.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Namun tak hanya ketiga waktu itu yang sangat istimewa, tujuh hari pertama di bulan Dzulhijjah juga merupakan hari-hari yang sangat penting.

Tujuh hari pertama di bulan Dzulhijjah juga termasuk hari-hari yang paling mulia sepanjang tahun. Bahkan, Ustaz Khalid Basalamah dalam ceramahnya menyebut keutamaan sepuluh hari pertama (termasuk tujuh hari pertama) bulan Dzulhijjah sangat istimewa layaknya Lailatul Qadar di bulan Ramadan.

“Tidak ada hari-hari sepanjang tahun di mana semua jenis ibadah kecil seperti mengucapkan subhanallah satu kali, membaca satu ayat, sodakoh dengan seribu rupiah misalnya. Dari sunnah yang paling kecil hingga yang [hukumnya] wajib lebih Allah cintai, maksudnya lebih besar pahalanya, dibandingkan amal soleh di 10 awal bulan dzulhijjah,” kata Ustaz Khalid Bassalamah dalam salah satu ceramahnya yang diunggah di akun Youtube Khalid Basalamah Official.

Ustaz Khalid lantas menjabarkan saat sahabat bertanya, apakah pahala jihad di jalan Allah bisa mengalahkan pahala di bulan Dzulhijjah. Makan dijawab oleh Rasulullah, jihadpun tak bisa mengalahkan amalan di bulan Dzulhijjah. “Kecuali seorang laki-laki yang ikut berperang [berjihad], dia membawa jiwanya dan seluruh hartanya, dan dia tidak membawa pulang keduanya” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan tentang maksud kalimat terakhir adalah bahwa dia mati syahid dan hartanya habis diinfaqkan. “Baru bisa menyamai pahala di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah,” katanya sang Ustaz.

Oleh karenannya, lulusan Universitas Islam Madinah ini menyarankan agar mengerjakan amalan-amalan baik sunnah maupun wajib dengan sungguh-sungguh di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. “Ini hari-hari emas kita. Bayangkan, mengalahkan pahala jihad,” katanya.

Mengutip laman NU.or.id, Jumat (2/8/2019), Anjuran untuk memperbanyak puasa dan amalan lain selama 10 hari pertama di Bulan Dzulhijjah tertuang dalam Hadis Riwayat Ibnu ‘Abbas dalam Sunan At-Tirmidzi. “Rasulullah SAW berkata: Tiada ada hari lain yang disukai Allah SWT untuk beribadah seperti sepuluh hari ini,” demikian Hadits Riwayat At Tirmidzi.

Umat muslim yang belum memiliki kemampuan dan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji bisa melakukan puasa sejak tanggal 1 Dzulhijjah hingga 7 Dzulhijjah. Kemudian dilanjutkan dengan puasa Tarwiyah dan Arafah.

Dalam hadis riwayat tersebut dengan jelas disebutkan bahwa amalan apapun selama 10 hari pertama di Bulan Dzulhijjah sangat dianjurkan. Salah satu amalan yang bernilai sangat tinggi yang bisa dilakukan adalah puasa.

Meski demikian, 10 hari pertama di Bulan Dzulhijjah ini tidak termasuk pada tanggal 10 Dzulhijjah yang masuk dalam perayaan Hari Raya Idul Adha. Saat Hari Raya Idul Adha tidak diperbolehkan melakukan puasa sebab hukumnya haram.

Adapun anjuran puasa Dzulhijjah bisa dimulai pada 1 Dzulhijjah yang jatuh pada 2 Agustus 2019.

Untuk Puasa tarwiyah jatuh pada 8 Dzulhijjah atau 9 Agustus 2019, sementara puasa Arafah jatuh pada 9 Dzulhijjah atau 10 Agustus 2019.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Tragedi Kanjuruhan: Polri Kirim Tim DVI & Dokter RS Bhayangkara ke Malang

      Kapolri memberangkatkan Tim DVI Mabes Polri dan dokter RS Bhayangkara Malang, Kediri, dan Surabaya ke Malang guna mempercepat identifikasi korban dan pelayanan kesehatan kepada korban luka.

      Meriah, 72 Peserta SBC 2022 Bawa Optimisme untuk Batik di Hati Warga Solo

      Solo Batik Carnival atau SBC ke-13 berlangsung meriah di sepanjang koridor Jl Jenderal Sudirman dari Balai Kota hingga Bundaran Gladak Solo, Minggu (2/10/2022).

      Dampak Buruk Tragedi Kanjuruhan bagi Sepak Bola Indonesia

      Selain Liga 1 dihentikan dan Arema dilarang menggelar laga kandang, Indonesia terancam mendapatkan sanksi dari FIFA.

      Duh! Meja Layanan Pemantau Pemilu di Boyolali Masih Nol Pendaftar lo

      Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali telah membuka pendaftaran meja layanan pemantau pemilu sejak Juli 2022.

      Bertambah! Total Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Malang Jadi 130 Orang

      Korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan bertambah menjadi 130 orang hingga sore ini.

      Tragedi Kanjuruhan, PSSI Berharap FIFA Tak Jatuhkan Sanksi kepada Indonesia

      PSSI menjalin komunikasi secara intens dengan FIFA terkait tragedi Kanjuruhan agar Indonesia tidak disanksi FIFA.

      Perawatan Korban Kerusuhan Dipusatkan di RSUD Kanjuruhan & Saiful Anwar Malang

      Dinkes Kabupaten Malang menyebut perawatan 188 korban luka kerusuhan Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur dipusatkan di dua rumah sakit, yakni RSUD Dr. Saiful Anwar Malang dan RSUD Kanjuruhan.

      Kuota Perempuan Belum Terpenuhi, Pendaftaran Panwascam di Boyolali Diperpanjang

      Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali resmi memperpanjang pendaftaran panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam) di wilayah setempat.

      Kantor Dinkes Malang Jadi Posko & Call Center Korban Tragedi Kanjuruhan

      Pemkab Malang menyiapkan kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) sebagai Posko dan call center terkait tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

      Hari Kesaktian Pancasila, Ratusan Anak Suguhkan Tarian Nusantara di Klaten

      Sebanyak 200-an anak tampil menari saat digelar srawung budaya di Sanggar Sayuk Rukun, Dukuh Girimulyo, Desa Tibayan, Kecamatan Jatinom, Sabtu (1/10/2022).

      Fasilitas OMAC Tulung Klaten Rusak di Mana-Mana, Waterslide Mangkrak sejak 2009

      Kawasan Objek Mata Air Cokro (OMAC) Tulung ditarget dapat direhab mulai tahun depan.

      Bikin Konten Prank KDRT, Baim Wong Tuai Hujatan Warganet

      Hujatan warganet terhadap Baim Wong yang bikin konten prank KDRT dengan istrinya Paula Verhoeven juga memenuhi linimasa Twitter.

      Lima Warga Blitar Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan Malang, Ini Identitasnya

      Lima warga Kabupaten Blitar menjadi korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan Malang.

      Pemkab Malang Kerahkan 50 Ambulans Evakuasi Korban Tragedi Kerusuhan Kanjuruhan

      Pemkab Malang mengerahkan 50 unit ambulans untuk mengevakuasi seluruh korban tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022).

      Tertarik Investasi Saham, Pelaku UMKM Soloraya Ikuti Sekolah Pasar Modal

      Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Jateng 2 bersama para pelaku UMKM yang tergabung dalam Gradasi menggelar Sekolah Pasar Modal (SPM) bagi UMKM, Jumat (30/9/2022).

      Festival Batik Wonogiren, Upaya Menjaga Warisan Nenek Moyang di Wonogiri

      Belasan perajin batik yang tersebar di sejumlah kecamatan di Wonogiri berkumpul di Alun-alun Giri Krida Bakti, Sabtu (1/10/2022).